Jorge Lorenzo: Punya Karier yang Indah, Saya Orang Beruntung
Anindhya Danartikanya | 14 November 2019 23:26
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, menolak untuk terlalu berlarut-larut dalam kesedihan usai memutuskan pensiun dari MotoGP, yakni keputusan yang ia umumkan dalam sesi jumpa pers di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada Kamis (14/11/2019).
Lorenzo memang diketahui kesulitan menjinakkan Honda, dan ia makin terpuruk oleh berbagai cedera yang menderanya selama setahun belakangan. Cedera yang paling buruk adalah retak tulang belakang yang ia dapat usai kecelakaan hebat di Assen, Belanda, Juni lalu, yang hingga kini tak kunjung pulih.
Meski terpaksa pensiun dalam usia 32 tahun karena cedera, Lorenzo tetap bersyukur pernah meraih lima gelar juara dunia selama berkarier di ajang Grand Prix. Ia juga telah mengoleksi 152 podium, 68 kemenangan, dan 69 pole, yakni prestasi yang sama sekali tidak buruk.
"Jika mengingat kebahagiaan, melihat karier saya yang indah, saya selalu bilang, bahwa saya merupakan orang yang beruntung. Rasanya seperti di film 'One in A Billion', yang mengisahkan seorang pemain basket, satu-satunya orang India yang bermain di NBA," ungkapnya via MotoGP.com.
Bisa Lawan Banyak Rider Terbaik
"Saya sendiri dapat kesempatan melawan begitu banyak rider terbaik dan menakjubkan, yang beberapa di antara mereka mampu meraih apa yang saya raih dan sukses, yang lain tak bisa mencapai kejuaraan dunia dan kembali menjalani pekerjaan normal. Atas alasan ini saya merasa bersyukur," lanjutnya.
Dalam sesi jumpa pers tersebut, Lorenzo didampingi oleh CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, sang ayah, Chicho Lorenzo; sang ibu, Maria Guerrero, dan sang adik, Laura Lorenzo. Sesi ini juga dihadiri sebagian besar rider Moto3, Moto2, dan MotoGP, begitu pula para petinggi tim dan pabrikan peserta MotoGP. Ini adalah bukti bahwa Lorenzo mendapatkan rasa hormat yang tinggi dari para penghuni paddock MotoGP.
"Saya berterima kasih kepada Carmelo dan Dorna, yang selalu memperlakukan saya dengan baik, dan membuat kejuaraan ini menjadi hebat. Begitu juga semua pabrikan yang menaruh percaya kepada saya, yakni Derbi, Aprilia, Yamaha, Ducati, dan Honda, terutama Gigi Dall'Igna, Lin Jarvis, dan Alberto Puig," ujar Lorenzo.
Harus di Tempat dan Waktu yang Tepat
"Saya juga berterima kasih kepada penggemar saya, fanclub saya, dan seluruh penggemar MotoGP, yang membuat olahraga ini besar. Jadi terima kasih kepada semua orang. Sebuah kehormatan bisa bekerja dengan Anda semua, dan saya mengharapkan yang terbaik untuk Anda semua secara profesional maupun personal," tuturnya.
Lorenzo juga berterima kasih kepada sang ibu yang selalu mendukungnya, begitu juga sang ayah yang telah banyak berkorban untuknya demi turun di ajang dunia. Tak lupa, mekaniknya, Juan Llansa, yang selalu mengikuti Lorenzo ke mana pun sejak mereka bekerja sama pertama kali di GP250.
"Jelas saya selalu bekerja keras dan melakukan banyak pengorbanan. Tapi jika tak berada di tempat dan waktu yang tepat, dan tanpa bantuan dari banyak orang, ini semua pasti tak bisa terwujud. Atas alasan ini saya berterima kasih kepada banyak orang yang telah membantu saya di kejuaraan ini," pungkasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



