Qatar Bikin Pede, Lorenzo Rendah Diri di Argentina
Editor Bolanet | 31 Maret 2016 10:15
Lorenzo mengaku senang mendapati YZR-M1 begitu kompetitif di Losail, namun yakin ia dan timnya tak boleh kelewat bangga atas raihan ini. Pasalnya, Lorenzo kerap kesulitan ketika berlaga di Argentina, dan belum pernah mencicipi kemenangan di sana. Raihan terbaiknya adalah finis ketiga pada musim 2014.
Saya sudah tak sabar balapan di Argentina! Setelah kemenangan di Qatar dan rasa nyaman di lintasan, kini saya ingin balapan di sirkuit yang biasanya membuat kami kesulitan. Di lain sisi, kami harus tetap menapak bumi. Kami memulai musim ini dengan sempurna, namun kami masih harus memahami reaksi motor di lintasan berbeda, ujarnya melalui rilis resmi tim.
Sang juara dunia bertahan inipun bertekad mengonfirmasi apakah perangkat elektronik (ECU) dan ban Michelin dapat bekerja sama dengan YZR-M1 miliknya di Argentina, apalagi uji coba pramusim tak digelar di sirkuit tersebut.
Saya ingin memeriksa apakah motor kami dengan ECU dan ban terbaru juga bisa tampil baik di mana saja. Meski begitu, kemenangan di Qatar sangat penting bagi kepercayaan diri kami, dan kami bertekad bekerja lebih keras demi menang di Argentina. Negara ini sangat menyenangkan, jadi saya senang bisa kembali, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















