Rapor Pemain Italia dalam Kemenangan 3-1 vs Estonia: Tonali Memimpin Orkestra
Gia Yuda Pradana | 12 Oktober 2025 07:28
Bola.net - Timnas Italia terus melaju di jalur kemenangan bersama Gennaro Gattuso. Gli Azzurri menundukkan Timnas Estonia 3-1 di Tallinn dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Hasil ini menandai tiga kemenangan beruntun sejak Gattuso resmi duduk di kursi pelatih.
Laga berjalan ideal bagi Italia. Moise Kean langsung membuka skor di menit ke-4, disusul gol Mateo Retegui di menit ke-38 dan Francesco Pio Esposito pada menit ke-74. Estonia hanya mampu memperkecil kedudukan lewat Rauno Sappinen dua menit berselang, setelah Gianluigi Donnarumma melakukan kesalahan fatal di area sendiri.
Italia tampil agresif, dominan, dan penuh intensitas—ciri khas tim asuhan Gattuso. Walau sempat membuang peluang termasuk kegagalan penalti Retegui, kemenangan ini memperkuat posisi mereka di klasemen sementara Grup I.
Lebih dari sekadar tiga poin, performa Gli Azzurri kali ini menunjukkan perubahan nyata. Ada semangat baru, ada arah yang jelas, dan ada gairah yang terasa dalam setiap duel dan tekel.
Tonali Pimpin Orkestra Lini Tengah, Dimarco dan Calafiori Gemilang
Sandro Tonali menjadi bintang utama malam itu. Gelandang Newcastle tersebut menampilkan performa elegan dan efisien, mengingatkan publik pada generasi emas gelandang Italia di masa lalu. Dengan rating 8,5, Tonali tampil menonjol dalam distribusi bola dan tekanan tanpa henti.
Nicolo Barella juga menunjukkan peran penting di lini tengah, tapi kali ini bermain lebih tenang dibanding rekannya. Ia menjaga ritme permainan Italia agar tetap stabil, sebelum akhirnya digantikan Davide Frattesi pada menit ke-77.
Di lini belakang, Riccardo Calafiori dan Federico Dimarco mencuri perhatian. Calafiori tampil dominan di udara dan semakin nyaman dengan peran barunya di bawah Gattuso. Sementara itu, Dimarco terus menjadi ancaman di sisi kiri, rajin naik-turun dan memberi assist untuk gol pembuka Kean.
Pio Esposito Mencuri Panggung, Donnarumma Jadi Catatan
Moise Kean mencetak gol cepat sebelum cedera dan digantikan oleh Francesco Pio Esposito, yang justru menjadi kejutan menyenangkan. Pemain muda Inter Milan itu tampil percaya diri dan menutup laga dengan gol debutnya bersama tim senior.
Mateo Retegui menebus kegagalannya dari titik putih dengan sebuah gol, sementara Riccardo Orsolini tampil tajam dan memberi kontribusi nyata dengan satu assist. Meskipun begitu, Giacomo Raspadori tampak tenggelam dan digantikan lebih awal oleh Leonardo Spinazzola.
Satu-satunya noda dalam malam sukses Italia datang dari Donnarumma. Kiper nomor satu Italia itu sempat tak banyak mendapat ancaman, tetapi melakukan blunder yang membuat Estonia mencetak gol hiburan. Dengan rating 4,5, penampilannya kali ini menjadi pengingat bahwa fokus dan konsentrasi tetap penting, bahkan dalam laga yang tampak mudah.
Rapor Pemain Italia vs Estonia
- Gianluigi Donnarumma: 4,5 - Blunder fatal yang memberi Estonia gol hiburan.
- Riccardo Calafiori: 7,5 - Kuat di udara, solid di lini belakang, dan percaya diri dalam peran barunya.
- Alessandro Bastoni: 6,5 - Bermain aman dan efektif tanpa banyak kesalahan.
- Giovanni Di Lorenzo: 6,5 - Tampil rapi meski bermain di posisi berbeda dari biasanya.
- Federico Dimarco: 7,5 - Penuh energi di sisi kiri dan mencatatkan satu assist.
- Sandro Tonali: 8,5 - Pengatur tempo terbaik di lapangan, tampil sangat dominan.
- Nicolo Barella: 7 - Stabil dan konsisten di lini tengah.
- Riccardo Orsolini: 7,5 - Menyumbang assist dan tampil agresif.
- Moise Kean: 7 - Mencetak gol cepat sebelum cedera.
- Francesco Pio Esposito: 7,5 - Gol debut untuk tim senior, menunjukkan potensi besar.
- Mateo Retegui: 7,5 - Gagal penalti, tetapi menebusnya dengan gol.
- Giacomo Raspadori: 6 - Kurang menonjol sebelum digantikan.
- Andrea Cambiaso: 6 - Masuk sebagai pengganti, tampil cukup solid.
- Leonardo Spinazzola: 7 - Memberi dampak positif setelah masuk.
- Bryan Cristante: N/A - Bermain terlalu singkat untuk dinilai.
- Davide Frattesi: N/A - Tidak cukup lama di lapangan.
- Pelatih Gennaro Gattuso: 7 - Mulai menemukan bentuk permainan ideal dan memberi ruang bagi pemain muda.
Gattuso dan Sentuhan yang Mulai Terasa
Dalam tiga laga, Italia bukan hanya menang—mereka juga mulai bermain dengan identitas baru. Intensitas, determinasi, dan rasa lapar terlihat jelas di lapangan. Formasi serta pendekatan taktik Gattuso membuat pemain tampil lebih bebas mengekspresikan diri tanpa kehilangan struktur permainan.
Gattuso pantas mendapat nilai 7. Ia membaca laga dengan baik, membuat pergantian tepat waktu, dan memberi ruang bagi pemain muda untuk berkembang. Seiring berjalannya waktu, kejelasan arah permainan dan mentalitas baru yang ia tanam bisa menjadi fondasi kebangkitan Gli Azzurri.
Italia belum sempurna, tetapi di bawah Gattuso, mereka terlihat hidup kembali.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Rapor Pemain Barcelona vs Rayo Vallecano: Yamal Kembali Menggila
Liga Spanyol 1 September 2026, 09:21
LATEST UPDATE
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
-
Prediksi Chelsea vs Hull City 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 12:51
-
Deco Ungkap Alasan Barcelona Rela Bayar Mahal untuk Anthony Gordon
Liga Spanyol 11 September 2026, 12:35
-
Kobbie Mainoo Pamer Kelas Saat MU Bungkam Sabah FK 4-0
Liga Champions 11 September 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

