'MotoGP Harus Terapkan Bursa Transfer Seperti Sepakbola'
Anindhya Danartikanya | 19 Januari 2018 12:00
Bola.net - - Rider Red Bull KTM Factory Racing, Bradley Smith yakin MotoGP harus menerapkan sistem bursa transfer seperti sepakbola, mengingat spekulasi kontrak rider atau silly season sudah dimulai. Masa-masa ini diprediksi akan berjalan panas, karena 21 dari 24 rider kontraknya akan habis akhir musim nanti. Hal ini ia sampaikan kepada Motorsport.
Pada 2016, kontrak rider papan atas diumumkan begitu awal, termasuk perpanjangan kontrak Valentino Rossi dengan Yamaha, dan perpindahan Smith dari Monster Yamaha Tech 3 ke KTM. Dengan hebohnya silly season musim ini, Smith yakin peta persaingan yang tak tertebak pada 2017 membuat diskusi kontrak berjalan lebih awal. Ia pun menyatakan 'bursa transfer' bisa menghentikan 'kegilaan' ini.
Jika Anda percaya beberapa rumor di paddock, maka silly season memang sudah dimulai. Saya sejatinya ngobrol dengan Marc Marquez saat kembali dari Malaysia (tahun lalu), dan situasinya menggila. Jika Anda lihat musim lalu, ada tiga periode yang diamati oleh tiga pabrikan terkuat. Jadi jika bicara sekarang, kita tak tahu apa yang akan terjadi tahun ini, ujarnya.
Selama ini, MotoGP memang membebaskan tim dan rider untuk berdiskusi kontrak kapan saja. Sebagai contoh, Jorge Lorenzo yang menjalani debut MotoGP 2008 bersama Yamaha, sejatinya sudah memiliki kesepakatan dengan pabrikan Garpu Tala pada 2006, sebelum ia mengunci gelar dunia GP250.
Harusnya diterapkan sebuah periode, dan kami berdiskusi sepanjang periode tersebut, dan pada saat itu pula keputusan diambil. Jadi bukan diambil tiga tahun sebelumnya, di mana sebuah pihak sudah menentukan apa yang akan mereka lakukan beberapa tahun ke depan, lanjut Smith.
Smith sendiri sejatinya sempat nyaris menjadi 'korban' dari kebebasan masa negosiasi kontrak. Rider Inggris ini menjadi pusat perhatian pada tengah musim lalu, digosipkan akan didepak oleh KTM dan bakal digantikan oleh sang test rider, Mika Kallio. Meski begitu, akhirnya KTM merilis pernyataan resmi bahwa mereka menaati kontrak Smith sampai akhir 2018.
Bicara dengan media, jujur saja memang berat karena media tak berhenti bertanya. Jika situasinya tak sesuai harapan, dan orang lain memberi tekanan, jelas tak mudah. Saya tahu saya harus menemukan cara agar cocok dengan motor dan tim, dan dalam beberapa seri terakhir, performa saya membaik. Rasanya lega saat KTM merilis pengumuman dan membuatnya jelas sebelum Jepang, tutup runner up GP125 2009 ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inggris yang Masih Penuh Misteri
Piala Dunia 30 Juni 2026, 17:00
-
Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
Piala Dunia 30 Juni 2026, 16:00
-
Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
Piala Dunia 30 Juni 2026, 15:00
-
Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
Lain Lain 30 Juni 2026, 13:49
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41











