Kylian Mbappe Balas Serangan Rasialis Senator Paraguay, Federasi Prancis Siapkan Jalur Hukum

Gia Yuda Pradana | 7 Juli 2026 18:53
Kylian Mbappe Balas Serangan Rasialis Senator Paraguay, Federasi Prancis Siapkan Jalur Hukum
Pemain Prancis Kylian Mbappe (10) merayakan kemenangan setelah laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Paraguay vs Prancis di Philadelphia, Sabtu, 4 Juli 2026 (c) AP Photo/Derik Hamilton

Bola.net - Kylian Mbappe menjadi korban serangan rasialis setelah Prancis menyingkirkan Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Penyerang Les Bleus itu merespons dengan pernyataan tegas yang langsung menarik perhatian publik.

Laga Prancis kontra Paraguay berlangsung panas hingga peluit akhir berbunyi. Mbappe mencetak gol kemenangan 1-0 lewat titik penalti dan beberapa kali terlibat adu argumen dengan pemain lawan.

Advertisement

Ketegangan di lapangan ternyata berlanjut di luar pertandingan. Senator Paraguay Celeste Amarilla melontarkan komentar bernada rasialis dan xenofobia yang mengarah kepada latar belakang budaya, pendidikan, hingga penampilan Mbappe.

Pemerintah Paraguay kemudian mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam komentar tersebut. Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Prancis juga bergerak cepat dengan menyiapkan proses hukum demi melindungi kapten tim nasional mereka.

1 dari 3 halaman

Respons Tegas Kylian Mbappe

Mbappe memberikan balasan melalui media sosial dengan kalimat yang keras terhadap Amarilla. Ia menilai komentar tersebut tidak mencerminkan Paraguay yang telah berjuang penuh semangat sepanjang turnamen.

"Ny. Celeste Amarilla, Anda adalah perempuan yang tercela dan tidak pantas menduduki jabatan tersebut," tulis Mbappe. "Anda tidak mewakili Paraguay, negara yang telah memperlihatkan semangat dan kehormatan sepanjang kompetisi ini."

Ia juga menilai tindakan Amarilla telah mengaburkan pencapaian tim Paraguay di Piala Dunia 2026. Menurut Mbappe, komentar bernada kebencian hanya memberikan citra buruk bagi negaranya sendiri.

"Saya tidak akan pernah membiarkan orang seperti dia bebas menyebarkan kebencian dan rasisme ke seluruh dunia," tulis Mbappe.

2 dari 3 halaman

Pemerintah Paraguay Ambil Sikap

Pemerintah Paraguay merilis pernyataan yang mengecam ucapan Amarilla. Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi rasisme, xenofobia, intoleransi, serta segala bentuk kebencian dan diskriminasi.

Langkah tersebut menjadi penegasan bahwa komentar individu tidak mewakili sikap resmi negara. Pernyataan itu juga muncul setelah kritik terhadap Amarilla berkembang luas di berbagai pihak.

3 dari 3 halaman

Federasi Prancis Tempuh Jalur Hukum

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) memastikan kasus ini akan dibawa ke ranah hukum. Organisasi tersebut menilai komentar Amarilla tidak dapat diterima dan layak diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Komentar rasialis yang dilontarkan Senator Paraguay Celeste Amarilla kepada Kylian Mbappe benar-benar menjijikkan dan tidak dapat diterima," tulis FFF. "Ucapan tersebut merupakan tindakan kriminal dan tercela. Perkara ini harus diproses, baik di sini maupun di tempat lain."

FFF juga menyatakan dukungan penuh kepada Mbappe, seluruh pemain tim nasional Prancis, serta semua korban rasisme. Federasi menegaskan perjuangan melawan diskriminasi tetap menjadi prioritas, terlebih ini merupakan Piala Dunia kedua secara beruntun ketika Mbappe menjadi sasaran pelecehan rasial setelah insiden serupa terjadi seusai final Piala Dunia 2022.

Sumber: Sports Illustrated

LATEST UPDATE