Tanpa Cari Kambing Hitam, Locatelli Akui Dosa Terbesarnya di Timnas Italia
Afdholud Dzikry | 15 Oktober 2025 10:52
Bola.net - Gelandang Timnas Italia, Manuel Locatelli, membuat sebuah pengakuan yang jujur dan langka. Ia secara terbuka mengakui bahwa masalah konsistensi telah menjadi problem terbesar dalam kariernya.
Pernyataan ini disampaikannya setelah membantu Italia mengamankan tiket play-off Piala Dunia 2026. Dalam laga tersebut, Locatelli kembali dipercaya tampil sebagai starter.
Tanpa mencari alibi atau kambing hitam, pemain Juventus ini menerima sepenuhnya kesalahan atas performanya yang kerap naik turun. Ia merasa kini telah mencapai level kedewasaan yang baru.
Ini adalah kisah tentang introspeksi seorang bintang. Sebuah pengakuan yang menunjukkan karakter dan kesiapannya untuk menjadi pilar utama Azzurri di masa depan.
Naik Turun Karier di Timnas Italia
Perjalanan Manuel Locatelli bersama skuad Azzurri memang tidak selalu mulus. Ia mengalami fase naik dan turun, di mana ia terkadang menjadi andalan dan tak jarang pula tersisih sepenuhnya dari tim.
Dalam laga melawan Israel, ia kembali mendapatkan kepercayaan penuh. Locatelli dipercaya turun sejak awal setelah pelatih mengubah sistem permainan dari 4-3-3 menjadi 3-5-2.
"Saya memiliki masalah dengan konsistensi dalam karier saya," ujar Locatelli kepada Sky Sport Italia dan RAI Sport.
"Saya menerima kesalahan itu tanpa alibi. Saya telah mencapai kedewasaan sekarang," sambungnya.
Titik Balik Locatelli
Setelah melalui berbagai fase sulit, Locatelli kini merasa berada di titik terbaik dalam kariernya. Ia tidak hanya matang secara teknis, tetapi juga secara mental.
Pemain berusia 27 tahun ini merasa lebih bahagia dan siap untuk terus melanjutkan momentum positifnya. Ia bertekad untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi andalan di lini tengah Italia.
"Saya merasa bahagia dan ingin terus seperti ini," tegas Locatelli.
Peran Penting Kepercayaan dari Pelatih
Di balik rasa percaya dirinya yang baru, ada peran besar dari sang pelatih, Gennaro Gattuso. Locatelli merasa bahwa kepercayaan yang diberikan Gattuso menjadi suntikan energi yang luar biasa baginya.
Ia bisa merasakan bahwa sang pelatih benar-benar mengandalkannya. Hal inilah yang membuatnya bisa tampil lebih lepas dan menunjukkan kualitas terbaiknya di atas lapangan.
"Kami tentu mengalaminya dengan lebih baik sekarang, pelatih membawa banyak energi positif. Dia percaya pada saya dan saya merasakannya," ungkapnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelandang Juventus Ini Jadi Pengganti Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 7 Februari 2026, 16:47
-
Rating Pemain Juventus saat Tampil Solid di Semua Lini untuk Hancurkan Napoli
Liga Italia 26 Januari 2026, 10:40
-
Juventus vs Napoli: Statistik dan Fakta Menarik Jelang Duel 2 Tim Papan Atas
Liga Italia 25 Januari 2026, 06:00
-
Juventus Memang Sempat Kesulitan Menghadapi Benfica
Liga Champions 23 Januari 2026, 03:29
LATEST UPDATE
-
Otomotif 1 Maret 2026, 16:08

-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 1 Maret 2026, 16:04
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 1 Maret 2026, 16:02
-
Skuad Manchester United Dukung Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
Liga Inggris 1 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21












