
Bola.net - Tak banyak pemain yang bisa mencatatkan permainan yang hebat di atas lapangan dan menghasilkan nilai sempurna, 10, dari media terkenal asal Prancis, L'Equipe.
Pekan lalu, PSG berduel melawan Barcelona di Camp Nou di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2020-21. Ternyata Blaugrana tak bisa mengimbangi permainan sang tamu.
Barcelona ditumbangkan dengan skor 1-4. Bintang kemenangan itu adalah Kylian Mbappe.
Sang bintang tampil ganas di laga tersebut. Ia berhasil mencetak hattrick. Akan tetapi ia cuma mendapat rating 9 saja dari total 10.
Itu adalah bukti bahwa mendapat nilai 10 sangatlah sulit, apalagi dari media sekelas L'Equipe. Mereka terkenal pelit dalam memberikan nilai pada seorang pemain, khususnya nilai 10.
Sejak didirikan pada tahun 1946 silam, mereka cuma memberikan rating 10 pada 12 kesempatan untuk 11 pemain saja. Ada satu pemain yang berhasil meraih dua kali rating 10. Ya, pemain itu adalah superstar Barcelona, Lionel Messi.
Jadi siapa saja para pemain yang pernah mendapatkan rating 10 dari L'Equipe tersebut? Simak informasinya di bawah ini Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Franck Sauzee (1988)
Franck Sauzee adalah pemain pertama yang pernah menerima rating 10 tersebut. Ini terjadi pada tahun 1988 silam.
Sauzee sendiri saat itu merupakan penggawa timnas U-21 Prancis. Ia tampil luar biasa saat timnya bersua dengan timnas U-21 Yunani di leg kedua final Piala Dunia U-21.
Di pertandingan tersebut, ia mencetak dua gol sekaligus. Dua-duanya ia hasilkan melalui tendangan geledek dari luar kotak penalti. Sauzee pun berhasil membantu Prancis menang dengan skor 3-0.
Bruno Martini (1988)
Pemain yang satu ini juga berasal dari Prancis. Ia juga berstatus sebagai penggawa U-21 Les Blues saat mendapatkan rating 10.
Bruno Martini juga mencatatkan rating 10 itu di final Piala Dunia U-21 1988 silam lawan Yunani U-21. Uniknya Martini berposisi sebagai kiper.
Saat itu Martini tampil ciamik dan membantu Prancis mencatatkan clean sheet. Seperti disebut sebelumnya, Les Blues akhirnya mengalahkan Yunani dengan skor 3-0.
Oleg Salenko (1994)
Dari namanya Anda pasti bisa menebak dari mana Oleg salenko berasal. Ya, ia adalah penggawa timnas Rusia.
Salenko mencatatkan rating 10 saat membela Rusia bermain melawan Kamerun di Piala Dunia 1994 silam. Nilai sempurna itu pantas saja disematkan kepadanya.
Sebab saat itu ia berhasil mencetak lima gol sekaligus! Rusia pun berhasil membantu Kamerun dengan skor 6-1 kala itu.
Sampai saat ini belum pernah ada pemain lain yang bisa mengikuti jejak Salenko mencetak lima gol sekaligus dalam satu laga di Piala Dunia.
Lars Windfeld (1997)
Lars Windfeld berasal dari Denmark. Ia bermain di bawah mistar gawang alias seorang kiper.
Ia mencatatkan rating 10 di pertandingan antara Nantes vs Aarhus di babak pertama sistem gugur UEFA Cup musim 1997-98. Hal itu tak mengherankan karena Windfeld berhasil melakukan sejumlah aksi penyelamatan yang brilian.
Pada akhirnya, aksi-aksinya berhasil membuat Aarhus berhasil menang dengan skor 0-1 atas Nantes. Ini membuat timnya lolos ke babak berikutnya setelah di leg pertama kedua tim bermain imbang 2-2.
