Musim Penuh Ironi Tottenham: Puncak Eropa di Tengah Kegagalan Domestik
Richard Andreas | 22 Mei 2025 13:57
Bola.net - Tottenham Hotspur mengakhiri musim 2024/2025 dengan pencapaian yang mengejutkan. Klub ibukota Inggris itu sukses menjadi juara Liga Europa setelah mengalahkan Manchester United 1-0 pada laga final di Stadion San Mames, Bilbao, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB. Brennan Johnson menjadi pahlawan kemenangan dengan mencetak gol tunggal di menit ke-42.
Prestasi ini terasa sangat berarti bagi Spurs. Selain menjadi trofi pertama mereka dalam 17 tahun terakhir, gelar Liga Europa sekaligus menjadi penghibur atas kinerja buruk di Premier League. Tottenham diprediksi akan menempati posisi ke-17 klasemen akhir, hanya selangkah di atas zona merah degradasi.
Pertentangan antara kesuksesan di Eropa dan keterpurukan di liga domestik menjadikan musim ini sebagai salah satu yang paling paradoks dalam catatan sejarah klub. Spurs tampil payah di kompetisi lokal, namun justru gemilang di ajang benua.
Dua Wajah yang Bertolak Belakang
Sepanjang musim ini, Tottenham gagal menunjukkan performa stabil di Premier League. Rentetan hasil negatif membuat mereka terperosok ke dasar klasemen, bahkan sempat terancam terdegradasi sebelum akhirnya menyelamatkan diri di posisi ke-17.
Namun kisah berbeda terukir di Liga Europa. Di bawah komando Ange Postecoglou, Spurs tampil perkasa sejak fase grup hingga babak knockout. Mereka sukses melibas sejumlah tim kuat seperti AZ Alkmaar dan Eintracht Frankfurt.
Final di Bilbao menjadi momen pembuktian. Meski United menguasai permainan, Spurs bermain efektif dan mencetak gol penentu melalui serangan balik cepat. Keberhasilan ini berbanding terbalik dengan nasib tragis mereka di kompetisi domestik.
Proyeksi Tottenham ke Depan

Gelar Liga Europa telah mengubah narasi musim Tottenham dari kegagalan menjadi keberhasilan. Selain trofi, kemenangan ini juga mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan - sesuatu yang mustahil diraih melalui prestasi liga. Hal ini akan berdampak signifikan pada strategi rekrutmen dan rencana jangka panjang klub.
Meski demikian, performa buruk di Premier League tetap menjadi pekerjaan rumah. Manajemen dipastikan akan melakukan kaji ulang menyeluruh, baik terhadap komposisi skuad maupun strategi kepelatihan, untuk menghindari pengulangan kesalahan di musim mendatang.
Kesuksesan di Eropa membuktikan bahwa Spurs memiliki modal yang kuat. Tantangan berikutnya adalah menciptakan tim yang tidak hanya kompetitif di turnamen, tetapi juga konsisten di liga domestik.
Jangan Lewatkan!
Dari Qatar ke Bilbao: Perjalanan Trofi Cristian Romero Bersama Messi, Argentina, dan Tottenham
Final Europa 2025: 5 Pemain MU yang Tampil Mengecewakan Siapa Saja?
Begini Cara Spurs Tundukkan MU di Final Europa Analisis Taktik Skuad Postecoglou
10 Tahun Penantian, 1 Trofi Bersejarah, dan Loyalitas Seorang Son Heung-min
MU Tak Berkutik Lawan Spurs di Final Europa Apa yang Salah di Bilbao
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Fernandes Ketikung, MU Alihkan Fokus ke Wonderkid Maroko Ini?
Liga Inggris 4 Juli 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












