Schwantz: Sebaiknya Stoner Tak Bicarakan MotoGP Pasca Pensiun
Editor Bolanet | 23 Mei 2012 19:45
- Baru-baru ini mantan juara dunia GP500 tahun 1993, Kevin Schwantz menuliskan pendapatnya dalam blog SuperbikePlanet.com mengenai keputusan Casey Stoner untuk pensiun dini.
Pebalap asal Australia itu mengumumkan secara resmi di tengah-tengah jumpa pers MotoGP Perancis pekan lalu bahwa ia memutuskan untuk pensiun akhir tahun ini, padahal usianya baru akan beranjak 27 tahun pada bulan Oktober mendatang.
Stoner menyatakan bahwa ia tidak bisa menikmati kompetisi MotoGP lagi karena menurutnya, aturan-aturan baru yang ada di kelas balap tertinggi itu berkembang ke arah yang salah.
Menurut saya, jika anda telah merasa puas atas apa yang telah anda kerjakan, begitu pula dengan cara yang anda lakukan untuk mendapatkannya, dan anda tidak menikmatinya lagi, maka tinggalkan saja, ujar Schwantz. Saya tidak merajuk hanya kepada Casey, namun kepada semua orang.
Olahraga yang kami pilih adalah olahraga yang kompetitif dan berbahaya. Jika apa yang anda lakukan bukanlah hal paling menyenangkan dalam hidup, anda sangat berhak untuk meninggalkannya, karena ada banyak hal lain yang bisa anda lakukan, dan yang lebih aman daripada itu, lanjutnya.
Anda harus 100% berdedikasi dan fokus atas apa yang terjadi. Casey sudah pernah berjuang keras untuk mendapatkan kesuksesan. Di tahun 2007, ia membuat segalanya tampak lebih mudah. Setelahnya ia menjalani musim-musim yang sulit, namun ketika ia mendapatkan gelar dunia kedua tahun lalu, kita semua berpikir bahwa ia akan membalap hingga sepuluh tahun lagi, tambah pria asal Texas tersebut.
Saya rasa apa yang paling saya tidak sukai dari keputusan pensiun Casey adalah ia mengambil kesempatan untuk menjatuhkan olahraga yang telah memberinya banyak hal, tutur Schwantz, merajuk pada alasan Stoner yang menyebutkan bahwa aturan baru MotoGP membuatnya tidak bisa menikmati olahraga itu lagi.
Ini adalah olahraga yang kami cintai, yang membuat kami memiliki kehidupan yang baik. Namun jika anda tidak ingin melanjutkannya, anda pasti punya alasan untuk pergi. Jika anda ingin meninggalkannya, maka pensiun saja. Itu pilihan anda, ujarnya lagi.
Namun jangan lagi membicarakan kompetisi balap motor tertinggi di dunia (MotoGP), yang memiliki sejarah panjang serta kompetisi dan juara-juara yang hebat. Kenakan topi anda, pergi dari olahraga ini dan berbanggalah. Jangan bicara sampah, pungkasnya. (sp/kny)
Pebalap asal Australia itu mengumumkan secara resmi di tengah-tengah jumpa pers MotoGP Perancis pekan lalu bahwa ia memutuskan untuk pensiun akhir tahun ini, padahal usianya baru akan beranjak 27 tahun pada bulan Oktober mendatang.
Stoner menyatakan bahwa ia tidak bisa menikmati kompetisi MotoGP lagi karena menurutnya, aturan-aturan baru yang ada di kelas balap tertinggi itu berkembang ke arah yang salah.
Menurut saya, jika anda telah merasa puas atas apa yang telah anda kerjakan, begitu pula dengan cara yang anda lakukan untuk mendapatkannya, dan anda tidak menikmatinya lagi, maka tinggalkan saja, ujar Schwantz. Saya tidak merajuk hanya kepada Casey, namun kepada semua orang.
Olahraga yang kami pilih adalah olahraga yang kompetitif dan berbahaya. Jika apa yang anda lakukan bukanlah hal paling menyenangkan dalam hidup, anda sangat berhak untuk meninggalkannya, karena ada banyak hal lain yang bisa anda lakukan, dan yang lebih aman daripada itu, lanjutnya.
Anda harus 100% berdedikasi dan fokus atas apa yang terjadi. Casey sudah pernah berjuang keras untuk mendapatkan kesuksesan. Di tahun 2007, ia membuat segalanya tampak lebih mudah. Setelahnya ia menjalani musim-musim yang sulit, namun ketika ia mendapatkan gelar dunia kedua tahun lalu, kita semua berpikir bahwa ia akan membalap hingga sepuluh tahun lagi, tambah pria asal Texas tersebut.
Saya rasa apa yang paling saya tidak sukai dari keputusan pensiun Casey adalah ia mengambil kesempatan untuk menjatuhkan olahraga yang telah memberinya banyak hal, tutur Schwantz, merajuk pada alasan Stoner yang menyebutkan bahwa aturan baru MotoGP membuatnya tidak bisa menikmati olahraga itu lagi.
Ini adalah olahraga yang kami cintai, yang membuat kami memiliki kehidupan yang baik. Namun jika anda tidak ingin melanjutkannya, anda pasti punya alasan untuk pergi. Jika anda ingin meninggalkannya, maka pensiun saja. Itu pilihan anda, ujarnya lagi.
Namun jangan lagi membicarakan kompetisi balap motor tertinggi di dunia (MotoGP), yang memiliki sejarah panjang serta kompetisi dan juara-juara yang hebat. Kenakan topi anda, pergi dari olahraga ini dan berbanggalah. Jangan bicara sampah, pungkasnya. (sp/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casey Stoner Peringatkan Para Rider MotoGP: Marc Marquez Bakal Jadi Juara Dunia 2025
Otomotif 8 November 2024, 16:10
-
Casey Stoner: Marc Marquez Masih Rider Terbaik, Tapi Juara Bareng Ducati Nggak Semudah Itu!
Otomotif 14 Desember 2023, 13:58
-
Casey Stoner Dukung Marc Marquez ke Ducati: Tapi Mungkin Dia Lebih Senang di Honda
Otomotif 14 Desember 2023, 12:54
-
Casey Stoner Kritik Ducati: Nggak Usah Pakai Team Order, Bikin Pembalap Stres!
Otomotif 6 November 2023, 15:55
LATEST UPDATE
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 17-18 Mei 2026
Liga Italia 15 Mei 2026, 18:08
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 16-20 Mei 2026
Liga Inggris 15 Mei 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24














