Pramac Kembali Kritik Ducati: Mereka Lepas Orang-Orang yang Setia Hanya demi Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 16 Oktober 2024 10:58
Bola.net - Team Principal Prima Pramac Racing, Paolo Campinoti, kembali mengkritik Ducati Corse atas keputusan mereka menggaet Marc Marquez di Ducati Lenovo Team pada MotoGP 2025. Campinoti menyebut keputusan ini membuat orang-orang yang setia kepada Ducati kecewa dan merasa harus pergi.
Marquez datang ke kubu Ducati lewat Gresini Racing musim ini usai empat tahun kelam bersama Repsol Honda. Sang delapan kali juara dunia langsung tampil moncer meski sekadar mengendarai Desmosedici GP23 alias motor lama, dan saat ini sedang ada di peringkat keempat klasemen pembalap.
Atas alasan ini, Marquez disandingkan dengan Jorge Martin dan Enea Bastianini dalam seleksi tandem Pecco Bagnaia di tim pabrikan Ducati pada 2025. Marquez akhirnya dipilih oleh manajemen Ducati, membuat Martin terpaksa pindah ke Aprilia Racing dan Bastianini ke Red Bull KTM Tech 3.
Ducati Berperilaku Baik, Tapi Keputusannya Bikin Kecewa

Tak hanya itu, Pramac yang sudah menjadi tim satelit Ducati sejak 2004 juga sangat kecewa. Mereka merasa kerja keras membina Martin sebagai rider junior jadi sia-sia gara-gara Ducati lebih memilih Marquez. Ini jadi salah satu alasan Campinoti memindahkan Pramac ke Yamaha musim depan.
"Ducati berperilaku sangat baik kepada kami, seperti pria sejati. Saya tak ragu soal itu. Namun, di Borgo Panigale, mereka mengambil keputusan yang sama sekali tak saya sepakati. Akan ada ketegangan di garasi mereka tahun depan. Tak ada gunanya berpura-pura bahwa situasinya takkan seperti itu," ujarnya via La Gazzetta dello Sport pada Jumat (11/10/2024).
Menurut Campinoti, mempertahankan Bastianini, atau memilih menggaet Martin merupakan langkah yang seharusnya diambil oleh Ducati, mengingat mereka selalu bermimpi membela Ducati sejak lama. Apalagi, sebelumnya Marquez lebih dikenal sebagai pembalap ikonis Honda.
Minta Franco Morbidelli Menangi Balapan Terakhir Pramac Bareng Ducati
"Mereka memutuskan kehilangan banyak orang yang sudah meletakkan Ducati di hati mereka, seperti kami, seperti Martin, yang saya rasa layak dapat kesempatan, begitu juga orang seperti Bastianini. Semuanya demi satu orang saja," ungkap Campinoti, yang juga merupakan CEO Pramac Energy ini.
Dalam wawancara yang sama, Campinoti juga berharap bisa mengakhiri kerja samanya dengan Ducati lewat kemenangan dari pembalapnya yang lain, Franco Morbidelli. Campinoti pun mengaku sejatinya ia ingin mempertahankan 'Morbido', tetapi rider Italia itu menolak kembali ke Yamaha.
"Saya bakal mau mempertahankannya," ungkapnya. "Ia harus memenangkan balapan, demi menutup lingkaran ini dengan baik dan mengucapkan selamat tinggal dengan cara terbaik. Saya bisa bilang bahwa Valencia bakal sangat baik," pungkas Campinoti.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
Jorge Martin: Kalau Gagal Juarai MotoGP 2024, Saya Coba Lagi Tahun Depan
Pramac Sebut Gigi Dall'Igna Terpesona oleh Marc Marquez sampai Batal Pilih Jorge Martin
Ducati Sebut Kedatangan Marc Marquez di Tim Pabrikan Bakal Bantu Mereka Lebih Berkuasa di MotoGP
Ducati Janji Bakal Rayakan Gelar Dunia Jorge Martin Semeriah Gelar Dunia Pecco Bagnaia
Pabrikan Jepang di MotoGP Mulai Gaet Insinyur Italia, Ducati: Kebanggaan bagi Negara Kami
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


