Yamaha Tegas Takkan Hanya Dengarkan Vinales
Anindhya Danartikanya | 7 November 2018 17:10
Bola.net - - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis akhirnya secara blak-blakan menanggapi komentar Maverick Vinales, yang yakin bahwa Yamaha harus lebih fokus mendengarkan masukannya agar kembali konsisten bertarung di papan atas dan merebut gelar dunia di MotoGP musim depan.
Pernyataan ini disampaikan Vinales usai dirinya memenangi MotoGP Australia dua pekan lalu, mengakhiri paceklik kemenangan terpanjang Yamaha dalam sejarah partisipasi mereka di kelas tertinggi. Top Gun yakin, bila Yamaha sungguh-sungguh mendengarkannya, maka gelar bukanlah hal mustahil untuk diraih.
Meski begitu, Jarvis mengaku tak sepakat dengan komentar Vinales tersebut, dan bahkan menegaskan bahwa masukan kedua pebalap sama pentingnya demi pengembangan YZR-M1. Kepada Crash.net, Jarvis menyatakan bahwa masukan Valentino Rossi juga akan tetap dipertimbangkan.
Tak Sepakat dengan Vinales
Sebelum kemenangan Vinales di Phillip Island, Yamaha puasa kemenangan sejak MotoGP Belanda 2017 lewat Valentino Rossi. Sebanyak 25 balapan berlalu tanpa podium terpuncak, diakibatkan masalah sistem elektronik yang memengaruhi performa akselerasi YZR-M1 di berbagai jenis sirkuit.
"Saya tak terlalu setuju dengan komentar Maverick. Jelas ada beberapa hal yang ia cari dan ada juga yang membuatnya frustrasi. Tapi Vale mungkin akan mengatakan hal yang sama. Jadi saya rasa ini tak spesifik masalah Maverick saja. Saya rasa ini masalah Maverick dan Vale," ujar Jarvis kepada Crash.net.
Pria asal Inggris ini bahkan menyatakan bahwa kedua ridernya mengeluhkan hal yang sama. "Keduanya berkata, 'Mengapa kalian tak mendengarkanku? Mengapa Yamaha sebagai pabrikan tak bisa memberi yang kumau?' Jadi menurut saya masalah mereka sama. Ini cukup mudah," lanjutnya.
Dua Rider, Satu Pilihan Mesin
Jarvis juga menegaskan bahwa pihaknya takkan menuju dua arah pengembangan berbeda untuk musim depan, dan menyebut bahwa baik Vinales maupun Rossi akan mendapatkan spesifikasi mesin yang sama, namun diperbolehkan melakukan modifikasi lainnya demi menyesuaikan gaya balap mereka.
"Jelas kami akan berakhir dengan hal yang sama. Satu hal yang sama adalah spek mesin. Ini hal yang tak bisa kami ubah, karena kami hanya bisa pilih satu. Jadi sangat penting untuk memilih spek yang tepat untuk memulai musim depan. Selain hal ini, kurang lebih bisa disesuaikan, dimodifikasi, diubah, dipersonalisasi," tuturnya.
"Di antara kedua motor mereka, sudah ada beberapa perbedaan. Intinya tetap sama, namun ada beberapa perbedaan. Jadi saya rasa kurang tepat untuk menyatakan bahwa kami tak mendengarkan Maverick. Tidak benar sama sekali. Kami mendengarkan keduanya, tapi keduanya sama-sama frustrasi," pungkas Jarvis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Belgia vs Mesir: Emam Ashour
Piala Dunia 16 Juni 2026, 04:27
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Arab Saudi vs Uruguay
Piala Dunia 16 Juni 2026, 04:14
-
Hasil Belgia vs Mesir: Setan Merah Menolak Kalah
Piala Dunia 16 Juni 2026, 03:58
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belgia vs Mesir
Piala Dunia 16 Juni 2026, 01:31
-
Man of the Match Spanyol vs Tanjung Verde: Vozinha
Piala Dunia 16 Juni 2026, 01:21
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 01:07
-
Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
Liga Italia 15 Juni 2026, 23:59
-
Tunisia Pecat Sabri Lamouchi Hanya Setelah Satu Laga Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 15 Juni 2026, 23:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











