Pramac Racing Ragu Jadi Partner Ducati di Moto3
Anindhya Danartikanya | 8 Januari 2019 12:10
Bola.net - - Bukan rahasia lagi bahwa Ducati Corse ingin menurunkan tim di Moto3 pada masa mendatang, yakni setelah mereka sukses kembali merebut gelar dunia di MotoGP. Manajer Tim Alma Pramac Racing, Francesco Guidotti mengaku sangat mendukung ide ini, namun ragu bila pihaknya ditunjuk sebagai partner untuk proyek tersebut.
Ide soal turun di Moto3 dicetuskan oleh General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna sejak 2016. Sang sporting director, Paolo Ciabatti mengaku hal ini tetap menjadi agenda serius bagi mereka, namun masih akan disimpan rapat sampai Ducati merebut gelar di kelas tertinggi. Meski begitu, Guidotti menyebut menurunkan tim di Moto3 tidaklah mudah.
Lewat GPOne, pria asal Italia ini menyatakan bahwa kebanyakan tim peserta di Moto2 dan Moto3 telah memiliki struktur balap yang sangat mengakar pada kejuaraan-kejuaraan junior nasional di berbagai negara, mempermudah para rider muda untuk naik ke kejuaraan dunia. Hal inilah yang saat ini belum dimiliki Pramac dan Ducati.
"Bagus bila Ducati juga terlibat di kategori lain. Melihat kerja sama kami yang erat, mengapa tidak jadi partner mereka? Tapi Moto3 lebih rumit dari yang terlihat. Tim yang turun kebanyakan sangat terhubung dengan berbagai kejuaraan nasional; Spanyol, Italia dan Rookies Cup. Jadi bagi kami ini target yang jauh, karena kami harus lebih dulu turun di sebuah kejuaraan nasional, bahkan mungkin dua," tuturnya.
Usaha Tak Instan
Guidotti juga menegaskan bahwa pencarian pebalap muda lewat Moto3 tak akan berlangsung instan bagi Ducati. Menurutnya, pabrikan Italia ini harus terlibat lebih dulu di ajang-ajang nasional untuk melihat bibit-bibit unggulan, dan beberapa tahun kemudian barulah bisa dimasukkan dalam program junior mereka di kejuaraan Grand Prix.
"Jika terjadi, maka ini bukan hal kecil, dan usaha ini harus dievaluasi dengan baik. Bagi tim satelit seperti kami, saya tak tahu apakah ini bisa dilakukan. Tapi Ducati, yang sudah turun di kejuaraan dunia, mungkin bisa turun di kejuaraan nasional. Bisa dikatakan, 2-3 tahun setelahnya barulah Anda bisa melihat rider mana yang bisa digaet," ungkapnya.
Tergantung Ducati
Di lain sisi, Guidotti menyatakan bahwa keputusan kerja sama untuk turun di Moto3 sepenuhnya berada di tangan Ducati, bukan Pramac.
"Soal pencarian pebalap muda, ini jelas proyek yang baik bagi perusahaan seperti Ducati. Kami suka ide ini, tapi Anda harus tanya lebih banyak pada Ciabatti, karena saya rasa bakal sulit menjalankannya. MotoGP sudah cukup banyak menyerap waktu dan sumber daya," tutupnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:00
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41











