Sempat 'Beracun', Pol Espargaro-Marc Marquez Tekad Hadapi Rivalitas Baru Secara Dewasa
Anindhya Danartikanya | 9 April 2021 12:53
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro, mengaku bahwa ia dan Marc Marquez pernah memiliki rivalitas 'beracun' akibat duel-duel sengit mereka di Moto2. Ia menyatakan bahwa mereka terlalu terbawa suasana pertikaian antara kelompok-kelompok penggemar mereka. Namun, Espargaro senang kini hubungan mereka jauh lebih baik.
Espargaro dan Marquez, yang sudah jadi rival sejak masih turun di kejuaraan-kejuaraan junior Spanyol, mengalami puncak kesengitan saat berebut gelar dunia Moto2 pada 2011 dan 2012. Sama-sama rider yang kuat dan agresif, apalagi sama-sama dari Spanyol, mereka pun kerap menjalani duel ketat dan tak jarang bersenggolan di lintasan.
Persaingan sengit di trek ini pun menjalar ke hubungan mereka di luar lintasan dan mereka juga jadi kerap cekcok. Namun, uniknya saat Espargaro menyusul Marquez turun di MotoGP pada 2014 lalu, keduanya justru tak lagi bersitegang dan malah punya hubungan yang baik, walau mereka tak bisa dibilang bersahabat.
Para Penggemar Sama-Sama Bagai Hooligan

Espargaro mengakui, dulu hubungan mereka dipengaruhi level performa. Jika sama-sama tinggi, maka keduanya otomatis bersitegang. "Dulu hubungan kami berubah dari buruk jadi lebih buruk lagi. Hubungan kami tergantung pada level persaingan di antara kami," ujarnya via DAZN seperti yang dikutip MotosanGP, Rabu (7/4/2021).
"Kami sejatinya selalu saling menghormati, namun ada beberapa momen buruk di Moto2, terutama saat kami sama-sama memperebutkan gelar dunia. Kala itu, penggemar kami berdua bagaikan hooligan di sepak bola, dan situasi itu sungguh meracuni hubungan kami," lanjut juara dunia Moto2 2013 ini.
Espargaro pun menyatakan bahwa ia dan Marquez memang bukan teman atau sahabat, namun kini keduanya sudah sama-sama dewasa dan bisa menjalin hubungan lebih baik dan penuh hormat. Ia yakin, kalaupun sampai terjadi persaingan sengit di lintasan suatu saat nanti, mereka bisa membicarakannya secara baik-baik.
Akui Dulu Sangat Kekanakan

"Hubungan kami kini jauh membaik. Kini kami punya hubungan yang sangat baik meski tak harus jadi teman. Dalam garasi, kami punya hubungan yang profesional dan harmonis agar sama-sama meraih hasil baik. Tahun ini saya rasa kami akan menghadapi rivalitas dengan cara yang lebih dewasa," tutur Polyccio.
"Saya dan Marc kini bicara sebagai pembalap, karena dulu saya merasa bahwa saya sangat kekanakan. Kami hanya dua anak yang sama-sama balapan motor. Kami berkendara, adrenalin berpacu, setelahnya tahu-tahu kami disodori mikrofon. Kini kami akan menghadapi rivalitas dengan cara berbeda," pungkasnya.
Marquez yang saat ini dalam masa pemulihan cedera patah lengan kanan, akan menjalani tes medis pada 12 April untuk menentukan apakah dirinya sudah cukup fit demi bergabung dengan Espargaro di MotoGP Portimao, Portugal, pada 16-18 April mendatang.
Sumber: DAZN, MotosanGP
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Andrea Dovizioso Puji Ketenangan Fabio Quartararo, Bingung Lihat Duet Petronas
Lama Bela Ducati, Andrea Dovizioso Super Penasaran pada Aprilia
Pol Espargaro: Marc Marquez Tak Perlu Cemas, Honda Masih Bisa Podium Kok
Disanjung-sanjung Para Rider MotoGP, Pedro Acosta Tutup Kuping
Pacar Valentino Rossi Ungkap Banyaknya Pelecehan Umbrella Girl di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




