PSG Hajar Chelsea 5-2: Ketika Serangan Paling Mematikan di Eropa Berbicara

PSG Hajar Chelsea 5-2: Ketika Serangan Paling Mematikan di Eropa Berbicara
Winger PSG, Khvicha Kvaratskhelia merayakan golnya ke gawang Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions, 12 Maret 2026. (c) AP Photo/Michel Euler

Bola.net - PSG menunjukkan kekuatan lini depan yang luar biasa saat mengalahkan Chelsea 5-2 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Kemenangan ini memberi sang juara bertahan modal besar sebelum melakoni leg kedua di Stamford Bridge.

Pertandingan di Parc des Princes berlangsung terbuka sejak menit awal. Kedua tim saling menciptakan peluang, tetapi efektivitas serangan PSG, salah satu yang paling mematikan di Eropa, membuat perbedaan besar.

Chelsea sebenarnya mampu memberi perlawanan kuat hingga pertengahan babak kedua. Namun, kesalahan fatal kiper Filip Jorgensen memicu runtuhnya pertahanan tim tamu pada fase akhir laga.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Awal Cepat PSG dan Respons Chelsea

Awal Cepat PSG dan Respons Chelsea

Selebrasi Ousmane Dembele dalam laga PSG vs Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

PSG membuka keunggulan pada menit ke-10 lewat Bradley Barcola. Ia melepaskan tembakan keras menembus kerumunan pemain Chelsea setelah menerima bola dari situasi umpan silang Ousmane Dembele.

Chelsea merespons pada menit ke-28 melalui Malo Gusto. Bek kanan itu menuntaskan peluang setelah menerima umpan dari Enzo Fernandez dan menaklukkan kiper Matvei Safonov.

Namun, PSG kembali memimpin pada menit ke-40 lewat Dembele. Penyerang Prancis itu berlari melewati Wesley Fofana sebelum menyelesaikan peluang dengan sepakan terarah.

Chelsea Menyamakan Skor

Chelsea Menyamakan Skor

Liam Rosenior memberi instruksi pada Reece James dalam laga PSG vs Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Chelsea kembali menunjukkan karakter setelah jeda. Enzo Fernandez mencetak gol penyeimbang pada menit ke-57 setelah memanfaatkan umpan silang rendah Neto.

Gol tersebut lahir setelah Desire Doue kehilangan penguasaan bola di lini tengah. Namun, PSG segera melakukan perubahan dengan memasukkan Khvicha Kvaratskhelia beberapa menit kemudian.

Pertandingan tetap seimbang hingga memasuki menit ke-70. Akan tetapi, momentum berubah drastis setelah kesalahan dari penjaga gawang Chelsea.

Kesalahan Jorgensen Mengubah Segalanya

Kesalahan Jorgensen Mengubah Segalanya

Momen gelandang PSG, Vitinha mencetak gol ke gawang Chelsea memanfaatkan blunder kiper Filip Jorgensen di 16 besar Liga Champions. (c) AP Photo/Michel Euler

Filip Jorgensen melakukan umpan yang langsung jatuh ke kaki Bradley Barcola pada menit ke-74. Vitinha kemudian memanfaatkan situasi itu dengan lob yang melewati kiper Chelsea yang sudah keluar dari posisinya.

PSG memperlebar keunggulan pada menit ke-86 melalui aksi individu Kvaratskhelia. Ia melepaskan tembakan melengkung dari tepi kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper.

Gol terakhir datang pada masa tambahan waktu. Kvaratskhelia kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat penyelesaian tenang dari jarak dekat.

Chelsea sebenarnya tampil agresif selama sekitar 75 menit pertandingan. Namun, lini serang PSG yang sangat tajam akhirnya menjadi pembeda utama dalam duel ini.

Hasil tersebut membuat PSG unggul agregat tiga gol menjelang leg kedua. Chelsea kini menghadapi tugas berat untuk membalikkan keadaan ketika menjamu PSG di Stamford Bridge pekan depan.

Sumber: BBC Sport