Jorge Lorenzo: Hanya Honda yang Bisa Patahkan Dominasi Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 30 Juni 2020 12:45
Bola.net - Test rider Yamaha sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, meyakini bahwa mematahkan dominasi Marc Marquez adalah tugas yang sangat berat bagi rider MotoGP lainnya. Menurutnya, Marquez hanya akan berhenti dominan jika Honda mengalami keterpurukan.
Hal ini Lorenzo sampaikan dalam sesi 'A Sit Down With' di MotoGP.com, Kamis (26/6/2020), dengan sesama eks tandem Marquez di Repsol Honda, Dani Pedrosa. Dalam sesi ini, Lorenzo ditanyai oleh reporter Dorna Sports, Jack Appleyard, soal peluang Marquez dan rider lain untuk merebut gelar dunia 2020.
"Jelas Marc merupakan favorit juara. Ia selalu dominan sejak 2013, kecuali saat saya juara. Dominasinya telah mengatakan segalanya. Ia datang ke MotoGP dan juara pada musim debutnya, dan setelahnya ia mengulang prestasi itu nyaris setiap tahun. Ia adalah Toni Bou (27 kali juara dunia Trial) versi MotoGP," ujar Lorenzo.
Bisa Kesulitan Lawan Quartararo-Vinales

Meski begitu, Lorenzo yakin tetap ada harapan bagi pebalap lain. Menurutnya, situasi Marquez bisa berubah jika Honda mengalami penurunan performa, atau jika pabrikan Sayap Tunggal memutuskan mengubah arah pengembangan RC213V yang tak lagi sesuai dengan kebutuhan sang delapan kali juara dunia.
"Saat ini Marc di atas rider lainnya, dan sangat sulit untuk mengalahkannya. Tapi situasi bisa berubah. Berkebalikan dengan trial, motor sangatlah penting di MotoGP. Banyak hal yang memengaruhi: mesin, sasis, elektronik. Motor benar-benar penting," ungkap rider berusia 33 tahun ini.
"Jadi, jika Marc mengalami sedikit masalah pada motornya atau Honda tak cukup kompetitif, ia bisa jadi kesulitan, contohnya saat menghadapi Yamaha dan Fabio Quartararo, yang sekarang sangat kuat dan cepat. Saya rasa Maverick Vinales juga saat ini punya mentalitas yang lebih kuat," lanjutnya.
Dukung Para Rider Yamaha
Lorenzo juga yakin Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, dan Alex Rins sama-sama masih bisa dapat peluang baik jika Marquez dan Honda mengalami masalah. Sebagai test rider Yamaha, lima kali juara dunia ini juga menyatakan dukungannya untuk Quartararo, Vinales, dan Rossi.
"Dovi, Vale, dan Rins juga tak boleh dilupakan. Tapi ini tergantung motornya. Saya rasa selama Honda kompetitif, Marc bakal sulit untuk ditaklukkan. Tapi jika Honda bermasalah atas alasan tertentu, Marc bisa-bisa kehilangan gelar. Sebagai test rider Yamaha, saya tentu ingin Fabio, Maverick, dan Vale melawannya," tutupnya.
Para rider MotoGP pun akan kembali berjumpa di lintasan dalam seri pertama musim 2020 yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 17-19 Juli mendatang, yang didahului oleh sesi uji coba tambahan pada 15 Juli.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
KTM: Gabung Honda Itu Impian Pol Espargaro Sejak Kecil
Ducati Beber Alasan Izinkan Andrea Dovizioso Ikut Balapan Motocross
Jadwal Siaran Langsung: Formula 1 GP Austria 2020 Pertama
Kembali ke MotoGP, Bradley Smith Resmi Tinggalkan MotoE
Tak Kelewat Sakit, Andrea Dovizioso Pede Pulih Sebelum MotoGP Jerez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 20:01
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Belum Memilih Klub Baru, Barcelona Harus Menunggu
Liga Inggris 8 Juni 2026, 03:29
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













