Beda Nasib Jepang dan Korea Selatan Selaku Tuan Rumah Piala Dunia 2002
Serafin Unus Pasi | 25 Agustus 2022 19:28
Bola.net - Ada sejarah baru tercipta di Piala Dunia 2002. Edisi ke-17 Piala Dunia tersebut diselenggarakan untuk pertama kalinya di benua Asia.
FIFA pada saat itu memilih Korea Selatan dan Jepang terpilih sebagai tuan rumah bersama. Keputusan ini juga menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya turnamen empat tahunan ini digelar di dua negara sekaligus.
Perjalanan Jepang dimulai saat mereka tergabung di grup H yang berisikan Belgia, Rusia, dan Tunisia. Dalam fase grup, Jepang di bawah asuhan pelatih asal Prancis, Philippe Troussier berhasil keluar sebagai juara grup dengan raihan tujuh poin. Sayangnya di babak 16 besar, tuan rumah harus takluk oleh timnas Turki.
Sedangkan pencapaian Korsel bisa dibilang lebih cemerlang daripada Samurai Biru. Lolos fase grup dengan status pemuncak klasemen, Taeguk Warriors berhasil menyingkirkan dua negara dengan tradisi kuat sepak bola, Italia (16 besar) dan Spanyol (8 besar).
Sayangnya, kejutan Korsel harus terhenti di babak semifinal usai dikandaskan oleh Jerman 0-1. Meskipun terhenti, tapi kisah mereka di Piala Dunia 2002 terus dibicarakan hingga kini.
Kompaknya Skuat Samurai Biru
Skuat Jepang pada masa itu dihuni oleh kebanyakan talenta-talenta lokal, tercatat hanya beberapa pemain saja yang bermain di Eropa. Yakni, Yoshikatsu Kawaguchi (Portsmouth), Junichi Inamoto (Arsenal), Hidetoshi Nakata (Parma), dan Shinji Ono (Feyenoord).
Kendati demikian pencapaian Jepang hingga 16 besar layak diapresiasi. Samurai Biru mampu mempecundangi Belgia, Rusia dan Tunisia untuk menjuarai Grup H. Namun langkah Tsuneyasu Miyamoto dan kolega harus terhenti di babak perdelapan final. Jepang dikalahkan Turki dengan skor tipis 0-1.
Negara Asia Pertama yang Lolos Semifinal
Korsel menjadi negara Asia pertama yang berhasil masuk babak semifinal Piala Dunia. Langkah mereka terhenti oleh Jerman di babak semifinal dan kalah dari Turki dalam perebutan tempat ketiga.
Meski diiringi banyak kontroversi, termasuk dugaan menyuap wasit, namun Korsel berhasil melaju jauh di Piala Dunia 2002 setelah menyingkirkan sederet tim raksasa. Portugal mereka pecundangi di fase grup, sementara Italia dan Spanyol jadi korban Taeguk Warriors di babak 16 besar dan perempatfinal.
Korsel menjadi salah satu dari banyak kejutan yang terjadi di Piala Dunia 2002, mulai dari rontoknya juara bertahan Prancis di fase grup hingga kelolosan tim debutan Senegal ke perempat-final.
Cuaca Panas
Dalam penyelenggaran Piala Dunia yang diselenggarakan di Korsel dan Jepang, sempat dikeluhkan oleh beberapa pihak. Keluhan ini terkait cuaca panas di venue tempat bertanding.
Digelar pada musim panas, cuaca di Korsel dan Jepang memang bisa mencapai 26-35 derajat celcius, yang tentunya ini merupakan "neraka" bagi pemain-pemain dari Eropa.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Arsenal vs Everton: 2 Bek Tengah Cetak Gol, The Gunners Kunci Kemenangan
Liga Inggris 24 Oktober 2026, 22:55
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
-
Staf Media MU Melarang Bruno Fernandes Bicara Bahasa Italia, Ada Masalah Apa?
Liga Champions 22 Oktober 2026, 19:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


