Pahami Valentino Rossi, Marco Melandri: Pensiun Itu Memang Sulit
Anindhya Danartikanya | 17 Februari 2020 11:10
Bola.net - Eks rider MotoGP dan WorldSBK, Marco Melandri, mengaku dapat memaklumi Valentino Rossi belum juga mau pensiun. Di lain sisi, ia juga mengimbau bahwa para pebalap motor juga harus realistis pada usia, kemampuan, dan hasil balapnya. Hal ini ia sampaikan via Speedweek.
Melandri dan Rossi berkawan baik saat anak-anak, namun hubungan keduanya merenggang sekalinya sama-sama turun di ajang Grand Prix meski selalu bertarung dengan penuh hormat. Keduanya pun pernah bersaing sengit pada 2005, saat Rossi jadi juara dan Melandri jadi runner up.
Melandri, yang berusia empat tahun lebih muda, akhirnya memutuskan pensiun total dari dunia balap pada akhir 2019 lalu, usai turun di WorldSBK. Juara dunia GP250 2003 ini pun tak memungkiri bahwa keputusan gantung helm adalah salah satu keputusan terberat dalam hidupnya.
Hadapi Generasi yang Berbeda

"Meski sulit menerima kenyataan, Anda harus jujur pada diri sendiri. Tak menyenangkan tampil ngotot sepanjang waktu tapi tak bisa dapat hasil baik. Sekarang, rider berusia 20 tahun itu generasi yang berbeda, punya gaya balap, kebugaran, dan mentalitas yang berbeda," ujarnya.
Melandri pun mengambil contoh Fabio Quartararo, yang tahun depan menggantikan Rossi di Monster Energy Yamaha. Menurutnya, Quartararo yang kerap kesulitan di Moto3 dan Moto2, kini malah tampil gemilang di MotoGP karena didukung lingkungan yang sangat tepat.
"Fabio tak pernah benar-benar melaju cepat dalam kariernya, tapi kini ia punya motor terbaik untuk gaya balapnya. Kini prestasinya pun meledak. Tak akan ada yang senang ketika Vale pensiun, termasuk Dorna, mengingat uang mereka juga akan terpengaruh," tuturnya.
Waktu, Musuh Utama Pebalap Motor
Melandri pun mengakui bahwa menerima fakta dirinya sudah harus pensiun sangatlah terasa lebih buruk ketimbang menghadapi fakta bahwa hasil balapnya buruk.
"Pensiun memang jauh lebih sulit ketimbang tampil buruk, karena waktu adalah musuh utama Anda, dan Anda tak bisa membelinya di mana pun. Waktu terus berjalan, dan pebalap motor harus menerimanya, dan menerima bahwa kehidupan selalu berubah," pungkasnya.
Rossi, yang kini berusia 41 tahun, belum lagi menang sejak MotoGP Belanda 2017 dan belum juara lagi sejak 2009. Jika musim ini terbukti masih mampu tampil kompetitif, Rossi bertekad bertahan musim depan bersama Petronas Yamaha SRT.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jika Poin Arsenal dan Man City Sama, Siapa Juara?
Liga Inggris 21 April 2026, 10:24
-
Bukan Cuma Lamine Yamal, Ini 16 Wonderkid yang Siap Guncang Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 21 April 2026, 10:02
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59















