Jorge Lorenzo: Kemahalan, Alasan Aprilia Tolak Saya Jadi Test Rider
Anindhya Danartikanya | 16 Juli 2021 13:00
Bola.net - Lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, membeberkan alasan dirinya batal bergabung dengan Aprilia Racing di MotoGP 2021, baik sebagai pembalap reguler maupun sebagai test rider. Ia mengaku bahwa gaji adalah hal utama yang menghalanginya. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne, di sela sebuah acara yang digelar di Sirkuit Misano, Italia.
Lorenzo pensiun dari kompetisi pada akhir 2019 usai cedera punggung, dan jadi test rider Yamaha pada 2020. Tapi Yamaha mendepaknya pada akhir tahun usai uji coba Portimao yang berjalan buruk. Lorenzo pun berdiskusi dengan CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola soal kans sebagai test rider, namun kesepakatan tak tercapai.
Uniknya, Lorenzo menyebut diskusi dengan Rivola kala itu sejatinya tak hanya soal kans jadi test rider, melainkan juga soal peluang kembali balapan secara penuh. Gagasan itu disodorkan oleh Rivola, yang merupakan eks Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1. Namun, Lorenzo menolak dan lebih memilih jadi test rider saja.
Aprilia Lebih Pilih Test Rider yang Lebih Murah

"Saya sempat kontak dengan Rivola, yang sudah jadi teman saya sejak ia masih bekerja dengan Ferrari di Formula 1. Awalnya, Aprilia menawarkan kontrak sebagai pembalap, tapi yang ada di kepala saya selalu kans sebagai kolaborator, bicara untuk jadi test rider," ungkap Lorenzo seperti yang dikutip Motorsport Espana.
Meski begitu, Aprilia juga menolak memberinya gaji tinggi sebagai test rider. "Akhirnya mereka tak mau berinvestasi pada seorang juara dunia seperti saya. Mungkin mereka ingin berinvestasi pada test rider yang tak minta gaji banyak. Itulah alasan kesepakatan tidak diraih," ujar pria berusia 34 tahun ini.
Mantap Tak Mau Balapan Lagi
Dalam wawancara yang sama, Lorenzo juga menegaskan dirinya sudah tak lagi mau kembali balapan. Ia mengaku ogah kembali harus melakukan banyak pengorbanan dan menjalani hari-hari penuh tekanan. "Sebagai atlet elite, Anda harus memikirkan pekerjaan selama 24 jam sehari," tuturnya.
"Usai mendedikasikan hidup pada olahraga ini, saya ingin coba hidup santai, makan apa pun yang saya mau, tidur sepanjang saya mau, tanpa stres dan pengorbanan. Sulit bagi saya melakukan itu lagi, yang sudah saya lakukan selama 30 tahun. Tahapan itu sudah berakhir dan saya ingin menikmati hidup," pungkasnya.
Sumber: GPOne, Motorsport Espana
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
- Kevin Schwantz Gagal Paham Maverick Vinales Mau Pindah ke Aprilia
- Gigi Dall'Igna: Ducati Gaet Marc Marquez? Misi Mustahil
- Pol Espargaro Tegas Tak Mau Lagi Sekadar Masuk 10 Besar di MotoGP
- Test Rider MotoGP Uji Coba di Misano, Dani Pedrosa Persiapkan Wildcard?
- Pol Espargaro: Sejak Awal Saya Tahu Honda Tercipta untuk Saya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