Lionel Messi (2010)
Setelah lama absen tak memberikan rating 10, L'Equipe akhirnya memberikan nilai sempurna pada superstar Barcelona, Lionel Messi. Mereka memberikan nilai itu saat La Pulga berduel melawan Arsenal.
Saat itu Barca berduel dengan The Gunners di Camp Nou di leg kedua babak perempat final Liga Champions. Tim Catalan tersebut berhasil meraih kemenangan telak 4-1.
Aktor utamanya siapa lagi kalau bukan Messi. Ia berhasil mencetak empat gol sekaligus ke gawang Arsenal.
Manajer Arsenal saat itu Arsene Wenger pun mengaku sangat terkesan dengan penampilan Messi, yang bisa membuat sesuatu yang mustahil jadi terwujud. "Ia seperti [pemain] PlayStation," puji Wenger.
Lionel Messi (2012)
Dua tahun kemudian, Lionel Messi beraksi lagi. Kali ini juga di pentas Liga Champions.
Lawannya yang malang kali ini adalah Bayer Leverkusen. Messi tampil sangat ganas di leg kedua babak 16 besar di Camp Nou.
Saat itu ia mencatatkan lima gol sekaligus! Barcelona pun dibantunya menang dengan skor 7-1. Secara agregat Blaugrana unggul 10-2.
Messi pun menjadi pemain pertama yang bisa mencetak lima gol sekaligus dalam satu laga di pentas Liga Champions. Selain itu, La Pulga juga jadi pemain pertama dalam sejarah L'Equipe yang bisa mendapatkan dua rating sempurna.
Robert Lewandowski (2013)
Robert Lewandowski saat itu masih bermain di Borussia Dortmund. Ia menjadi striker kelas wahid di bawah asuhan Jurgen Klopp.
Lewandowski mencatatkan rating 10 itu saat Dortmund bermain di leg pertama babak semifinal Liga Champions. Sebab ia berhasil mencetak empat gol sekaligus!
Tiga gol di antaranya ia catatkan dalam tempo 17 menit saja. Dortmund pun dibantunya menang dengan skor telak 4-1.
Usai pertandingan, Jurgen Klopp menyebut Lewandowski layaknya Robin Hood. "Itu tadi seperti Robin Hood yang mencuri dari orang-orang kaya," kelakarnya.
Carlos Eduardo (2014)
Carlos Eduardo mencatatkan rating sempurna itu saat masih bermain bagi Nice pada tahun 2014. Ia berduel melawan Guingamp.
Nice berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor telak 7-2. Berapa gol yang dicetak oleh Eduardo? Lima gol sekaligus!
Uniknya Eduardo sendiri saat itu memperkuat Nice dengan status pinjaman dari klub FC Porto. Sekarang ia berstatus sebagai pemain Shabab Al-Ahli.
Neymar (2018)
Pemain asal Brasil ini mencatatkan rating 10 saat membela PSG melawan Dijon pada tahun 2018 lalu. Saat itu kedua tim bersua di ajang Ligue 1.
Neymar tampil sensasional. Ia berhasil mencatatkan empat gol sekaligus!
Tak cuma itu, Neymar juga menambahkan dua buah assist. PSG dibawanya menang telak 8-0 atas Dijon.
Dusan Tadic (2019)
Dusan Tadic meraih poin sempurna itu saat berseragam Ajax Amsterdam. Kala itu Ajax bersua dengan Real Madrid di pentas Liga Champions.
Tepatnya di leg kedua babak 16 besar. Ia membantu Ajax membekuk Madrid di Santiago Bernabeu dengan skor 1-4.
Tadic tampil ciamik dengan torehan dua assist plus satu gol. Ia pun membuat Ajax membalikkan keadaan atas Madrid setelah di leg pertama kalah 1-2.
Tadic pun masuk dalam catatan spesial. Ia jadi pemain pertama sejak tahun 1997 yang bisa meraih rating 10 dari L'Equipe meski mencetak kurang dari empat gol.
