Gaya Balap Mirip, Jorge Lorenzo Bakal Senang Jika Franco Morbidelli Juara
Anindhya Danartikanya | 5 November 2020 16:25
Bola.net - Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo, mengaku kini menjagokan rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, untuk merebut gelar dunia MotoGP 2020 berkat konsistensinya. Namun, lima kali juara dunia ini juga tak memungkiri sangat kagum pada perkembangan performa rider Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli.
Menurut Lorenzo, Mir merupakan rider yang berpotensi lebih besar untuk jadi juara musim ini, mengingat ia konsisten bertarung memperebutkan podium, dan bahkan meraih trofi lebih banyak (6) dari rider lain, walau belum sekalipun merebut kemenangan.
"Favorit saya saat ini adalah Joan. Ia selalu naik podium. Kalaupun tak podium, ia finis dekat dengan podium, kecuali saat ia melakukan kesalahan pada balapan pertama. Performa Joan sangat solid dan Suzuki sangat kompetitif," ujar Lorenzo via La Gazzetta dello Sports seperti yang dikutip Motorsport.com, Rabu (4/11/2020).
Morbidelli Dinilai Punya Kemiripan dengan Lorenzo

Di lain sisi, Morbidelli kini juga mendekati Mir. Menjelang MotoGP Eropa di Valencia, Spanyol, 6-8 November, rider Italia berdarah Brasil ini menduduki peringkat keempat pada klasemen pembalap, hanya tertinggal 25 poin dari Mir di puncak, usai mengoleksi dua kemenangan dan satu podium tambahan.
Padahal, Morbidelli susah payah menjalani debutnya bersama Honda pada 2018, dan sempat berada di bawah bayang-bayang sang tandem, Fabio Quartararo, sepanjang 2019. Tahun ini, meski pakai YZR-M1 versi lama, juara dunia Moto2 2017 itu justru tampil menggebrak.
Sang crew chief, Ramon Forcada, yang uniknya juga crew chief Lorenzo di Yamaha pada 2008-2016, belakangan menyebut keduanya punya gaya balap yang sangat mirip. Forcada bahkan menyatakan bahwa Morbidelli sering mempelajari data Lorenzo, dan coba memperbaiki kelemahannya.
Belum Terlambat untuk Jadi Juara Dunia
"Franco rider yang juga bikin saya kaget selain Joan. Franco orang yang simple, dan juga menyenangkan. Semua orang menyukainya. Bagi saya, ia orang baik, jadi saya senang ia tampil baik juga. Ramon bilang ia mirip saya. Jika ia bilang begitu, saya memercayainya," tutur Lorenzo.
Rider Spanyol berusia 33 tahun ini memahami Morbidelli merupakan salah satu rider yang terlambat naik ke MotoGP, mengingat ia tak pernah turun di Moto3 dan langsung turun di Moto2 pada 2014. Namun, ia yakin rider berusia 25 tahun itu masih punya banyak waktu untuk merebut gelar.
"Franco agak terlambat datang ke MotoGP, dan ini tak terlalu menguntungkannya. Tapi belum terlambat baginya untuk merebut gelar dunia. Jadi, saya bakal senang jika ia sukses jadi juara dunia," pungkas Lorenzo.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Motorsportcom
Video: Kembali Bergulir, MotoGP 2020 Ketat Terapkan Protokol Kesehatan
Baca Juga:
Jorge Lorenzo: Yamaha Tak Terbesit Jadikan Saya Pengganti Valentino Rossi
Pol Espargaro Soal Pindah ke Honda: Bisa Makin Kuat atau Justru Hancur
Yamaha Bersyukur Garrett Gerloff Mau Jadi Cadangan Valentino Rossi
Joan Mir Siap Tarung di 3 Seri Terakhir, Alex Rins Tanpa Beban
Tinggal Tiga Seri Tersisa, Andrea Dovizioso Tekad Berjuang Sampai Akhir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






