Gattuso Ngamuk! Minta Timnas Italia Serius dan Jangan Bercanda Soal Tiket Playoff
Afdholud Dzikry | 11 Oktober 2025 08:53
Bola.net - Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, mengeluarkan peringatan keras kepada skuadnya menjelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Estonia. Ia menuntut para pemainnya untuk tidak lengah dan terus berjuang mengamankan tiket babak playoff.
Menurut Gattuso, posisi Gli Azzurri saat ini sama sekali belum aman untuk bisa melaju ke fase berikutnya. Tekanan dari timnas Israel yang terus menempel ketat di klasemen menjadi alasan utama kegusarannya.
Oleh karena itu, ia meminta anak asuhnya untuk menunjukkan keseriusan penuh dalam setiap laga sisa. Kemenangan atas Estonia menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.
Gattuso juga menegaskan bahwa fokus tim harus sepenuhnya tertuju pada performa mereka sendiri. Ia bahkan tidak akan memedulikan hasil pertandingan lain yang melibatkan para pesaingnya di grup.
Haramkan Lengah dan Main Api

Gennaro Gattuso menegaskan bahwa Timnas Italia tidak boleh memiliki ruang untuk berpuas diri. Ia menekankan pentingnya mengumpulkan poin sebanyak mungkin demi mengunci satu tempat di babak playoff.
Mantan pelatih AC Milan ini melihat posisi Italia belum sepenuhnya aman. Ancaman dari Israel yang terus membayangi membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial.
"Yang benar adalah kami harus mendapatkan poin sebanyak mungkin karena Israel ada di sana," kata Gattuso kepada wartawan.
"Kami tidak bisa membuat perhitungan. Kami tidak lolos secara otomatis, jadi kami tidak bisa bermain api," tegasnya.
Fokus Penuh, Tak Perlu Lirik Lawan

Lebih lanjut, Gattuso menuntut konsentrasi absolut dari seluruh pemainnya di lapangan. Ia ingin fokus tim hanya tertuju pada cara mereka bermain, bukan pada hasil yang diraih oleh timnas lain.
Sikap ini ditunjukkan dengan keputusannya untuk tidak menyaksikan laga antara Norwegia dan Israel. Baginya, yang terpenting adalah Italia mampu menyelesaikan tugas mereka sendiri dengan baik.
"Sampai matematika mengatakan kami lolos, kami harus meraihnya. Jangan bercanda, kami harus serius," ujar Gattuso.
"Kami butuh poin, konsentrasi penuh, dan kemudian kita akan lihat apa yang terjadi," sambungnya.
Pujian untuk Sikap Spinazzola
Di tengah tuntutan tingginya, Gattuso menyempatkan diri untuk memuji atmosfer positif di dalam skuad. Ia secara khusus menyoroti sikap dan komitmen yang ditunjukkan oleh bek sayap, Leonardo Spinazzola.
Menurutnya, Spinazzola menunjukkan profesionalisme yang luar biasa meski terkadang harus bermain di luar posisi favoritnya. Sikap seperti ini dinilai sangat penting bagi keutuhan dan kekuatan tim.
Gattuso menggambarkan Spinazzola sebagai "seorang pria yang murah senyum dengan kualitas hebat".
"Dia lebih suka bermain di kiri, tetapi dia tahu harus membantu kami di mana pun dibutuhkan. Itu penting, dan saya berterima kasih padanya untuk itu," ungkap Gattuso.
Level Taktik Sepak Bola Italia
Dalam kesempatan yang sama, Gattuso juga merefleksikan kepulangannya untuk menangani timnas. Ia kembali menegaskan bahwa Serie A dan sepak bola Italia secara umum memiliki level taktik yang sangat tinggi.
Pengalamannya melatih di luar negeri justru membuatnya semakin yakin bahwa Italia berada di level yang berbeda dalam hal strategi. Hal inilah yang menurutnya membuat para pelatih di sana memiliki persiapan yang sangat matang.
"Saya bekerja di luar negeri, tetapi secara taktik, Italia berada di level yang lain," kata Gattuso.
"Itulah mengapa para pelatih di sini sangat siap," pungkasnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Prediksi Estonia vs Italia 12 Oktober 2025
Matias Soule di Persimpangan Jalan: Pilih Jalur Cepat Bersama Italia atau Setia Menunggu Argentina?
Bocoran Formasi Timnas Italia Lawan Estonia: Taktik Bunglon 4-4-2 ala Gattuso
Cerita Unik Gennaro Gattuso: Gara-gara Ibu, Sepatu Juara Dunia 2006 Gagal Masuk Museum Timnas Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 07:55
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
LATEST UPDATE
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
-
Prediksi Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 12:51
-
Deco Ungkap Alasan Barcelona Rela Bayar Mahal untuk Anthony Gordon
Liga Spanyol 11 September 2026, 12:35
-
Kobbie Mainoo Pamer Kelas Saat MU Bungkam Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



