FOLLOW US:


5 Faktor yang Bikin Manchester City Bakal Sikat Borussia Monchengladbach

24-02-2021 11:15

 | Dimas Ardi Prasetya

5 Faktor yang Bikin Manchester City Bakal Sikat Borussia Monchengladbach
Liga Champions, Borussia Monchengladbach vs Manchester City © Bola.net

Bola.net - Manchester City dan Borussia Monchengladbach akan bersua di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020-21, Kamis (25/02/2021) dini hari WIB.

Duel kali ini tak akan dihelat di markas Gladbach di Jerman. Pertandingan bakal diungsikan ke Puskas Arena, Budapest, Hungaria.

Kedua tim terakhir kali bersua pada musim 2016-17 silam. Saat itu mereka sama-sama menempati Grup C.

Di pertemuan pertama di Jerman, Gladbach mampu menahan City. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Di pertemuan kedua di Manchester, Gladbach tak berkutik sama sekali. City berhasil menggilas mereka dengan skor telak 4-0.

Kini keduanya bersua untuk pertama kali di fase knockout alias sistem gugur. Gladbach akan jadi tuan rumah lebih dahulu.

Namun Man City jelas difavoritkan untuk jadi pemenang di laga ini. Ada lima alasan mengapa mereka diyakini bakal menang.

Apa saja itu? Simak ulasannya berikut ini Bolaneters.

1 dari 5

Rekor Pertemuan Memihak Manchester City

Kedua tim total sudah bertemu sebanyak delapan kali. Namun empat di antaranya tersaji saat kompetisi berjalan dalam format baru.

Dalam format baru itu, Manchester City sama sekali tak pernah tersentuh kekalahan oleh Borussia Monchengladbach. Rinciannya, tiga kali menang dan sekali imbang.

Dua pertemuan pertama tersaji di Grup D UCL musim 2015-16. Di pertemuan pertama di Manchester, City langsung menyapa Gladbach dengan kemenangan 4-2.

Di pertemua keduanya di Jerman, Gladbach kembali tumbang. Kali ini dengan skor 1-2.

Pertemuan ketiga berlangsung di musim 2016-17. Mereka bersua di Grup C. Di pertemuan pertama di Jerman, duel berakhir dengan skor 1-1.

Di pertemuan kedua di Inggris, Man City mengamuk. Mereka membantai Gladbach 4-0.

2 dari 5

Manchester City Sedang On Fire!

Manchester City sedang on fire saat ini. Mereka tak terkalahkan dalam 26 laga terakhirnya di semua ajang kompetisi. Bahkan mereka memenangkan 18 laga terakhirnya.

City terakhir kali merasakan kekalahan pada 22 Oktober 2020 lalu. Saat itu mereka dijegal oleh Tottenham dengan skor 2-0 di pentas Premier League di Tottenham Stadium.

Dari 26 laga itu, mereka cuma meraih hasil imbang tiga kali saja. Itu terjadi saat lawan Porto, Manchester United, dan West Brom.

3 dari 5

Catatan Gol dan Pertahanan Man City di UCL

Manchester City termasuk produktif di Liga Champions. Dari 19 laga terakhirnya di kompetisi eropa, mereka total telah mengemas 48 gol.

Di laga terakhirnya di UCL di fase grup kemarin, Man City menghajar Marseille dengan skor 3-0.

Produktivitas lini serang diimbangi kokohnya lini belakang. Dalam lima laga terakhirnya di UCL, City selalu berhasil meraih clean sheet alias tak pernah kebobolan sama sekali.

4 dari 5

Borussia Monchengladbach Sedang Limbung

Di sisi lain, Borussia Monchengladbach sedang limbung. Desember menjadi bulan terburuk di mana mereka sempat tak pernah menang dalam enam pertandingan beruntun, tiga di antaranya berakhir dengan kekalahan.

Setelah itu mereka bangkit dan tak terkalahkan dalam delapan laga beruntun. Enam diakhiri dengan kemenangan dan dua kali imbang.

Akan tetapi mereka kembali limbung. Dalam tiga laga terakhir mereka tak pernah menang lagi. Dua di antaranya berakhir dengan kekalahan dan sekali imbang. Sebelum melawan City, Gladbach ditekuk Mainz dengan skor 1-2.

Di UCL, performa mereka juga tentu buruk. Dari enam laga terakhirnya, Gladbach cuma menang dua kali. Dua kemenangan itu didapat dari tim yang sama yakni Shakhtar Donetsk. Mereka sendiri lolos ke babak 16 besar ini karena bergantung pada nasib buruk tim lain.

Performa buruk ini sendiri sudah dipastikan memakan korban. Marco Rose, pelatih Gladbach, dipastikan bakal meninggalkan klub musim panas nanti.

5 dari 5

Kembalinya Kevin De Bruyne

Manchester City sempat tak diperkuat oleh Kevin De Bruyne dalam sejumlah laga. Sebab ia mengalami cedera hamstring.

Namun pemain asal Belgia itu sudah mulai dimainkan lagi oleh Josep Guardiola. Secara perlahan ia memberikannya menit bermain melawan Everton dan Arsenal.

De Bruyne memang tampak berkarat. Namun saat lawan Arsenal ia mulai bisa menemukan ketajaman permainannya meski tak bermain penuh selama 90 menit.

City, tanpa De Bruyne, sudah menakutkan. Mereka memiliki banyak pencetak gol dari berbagai lini. Mulai dari Raheem Sterling, Ferran Torres, Phil Foden, Bernardo Silva, hingga Ilkay Gundogan.

Kini mereka akan kembali diperkuat De Bruyne. Ia akan membuat City makin tajam dengan assist-assistnya. Pemain 29 tahun itu sendiri musim ini tercatat sebagai kolektor assist terbanyak Man City di UCL (empat).

(Soccerway/Transfermarkt/WhoScored)