Tatap Piala Dunia Keempat, Son Heung-Min Merasa Seperti Anak Kecil Lagi
Afdholud Dzikry | 11 Juni 2026 10:36
Bola.net - Kapten Timnas Korea Selatan, Son Heung-Min, bersiap menambah babak penting dalam karier internasionalnya saat memimpin tim menghadapi Ceko pada laga pembuka Grup A Piala Dunia. Pertandingan itu akan digelar di Estadio Guadalajara pada Jumat (12/6/2026), dan menjadi langkah awal Korea Selatan dalam perburuan hasil terbaik di turnamen.
Edisi kali ini menjadi penampilan keempat Son di ajang sepak bola paling bergengsi dunia. Penyerang LAFC itu tetap menjadi figur sentral dalam skuad Taegeuk Warriors, sosok yang diharapkan mampu memimpin tim baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dengan koleksi 144 caps, Son merupakan pemain paling berpengalaman di skuad saat ini. Selama lebih dari satu dekade, ia menjadi andalan Korea Selatan dan unggul jauh dari rekan setim terdekatnya, Lee Jae-Sung.
Meski akan berusia 34 tahun bulan depan, semangat Son tidak menunjukkan tanda-tanda menurun. Antusiasmenya terlihat jelas dalam konferensi pers pralaga pada Rabu, ketika ia berbicara tentang kesempatan kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Jiwa Muda Son Heung-min

Pengalaman panjang di level tertinggi tidak membuat Son kehilangan rasa antusias terhadap turnamen besar. Justru sebaliknya, atmosfer Piala Dunia masih mampu membangkitkan gairah yang sama seperti saat ia pertama kali memimpikannya.
Selain menjaga motivasinya sendiri, penyerang LAFC itu juga memperhatikan kondisi mental rekan-rekan setimnya. Menurutnya, persiapan yang berjalan baik membuat suasana tim sangat positif dan memberi keyakinan bahwa Korea Selatan siap menghadapi pertandingan perdana.
"Saya sangat senang bisa kembali ke lapangan Piala Dunia, sesuatu yang saya impikan sejak usia sangat muda. Baik itu Piala Dunia pertama atau keempat saya, saya merasa seperti anak laki-laki lagi, ini adalah panggung impian," kata Son Heung-Min.
"Atmosfernya, sejak awal sekarang, tidak ada masalah sama sekali. Dan setiap kali saya melihat rekan-rekan setim bekerja keras untuk tim, untuk Korea, terkadang saya bahkan harus menenangkan mereka," tambahnya.
Tantangan di Laga Perdana
Korea Selatan datang dengan catatan yang belum sepenuhnya memuaskan. Mereka gagal memenangkan pertandingan pembuka dalam tiga edisi terakhir, sebuah tren yang ikut berkontribusi pada kegagalan lolos dari fase grup pada 2014 dan 2018.
Situasi itu sedikit berubah pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, Korea Selatan berhasil menembus babak 16 besar setelah meraih kemenangan dramatis atas Portugal lewat gol menit ke-91 yang lahir dari assist Son.
"Ketika berbicara tentang pentingnya pertandingan pertama, saya tidak hidup untuk hari esok. Hari ini adalah hari terpenting bagi saya dan saya perlu mengembangkan diri saya sendiri, hari ini saya akan fokus pada latihan," jelas Son Heung-Min.
"Kami memiliki tiga pertandingan selama babak penyisihan grup dan setiap pertandingan akan sangat penting. Kami akan bermain demi hidup kami dan kami akan mencoba melampaui kapasitas serta kemampuan kami," tegasnya.
Misi Penebusan Dosa Hong Myung-Bo
Turnamen ini juga memiliki makna khusus bagi pelatih kepala Hong Myung-Bo. Ia kembali memimpin tim nasional dengan membawa pengalaman dan pelajaran dari masa yang tidak mudah dalam karier kepelatihannya.
Hong sebelumnya menangani Korea Selatan pada Piala Dunia 2014, ketika tim hanya mengumpulkan satu poin. Hasil itu menjadi pencapaian terburuk negara tersebut di turnamen sejak 1998. Kini, setelah melewati perjalanan panjang, ia menilai skuad yang dimilikinya datang dengan persiapan yang jauh lebih matang.
"Saya sangat merasa terhormat ini adalah Piala Dunia kedua saya sebagai pelatih kepala. Pada tahun 2014, kami mengalami kegagalan, tetapi sejak saat itu hingga hari ini, kami telah mengumpulkan banyak pengalaman dan kami mempersiapkan diri dengan baik untuk Piala Dunia ini," ungkap Hong Myung-Bo.
"Anda tidak pernah bisa mengharapkan bagaimana hasilnya nanti, jadi saya hanya berharap para pemain saya akan menikmati pertandingan besok," pungkas Myung-Bo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
-
Paul Pogba Menuju MLS? Deretan Klub Ini Punya Alasan untuk Merekrutnya
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 09:59
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
-
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Agustus 2026, 15:40
-
Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 20:04
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



