KTM: Johann Zarco Menangis Saat Minta Pemutusan Kontrak
Anindhya Danartikanya | 13 Agustus 2019 15:05
Bola.net - Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, menyatakan Johann Zarco sangat sedih saat memberitahunya soal keputusan hengkang pada akhir musim ini. Kepada Speedweek, Beirer bahkan menyebut rider Prancis tersebut sempat menangis di sela rapat dengannya dan Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Mike Leitner.
Pertemuan ini dilakukan di Red Bull Ring pada Sabtu (10/8/2019) malam, usai Zarco menduduki posisi 16 pada sesi kualifikasi MotoGP Austria. Beirer dan Leitner pun terkejut saat Zarco meminta bertemu, karena biasanya pertemuan-pertemuan penting hanya dilakukan pada hari Kamis dan Jumat.
"Pemutusan kontrak usai satu dari dua musim sejatinya bukan keputusan kami. Johann ingin bertemu dengan saya dan Mike Leitner pada Sabtu malam. Kami pun terkejut, karena waktu yang ia pilih tak biasa untuk rapat kecil. Ia pun terlihat tegang, duduk depan kami dengan air mata yang menggenang," ungkap Beirer.
Masih Ingin Bantu Zarco
Usai mendapat izin dari CEO KTM, Stefan Peirer, Zarco diketahui merasa sangat lega, dan menjalani balapan lebih baik. Meski hanya finis di posisi 12, ia mampu bertarung sengit dengan rider lain dan tak melakukan kesalahan apa pun. Meski begitu, Beirer menyatakan keputusan Zarco sudah tak bisa diganggu gugat.
"Johann ingin keluar dari ikatan kontrak. Tak ada banyak waktu berdiskusi, meski kami masih berambisi keluar dari sudut kelam ini bersamanya. Tapi keputusannya sudah bulat. Ia sangat sedih. Tapi kami masih ingin membantu, jadi ia bisa membebaskan diri dari situasi buruk ini. Kami tak ingin memberinya beban," ujarnya.
Rasa sedih dan frustrasi yang dialami Zarco pun semakin nyata terlihat saat pebalap berusia 29 tahun ini mengaku rela diberi penalti oleh KTM karena tak menaati kontrak. Ia bahkan bersedia membayar ganti rugi kepada KTM atas keputusannya ini.
KTM Bisa Memaklumi
"Johann bilang kami bisa memberinya hukuman. Pada suatu titik ia bahkan menawarkan uang terakhirnya demi keluar dari kontrak ini. Itu adalah diskusi gila yang justru membuat kami tersentuh. Rasanya sungguh sedih melihat Johann duduk di sana sebagai manusia biasa," ungkap Beirer.
"Di lain sisi, situasi macam ini sungguh bisa dimaklumi dalam dunia olahraga. Johann melihat kami berada di tempat yang tak bisa ia gapai lagi. Ia pun ingin menata ulang dirinya untuk masa depan. Kami harus memaklumi ini," pungkas mantan pebalap motocross asal Jerman tersebut.
Zarco yang merupakan juara dunia Moto2 2015 dan 2016, naik ke MotoGP pada 2017 bersama Monster Yamaha Tech 3. Bersama Yamaha, ia sukses meraih tiga pole dan enam podium. Ia pindah ke KTM pada awal tahun ini, dan baru sekali finis di posisi 10, yakni di Catalunya, Spanyol pada Juni lalu.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








