5 Pemain Ini Jadi Kesayangan Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-22
Aga Deta | 8 Oktober 2019 10:01
Bola.net - Timnas Indonesia U-22 terus mematangkan persiapan untuk bertarung di SEA Games 2019. Pelatih Indra Sjafri sudah memanggil 30 pemain untuk menjalani pemusatan latihan di Bogor sejak 1 hingga 6 Oktober 2019.
Pemusatan latihan itu dilakukan sebagai persiapan menuju SEA Games 2019. Namun, sebelum bertempur di Pesta Olahraga Antarnegara Asia Tenggara itu, Timnas Indonesia U-22 lebih dulu akan menguji kekuatan di turnamen CFA Team China Chongqing Three Gorges Bank Cup International Football 2019.
Turnamen tersebut akan digelar di China pada 7-13 Oktober 2019. Nantinya, hanya ada maksimal 24 pemain yang diboyong untuk tampil di turnamen tersebut.
Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi lawan-lawan tangguh di turnamen tersebut. Mereka akan menantang Arab Saudi (9/10/2019), China (11/10/2019) dan Yordania (13/10/2019).
Sebagai tolok ukur kesiapan SEA Games, Indra Sjafri tentu akan membawa skuat terbaik ke turnamen tersebut. Dari daftar 30 nama yang ada, sejatinya sudah bisa diprediksi siapa saja yang akan diboyong ke CFA Team China Chongqing Three Gorges Bank Cup International Football 2019.
Wajah-wajah lama yang sejatinya merupakan pemain kesayangan Indra Sjafri diprediksi bakal masuk Skuat Indonesia U-22. Lantas, siapa saja pemain-pemain tersebut?
Berikut ini lima pemain kesayangan Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-22 seperti dilansir Bola.com:
Nurhidayat Haji Haris

Nama Nurhidayat Haji Haris pertama kali didengar publik ketika masuk Timnas Indonesia U-18 asuhan Indra Sjafri untuk Piala AFF U-18 2017. Ketika itu, Nurhidayat berusia 18 tahun dan menjadi bagian dari PSM Makassar.
Ketertarikan Indra Sjafri terhadap Nurhidayat tak terlepas dari penampilan apik sang pemain di posisi belakang. Faktor itulah yang membuat pemain asal Makassar, Sulawesi Selatan, itu kerap dibawa Indra Sjafri.
Bahkan, ketika Indra Sjafri dipercaya menukangi Timnas Indonesia U-22, Nurhidayat kerap menjadi salah seorang pemain yang selalu dipanggil. Hal itu sudah dibuktikan pada Piala AFF U-22 2019 dan Kualifikasi Piala AFC U-23 2020.
Firza Andika

Sama seperti Nurhidayat, Firza Andika bisa dibilang menjadi pemain kesayangan Indra Sjafri. Memulai debut di Timnas Indonesia U-18, Firza Andika selalu dipercaya menghuni posisi bek kiri.
Memiliki postur 170 cm, Firza Andika menjadi salah seorang bek yang kerap menyulitkan lawan. Faktor itulah yang membuat Indra Sjafri gemar memanggil sang pemain ke Timnas Indonesia asuhannya.
Firza Andika juga menjadi bagian dari skuat juara Piala AFF U-22 2019. Pemain asal Medan, Sumatra Utara, itu pun juga masuk 30 pemain yang dipersiapkan sebagai proyeksi Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2019.
Asnawi Mangkualam Bahar

Asnawi Mangkualam Bahar ternyata sudah lebih dulu dikenal Indra Sjafri ketimbang Firza Andika dan Nurhidayat. Pemain asal Makassar itu sudah masuk skuat Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-18 pada Piala AFF 2016.
Ketika itu, Asnawi masih berusia 16 tahun. Namun, penampilan apiknya membuat Indra Sjafri terkesima.
Asnawi merupakan tipikal gelandang tangguh yang kerap menjadi motor serangan. Kelebihan itulah yang membuat Indra Sjafri selalu memanggil sang pemain ke Timnas Indonesia asuhannya.
Witan Sulaeman

Witan Sulaeman pertama kali diperkenalkan Indra Sjafri ketika masuk Timnas Indonesia U-18 pada Piala AFF 2017. Keputusan yang cukup berani diambil Indra Sjafri ketika memanggil Witan pada usia 15 tahun.
Witan menjadi pemain paling muda yang dipanggil Indra Sjafri ketika itu. Meski demikian, kenyataannya sang pemain mampu bersaing dan merebut hati Indra Sjafri.
Sejak saat itu, Witan Sulaeman selalu menjadi andalan Indra Sjafri di lini tengah. Selain andal dalam memberikan assist, pemain asal Palu, Sulawesi Tengah, itu juga bisa diandalkan dalam urusan mencetak gol.
Egy Maulana Vikri

Predikat pemain paling kesayangan Indra Sjafri jatuh pada Egy Maulana Vikri. Maklum, Indra Sjafri sudah mengenal sang pemain sejak usia 12 tahun.
Cerita bermula ketika Indra Sjafri menemukan potensi Egy Maulana Vikri dalam Festival FIFA Grassroot 2012 di Medan. Ketika melihat bakat Egy, Indra langsung jatuh cinta.
Sejak saat itu, Egy selalu masuk Timnas Indonesia asuhan Indra Sjafri. Bahkan, skema permainan yang diandalkan Indra Sjafri selalu bermuara di Egy Maulana Vikri.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Editor Aning Jati
Published: 6 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20











