Kesalahan dan Hilang Fokus Jadi Bumerang bagi Chelsea

Kesalahan dan Hilang Fokus Jadi Bumerang bagi Chelsea
Pemain PSG, Desire Doue (kanan), berebut bola dengan pemain Chelsea, Moises Caicedo, dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Michel Euler

Bola.net - Chelsea menelan kekalahan 2-5 dari PSG pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Laga di Paris itu memperlihatkan bagaimana kesalahan dan hilangnya konsentrasi menghukum tim asal London tersebut.

Chelsea sebenarnya mampu mengimbangi permainan sang juara bertahan selama sebagian besar pertandingan. Namun, kesalahan fatal pada menit ke-74 membuat permainan mereka runtuh dan berujung kebobolan tiga gol tambahan.

Hasil ini membuat langkah Chelsea menuju perempat final semakin berat. Tim asuhan Liam Rosenior harus mengejar defisit tiga gol pada leg kedua jika ingin menjaga harapan lolos.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Awal Sengit: Saling Balas Gol

Awal Sengit: Saling Balas Gol

Skuad Chelsea dalam laga versus PSG di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

PSG membuka keunggulan lebih dulu melalui Bradley Barcola pada menit ke-10. Tembakan kerasnya membuat tuan rumah memimpin cepat di awal pertandingan.

Chelsea merespons dengan baik dan menyamakan kedudukan pada menit ke-28 lewat Malo Gusto. Bek kanan itu melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dihentikan kiper PSG.

Ousmane Dembele membawa PSG kembali unggul pada menit ke-40 melalui serangan balik cepat. Namun, Chelsea lagi-lagi mampu membalas lewat Enzo Fernandez pada menit ke-57.

Pertandingan berjalan terbuka hingga memasuki menit ke-70-an. Kedua tim saling menekan dan berusaha mencari gol penentu.

Kesalahan Fatal Mengubah Jalannya Laga

Kesalahan Fatal Mengubah Jalannya Laga

Momen gelandang PSG, Vitinha mencetak gol ke gawang Chelsea memanfaatkan blunder kiper Filip Jorgensen di 16 besar Liga Champions. (c) AP Photo/Michel Euler

Momen krusial terjadi pada menit ke-74 ketika kiper Chelsea Filip Jorgensen melakukan kesalahan. Vitinha memanfaatkan situasi itu untuk mencetak gol ketiga PSG.

Gol tersebut menjadi titik balik yang meruntuhkan kepercayaan diri Chelsea. Permainan yang sebelumnya seimbang berubah menjadi dominasi tuan rumah.

Chelsea sempat tampil berani menghadapi salah satu tim terbaik di Eropa selama lebih dari satu jam pertandingan. Akan tetapi, satu kesalahan cukup untuk membuka keruntuhan yang sulit dihentikan.

Beberapa pemain juga kehilangan konsentrasi di fase akhir laga. Kapten Reece James terpeleset saat ditekan Senny Mayulu dalam proses gol keempat.

PSG Menutup Laga dengan Dua Gol Menit Akhir

PSG Menutup Laga dengan Dua Gol Menit Akhir

Liam Rosenior memberi instruksi pada Reece James dalam laga PSG vs Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Khvicha Kvaratskhelia yang masuk dari bangku cadangan menutup malam buruk Chelsea. Ia mencetak dua gol pada menit ke-86 dan 90+4 untuk memastikan kemenangan telak PSG.

Gol kelima lahir ketika pertahanan Chelsea terbuka lebar. Beberapa pemain tertinggal posisi sehingga PSG mudah menembus lini belakang.

Chelsea juga menunjukkan masalah kedisiplinan di akhir laga. Pedro Neto sempat mendorong seorang ball boy setelah gol keempat PSG dan memicu keributan di lapangan.

Pemain asal Portugal itu kemudian mencoba meredakan situasi setelah pertandingan. Ia memberikan jersey kepada ball boy tersebut, tetapi potensi sanksi dari UEFA masih terbuka.

Kekalahan ini memperlihatkan dua wajah Chelsea musim ini. Mereka bisa tampil kompetitif melawan tim elite, tetapi juga mudah runtuh ketika kesalahan mulai muncul.

Sumber: BBC Sport