Setien-ball di Barcelona, Sudah Bekerja Sempurna atau Masih Ambyar?
Asad Arifin | 11 Februari 2020 10:49
Bola.net - Barcelona di bawah kendali Quique Setien mampu tampil dominan dalam hal penguasaan bola. Namun, Barcelona acap kali kesulitan meraih kemenangan. Setien-ball sudah berjalan sempurna atau masih ambyar?
Quique Setien datang ke Barcelona dengan ide yang jelas. Pelatih 61 tahun ingin membawa Barcelona tampil agresif, menguasai pertandingan dan menyajikan pertandingan yang apik setiap laga.
Hasilnya, pada tiga laga awal, klub asal Catalan kesulitan saat bersua Granada dan Ibiza. Lalu, Barcelona kalah dari Valencia. Tiga laga awal tersebut tidak memberi kesan yang impresif.
Barcelona sempat bangkit ketika menang atas Leganes dan Levante, tetapi kembali mendapat kritik usai kalah dari Athletic Bilbao. Terbaru, Barcelona menang susah payah atas Real Betis.
Bergantung pada Lionel Messi
Jurnalis Marca, David Sanchez, tidak memungkiri bahwa Lionel Messi masih menjadi sosok sentral bagi Barcelona. Di laga kontra Real Betis, andai tanpa Lionel Messi, Barcelona bakal kesulitan.
Lionel Messi memang tidak mencetak gol ke gawang Betis, tetapi pemain berusia 32 tahun tersebut mencatat hattrick assist. Messi memberi umpan untuk memudahkan Frenkie de Jong, Sergio Busquets dan Clement Lenglet mencetak gol.
"Messi menyamar menjadi gelandang, dia nampak muak harus melewati lawan. Dia membuat tiga assist dan membawa Barcelona meraih tiga poin," kata David Sanchez dikutip dari Marca.
Satu hal lain yang bekerja dengan baik, Barcelona efektif dalam bola mati. Bukan tendangan bebas langsung, tetapi dua gol Barcelona tercipta dari bola mati. Catatan ini dinilai bisa menjadi modal positif untuk Barcelona.
"Sudah waktunya Barcelona memaksimalkan cara ini untuk mencetak gol, mereka punya sumber daya untuk melakukannya," sambungnya.
Sisi Ambyar Barcelona
David Sanchez menilai pemain Los Cules sudah mulai merangkul Setien-ball dengan baik. Namun, masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Barcelona masih ambyar, baik di level kolektif maupun individu.
"Kekacauan adalah DNA dari tim Quique Setien. Tidak ada yang bisa diandalkan di lini belakang," ucap David Sancez.
Terkait performa buruk pemain belakang, Samuel Umtiti menjadi sosok yang paling disorot. Tampil sebagai pengganti Gerard Pique yang cedera, bek tengah asal Prancis bermain buruk dan dianggap tidak layak menjadi pemain inti.
Selain itu, Antoine Griezmann juga menjadi sorotan.
"Entah dia belum cocok dengan sistem Barcelona atau dia belum cocok dengan rekan satu timnya, tetapi perasaan saya adalah bahwa Antoine Griezmann semakin buruk dibanding laga yang sudah dilalui," kata David Sanchez.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
Pemain Terbaik Berikutnya Lebih Mirip Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi?
Pelatih Ajax Amsterdam Kritik Peran Baru Frenkie de Jong di Barcelona
Di Balik Magis Lionel Messi: Bobroknya Lini Pertahanan Barcelona
Hanya Barcelona dan Real Madrid yang Juara, Pemain Bilbao: Kami Bosan
Hanya Ada Satu Lionel Messi, Siapa Penerusnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

