Para Rider Siap Boikot MotoGP Austin 2022 Jika COTA Tak Diaspal Ulang
Anindhya Danartikanya | 6 Oktober 2021 15:43
Bola.net - Para pembalap MotoGP mengaku tak segan akan memboikot gelaran MotoGP Austin 2022 jika Circuit of The Americas (COTA) tak melakukan pengaspalan ulang pada treknya. Hal ini disampaikan rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, dan rider Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, kepada The Race, Sabtu (2/10/2021).
COTA sudah menggelar MotoGP sejak 2013, akhir pekan lalu adalah pertama kalinya MotoGP kembali usai gelaran 2020 dibatalkan akibat Covid-19. Beberapa tahun terakhir, para rider sudah mengeluhkan aspal trek yang bergeronjal akibat tanahnya yang terus bergerak. Namun, tahun ini mereka jauh lebih terkejut melihat buruknya kondisi COTA.
Saking buruknya kualitas aspal COTA, 19 dari 21 pembalap lantang menyuarakan kekhawatiran mereka soal tingkat keselamatan trek ini. Hanya Marc Marquez dan Jack Miller yang mengaku tak terlalu cemas. Beberapa rider seperti Espargaro dan Pecco Bagnaia bahkan sempat bertekad memboikot balapan pada Minggu (3/10/2021).
Danilo Petrucci juga menyatakan, dalam rapat rutin Safety Commission pada Jumat sore, para rider menggagas ide pengurangan lap dalam balapan. Namun, ia menyebut ide ini justru ditertawakan oleh Race Direction. Meski begitu, usai sesi kualifikasi, para rider lebih tegas menyatakan keresahan dan menuntut treknya diaspal ulang untuk 2022.
Kalau Tidak Diaspal Ulang, MotoGP Ogah Kembali

"Saya lihat Dorna berada di posisi yang sangat baik. Mereka sangat kritis, paham situasinya dengan sempurna. Setiap rider mengeluhkan aspalnya. Kami bilang kami tak bisa mengulang pekan balap dengan kondisi seperti itu. Tampaknya semua orang memang jadi terbiasa dengan benjolan-benjolan itu, namun ini tidak normal," tutur Mir.
"Jika mereka (pengelola COTA) tak mengaspal ulang minimal Sektor 1, 2, dan sebagian Sektor 3, maka kami takkan kembali ke sini. Saya harap kami bisa menemukan solusi hingga kami bisa kembali ke sini. Pasalnya, COTA adalah trek yang sangat menyenangkan. Saya tak menikmatinya, namun treknya menyenangkan," lanjutnya.
Hal senada juga diucapkan Espargaro. Ia menyebut bahwa para pembalap sejatinya menuntut pengaspalan ulang di seluruh sektor trek COTA, namun pengelola sirkuit tampaknya tak sanggup. Alhasil, COTA meminta keringanan. Para rider sepakat bahwa bagian yang paling krusial adalah area dari Tikungan 2 sampai 10.
Tingkat Keselamatan adalah Hal Utama

"Mereka janji pada kami akan mengaspal ulang treknya, minimal dari Tikungan 2 sampai 10. Kami minta lebih, tapi mereka minta batas minimalnya. Semua rider mengakui bahwa dari Tikungan 2 sampai akhir Tikungan 10 adalah bagian terburuk. Ada benjolan besar di tengah Tikungan 2 dan 10, tapi Tikungan 6 juga buruk," tutur Espargaro.
"Mereka janji melakukan tugas ini demi tahun depan, tapi tugas saya mengendarai motor. Jadi, saya bisa bilang trek ini tak aman, karena memang tak aman dipakai balapan. Toh mereka selalu bilang tingkat keselamatan adalah hal utama dan terpenting, meski mengaspal ulang trek sepanjang dua kilometer memang tak mudah," tutupnya.
Para rider MotoGP kini akan menghadapi balapan kedua di Sirkuit Misano, yang akan bertajuk Seri Emilia Romagna pada 22-24 Oktober nanti. MotoGP Austin 2022 gosipnya akan digelar pada 8-10 April, yang berarti COTA punya sedikit waktu untuk pengaspalan ulang. Pasalnya, Formula 1 akan menyambangi trek ini juga pada 22-24 Oktober 2021.
Sumber: The Race
Baca Juga:
Kualitas Aspal COTA Jeblok, Garrett Gerloff: Wajar MotoGP Protes Melulu
Di Ambang Gelar, Fabio Quartararo: Jangan Bandingkan Saya dengan Valentino Rossi
Bos Honda Puji Marc Marquez di Austin: Pegang Kendali Walau Kesulitan
Andrea Dovizioso: Fabio Quartararo Lakukan Hal Gila di Yamaha
15 Tahun Bermimpi, Fabio Quartararo Selangkah Lagi Juarai MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 19:15
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
-
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Piala Dunia 16 Juli 2026, 13:40
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Satu Lagi Alasan untuk Menyebut Lionel Messi sebagai The GOAT
Piala Dunia 16 Juli 2026, 12:53
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