Lucas Moura (2019)
Lucas Moura saat ini membela panji Tottenham. Dua tahun lalu ia berhasil membawa Spurs masuk ke final sebelum akhirnya dibekuk Liverpool.
Dalam perjalanannya ke final, di babak empat besar Spurs bersua dengan Ajax Amsterdam. Tim Belanda ini terbukti alot dikalahkan.
Di leg pertama Tottenham kalah 0-1 dari Ajax. Namun di leg kedua di Belanda, Spurs berbalik menang dengan skor 2-3 secara dramatis. Spurs berhasil lolos dengan aturan gol tandang.
Bintang kemenangan Spurs itu tentu saja adalah Lucas Moura. Ia berhasil mencetak hatrick. Semua golnya tercipta di babak kedua, salah satunya pada menit 90+6.
Serge Gnabry (2019)
Serge Gnabry menjadi andalan Bayern Munchen saat ini. Padahal sebelumnya ia melempem di Arsenal.
Gnabry berhasil meraih rating 10 saat Bayern bersua Tottenham di matchday 2 Grup B UCL 2019-20. Saat itu ia berhasil mencetak empat gol sekaligus.
Semua gol itu ia cetak di babak kedua. Bayern pun dibawanya menang dengan skor 2-7 di Tottenham Hotspur Stadium.
Gnabry pun menjadi pemain ketiga di sepanjang tahun 2019 yang berhasil meraih rating sempurna dari L'Equipe.
(Sportbible/BBC/Planet Football)
Jangan Lewatkan:
- Cristiano Ronaldo, Pemain Paling Sering Tampil pada Abad ke-21
- Lionel Messi Didapuk Sebagai Playmaker Terbaik Sepanjang Masa Versi IFFHS
- Galeri: Kondisi Mobil Tiger Woods yang Rusak Parah Akibat Kecelakaan
- 5 Pelajaran dari Duel Lazio vs Bayern Munchen: Juara Bertahan Masih Perkasa
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Chelsea atas Atletico Madrid: Taktik Simeone Basi, Tuchel Jitu!
- Sudah Dirilis, Ini Trailer Serial Dokumenter All or Nothing Juventus
- 10 Pemain Termuda Manchester United Saat Jalani Debut: Ada yang 16 Tahun!
- Ekspresi Selebrasi: Teriakan Mason Mount Hingga Lompatan Nordi Mukiele
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Oktober 2026 20:46Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 19:58Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 21:16Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
-
Liga Italia 27 Oktober 2026 20:46Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 20:45Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
-
Otomotif 27 Oktober 2026 20:40Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
BERITA LAINNYA
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
-
champions 27 Oktober 2026 06:03PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
SOROT
-
Liputan6 27 Oktober 2026 20:20Prabowo Sebut Ekonomi RI Terbesar ke-7 Dunia, Ini Data Lengkap IMF
-
Liputan6 27 Oktober 2026 19:44Sestama BNPB Dicecar KPK Soal Pengadaan Dana Bencana
-
Liputan6 27 Oktober 2026 19:12BRIN Punya 4 Kandidat Vaksin Malaria, Prabowo Minta Riset Dipercepat
-
Liputan6 27 Oktober 2026 18:48Ada Demo Sumpah Pemuda Besok, TNI-Polri Kawal Jakarta
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:41Cak Imin: MBG Serap 1,3 Juta Tenaga Kerja
-
Liputan6 27 Oktober 2026 17:28DPR Wanti-wanti Potensi Kepentingan Asing di RUU Perampasan Aset
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380240/original/081730400_1792661571-Screenshot_20261022_160052_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383849/original/084953800_1793105056-IMG_20261027_173154_121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383841/original/017191300_1793103340-IMG_0345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3615998/original/074288400_1635414615-20211028-Aksi-Mahasiswa-Dan-Buruh-Peringati-Hari-Sumpah-Pemuda-FANANI-12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356106/original/025282300_1790153036-85d3e4f0-6ca9-48a2-bdad-4b5d189bfb54.jpg)
