Tatap Semifinal, Indonesia Fokus Pada Pemulihan Pemain
Editor Bolanet | 17 Desember 2013 14:36
- Tim nasional Indonesia U-23 berhasil lolos ke semifinal dengan status runner-up usai mengalahkan dengan skor 1-0 di Stadion Thuwunna, Myanmar, Senin (16/12) malam.
Di fase semifinal, Garuda Muda akan menghadapi pemenang laga di Grup B antara Malaysia kontra Vietnam yang berlangsung Selasa (17/12) sore ini. Pelatih Rahmad Darmawan pun memberikan analisanya mengenai dua calon lawannya di semifinal tersebut.
Vietnam merupakan tim yang bagus dan memiliki permainan cepat serta bola pendek. Sedangkan Malaysia, bagus dalam hal organisasi permainan dan bola atas. Kami tidak bisa memilih siapa calon lawannya, sebab mereka punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, ungkap pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.
Harus diakui, performa kami kini terus meningkat sejak laga kedua. Semoga, tidak berhenti sampai di sini dan bisa sampai ke semifinal. Sekarang, saya hanya fokus pada pemulihan dan konsentrasi melawan Malaysia atau Vietnam, kata pelatih klub Persebaya Surabaya tersebut.
Ketika menghadapi Myanmar, RD -sapaan Rahmad Darmawan berpandangan skuadnya mampu menyuguhkan performa terbaik.
Hal tersebut juga dirasakan RD sejak laga kedua. Dalam laga lawan Myanmar, RD menurunkan Yandi Sofyan dan Fandi Eko Utomo sekaligus. Namun, masing-masing penyerang tersebut memiliki tugas berbeda.
Yandi Sofyan itu tinggi dan kuat di bola atas. Sementara Fandi Eko, kuat dalam dribble. Mereka kompak mencari posisi, sekaligus memberikan lebih banyak opsi. Ketika serangan tidak bisa lewat sayap, lini tengah bisa melakukan variasinya, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Di fase semifinal, Garuda Muda akan menghadapi pemenang laga di Grup B antara Malaysia kontra Vietnam yang berlangsung Selasa (17/12) sore ini. Pelatih Rahmad Darmawan pun memberikan analisanya mengenai dua calon lawannya di semifinal tersebut.
Vietnam merupakan tim yang bagus dan memiliki permainan cepat serta bola pendek. Sedangkan Malaysia, bagus dalam hal organisasi permainan dan bola atas. Kami tidak bisa memilih siapa calon lawannya, sebab mereka punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, ungkap pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.
Harus diakui, performa kami kini terus meningkat sejak laga kedua. Semoga, tidak berhenti sampai di sini dan bisa sampai ke semifinal. Sekarang, saya hanya fokus pada pemulihan dan konsentrasi melawan Malaysia atau Vietnam, kata pelatih klub Persebaya Surabaya tersebut.
Ketika menghadapi Myanmar, RD -sapaan Rahmad Darmawan berpandangan skuadnya mampu menyuguhkan performa terbaik.
Hal tersebut juga dirasakan RD sejak laga kedua. Dalam laga lawan Myanmar, RD menurunkan Yandi Sofyan dan Fandi Eko Utomo sekaligus. Namun, masing-masing penyerang tersebut memiliki tugas berbeda.
Yandi Sofyan itu tinggi dan kuat di bola atas. Sementara Fandi Eko, kuat dalam dribble. Mereka kompak mencari posisi, sekaligus memberikan lebih banyak opsi. Ketika serangan tidak bisa lewat sayap, lini tengah bisa melakukan variasinya, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









