Kisah Xabi Alonso: Tinggalkan Real Madrid untuk Guardiola, Saksikan Kekuatan Jurgen Klopp
Richard Andreas | 17 November 2019 17:40
Bola.net - Xabi Alonso menyebut nama Pep Guardiola di balik keputusannya meninggalkan Real Madrid untuk Bayern Munchen beberapa tahun lalu. Jika tidak ada Pep, Alonso mungkin bakal bertahan di Madrid lebih lama.
Kala itu, Alonso sudah melewati lima tahun luar biasa di Santiago Bernabeu. Kemudian dia membuat keputusan kontroversial ketika mengajukan permintaan transfer ke Bayern pada tahun 2014.
Alonso meninggalkan Madrid hanya tiga bulan setelah menyumbangkan tenaganya pada perjalanan meraih trofi Liga Champions. Lalu dia menghabiskan tiga tahun di Jerman sebelum akhirnya memutuskan pensiun.
Tidak banyak pemain yang benar-benar mau meninggalkan klub sebesar Madrid untuk pindah ke klub lain, bahkan yang sebesar Bayern. Apa alasan Alonso? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ada Guardiola!
Bagi Alonso, hanya ada satu alasan kuat untuk meninggalkan Madrid saat itu: Guardiola di Bayern. Dia mengaku sangat penasaran dengan cara kerja pelatih genius tersebut.
"Saya sangat penasaran untuk mencari tahu rahasianya [Guardiola]. Dia punya antusiasme natural yang tidak habis-habis. Musim sepak bola berjalan panjang, tapi Pep tampak tidak pernah lelah sampai akhir," kata Alonso kepada The Athletic via Goal internasional.
"Dia selalu waspada, selalu siap. Bagi para pemain, mungkin sikap itu memberi kami tenaga ekstra pada momen-momen yang paling penting."
Menderita
Uniknya, ternyata tidak hanya Guardiola yang mengajarkan sesuatu pada Alonso. Di sisi negara Jerman lainnya, ada tim bernama Borussia Dortmund yang juga luar biasa. Saat itu, Dortmund bermain di level tinggi di bawah Jurgen Klopp.
"Saya tidak bisa menikmati pertandingan melawan mereka [Dortmund] sebab mereka membuat segalanya begitu intens, Anda nyaris hancur," sambung Alonso.
"Seakan-akan mereka ingin mengurung Anda. Dia [Klopp] ingin menjebak Anda. Ada tekanan intens yang begitu rapi. Saya selalu tertekan sepanjang pertandingan."
"Namun, saya menikmati suasananya sebab pertandingan lawan mereka sangat penting. Tantangan mengalahkan Dortmund benar-benar besar," tutupnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Kompak di Lapangan, 'Trio Firmansah' Ternyata Bicara Pakai Bahasa yang Berbeda
- Liverpool Berpotensi Kehilangan 4 Pemain Pasca Jeda Internasional
- Sadio Mane yang Rendah Hati, Bantu Petugas Timnas Senegal Angkat Air Mineral
- Casillas Anggap Tidak Logis Jika Ronaldo Raih Ballon d'Or
- Lawan Kosovo, Inggris Takkan Ditemani Henderson dan Joe Gomez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 07:51
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00











