Jack Miller Syok Nyaris Terdepak dari Pramac Karena Jorge Lorenzo
Anindhya Danartikanya | 9 Juni 2020 13:50
Bola.net - Jack Miller baru-baru ini blak-blakan membeberkan momen saat ia sedih bukan kepalang karena nyaris terdepak dari Pramac Racing pada pertengahan MotoGP 2019, akibat Jorge Lorenzo mencari cara untuk kembali ke Ducati Corse lewat tim satelit asal Italia tersebut.
Kala itu, Lorenzo tengah mengalami cedera punggung parah akibat kecelakaan hebat di Assen, Belanda, dan harus absen lima balapan. Meski berada di rumah untuk pemulihan, nama Lorenzo terus dibicarakan penghuni paddock MotoGP karena digosipkan ingin hengkang dari Repsol Honda setahun lebih awal demi kembali ke Ducati.
Meski begitu, kala itu Ducati Team telah mengonfirmasi kontrak Danilo Petrucci untuk kembali menjadi tandem Andrea Dovizioso pada 2020. Satu-satunya rider Ducati yang kala itu belum punya kontrak adalah Miller, meski ia sudah dijanjikan perpanjangan oleh Pramac Racing.
Sempat Marah, Juga Sempat Bicara dengan Tim Lain

Rumor merapatnya Lorenzo ke Pramac makin santer di MotoGP Austria. Saat menjalani media debrief sebelum balapan, Miller bahkan dilaporkan menangis di hadapan para jurnalis saat membahas kerumitannya. Di sisi lain, ia dan sang manajer, Aki Ajo, juga segera bicara dengan Red Bull KTM Factory Racing.
"Jujur saja, sejatinya saya hanya tahu sedikit. Kala itu saya dengar rumor, gosip soal masa depan saya. Waktu itu, saya tak tahu rumor-rumor ini benar atau tidak. Kemudian, manajer saya, bilang bahwa sesuatu bisa terjadi. Kami pun bicara dengan tim lain," ujarnya via podcast MotoGP Roundtable seperti yang dikutip Moto.it, Senin (8/6/2020).
"Bagi saya, itu sebuah kejutan. Saya merasa marah. Saya bertanya pada diri saya sendiri apa kesalahan yang sudah saya perbuat," ungkap Miller, yang situasinya kala itu diperburuk dengan kecelakaan dan hasil gagal finis dalam balapan. Padahal, Red Bull Ring adalah trek kekuasaan Ducati.
Akhir Pekan yang Aneh di Austria
Miller pun mengaku sempat mengurung diri usai hasil buruk tersebut. Namun, sang pemilik Pramac Racing, Paolo Campinoti, dan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, meyakinkannya bahwa ia takkan terdepak.
"Pada Minggu, usai kecelakaan dalam balapan, saya mengunci diri di motorhome. Tapi lalu Paolo menelepon, meminta saya datang ke hospitality. Di sana ada Gigi, sedang merokok. Mereka bilang semua baik-baik saja, dan saya tetap punya pekerjaan pada 2020. Sungguh akhir pekan yang aneh," pungkas JackAss.
Rider Australia berusia 25 tahun ini pun diketahui menolak tawaran bernilai tinggi dari KTM untuk bergabung pada 2021, demi bisa membela tim pabrikan Ducati. Miller pun dikabarkan hanya akan menerima gaji sebesar 1 juta euro dari pabrikan asal Italia tersebut.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Ben Spies Ragu Jorge Lorenzo Cuma 'Hobi' Jadi Test Rider Yamaha
Ducati Izinkan Andrea Dovizioso Ikut Balapan Motocross di Italia
Quartararo: Rossi Butuh Tim yang Santai, Petronas Sudah Tepat
Andrea Dovizioso Tentukan Masa Depan Sebelum MotoGP Jerez 2020
Akhirnya, Petronas Mulai Negosiasi dengan Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















