
Bola.net - Era baru di Santiago Bernabeu telah membawa perubahan besar pada kebijakan transfer klub raksasa Spanyol, Real Madrid. Strategi yang dulunya fokus pada pembelian pemain bintang matang, kini bergeser menjadi perburuan talenta muda berbakat di bawah arahan pemandu bakat Juni Calafat.
Perubahan ini awalnya memberikan kesuksesan luar biasa bagi manajemen klub. Namun, saat ini, Real Madrid mulai merasakan dampak dari penumpukan pemain muda yang memiliki profil posisi yang serupa di dalam skuad.
Keseimbangan tim menjadi goyah setelah kepergian para pemimpin ruang ganti dan gelandang legendaris mereka. Mempertahankan standar tinggi di level tertinggi sepak bola ternyata memerlukan lebih dari sekadar mengumpulkan talenta mentah.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Perubahan Identitas di Bursa Transfer

Sekitar tujuh tahun yang lalu, manajemen mengubah haluan mereka dari kebijakan 'Galacticos' menjadi 'Baby Galacticos'. Pemain bintang mapan hanya didatangkan dengan status bebas transfer, sementara dana besar dialokasikan untuk meminang pemain muda potensial.
Model ini bekerja dengan baik hingga mencapai titik jenuh di mana terlalu banyak pemain muda masuk tanpa ada yang keluar. Kondisi ini diperparah dengan hilangnya trio gelandang ikonik (Luka Modric, Toni Kroos, Casemiro) yang sulit tergantikan oleh profil pemain yang ada saat ini.
Tantangan Menumpuknya Profil Serupa

Skuad saat ini memang sangat dalam dan berbakat, tetapi profil pemain yang tumpang tindih menciptakan masalah ritme permainan. Kedatangan Franco Mastantuono menjadi contoh terbaru di mana klub mendatangkan talenta hebat meskipun posisinya tidak terlalu dibutuhkan tim.
Mastantuono memiliki profil hibrida antara pemain sayap dan nomor 10 yang sudah terlalu banyak dimiliki klub. Akibatnya, ruang gerak bagi pemain muda lain seperti Endrick atau Nico Paz menjadi sangat terbatas untuk berkembang.
Ketergantungan pada Sosok Pengatur Tempo

Masalah utama yang muncul adalah hilangnya sosok jenderal lapangan tengah yang mampu mendikte permainan dari posisi dalam. Gelandang seperti Aurelien Tchouameni atau Federico Valverde merupakan pemain pelengkap yang hebat, tapi mereka bukan pengatur tempo alami.
Valverde terlihat kesulitan saat harus memikul beban distribusi bola tanpa adanya sosok kreatif di sisinya. Kehadiran Trent Alexander-Arnold diharapkan menjadi solusi instan berkat akurasi umpannya yang mencapai level luar biasa untuk memanjakan penyerang cepat.
Dilema Lini Serang dan Taktik Arbeloa

Di bawah arahan pelatih Arbeloa, tim mencoba menerapkan prinsip taktis baru untuk memperkokoh pertahanan dan meningkatkan produktivitas gol. Namun, tantangan besar tetap ada pada koordinasi antara Vinicius Junior dan Kylian Mbappe yang jarang tampil maksimal secara bersamaan.
Mbappe memiliki nilai pasar mencapai 180 juta Euro (sekitar 3,56 triliun Rupiah), tapi kontribusi bertahannya sering dipertanyakan. Jika kedua bintang ini tidak segera menemukan keselarasan, ambisi klub untuk meraih trofi mayor musim ini mungkin akan menemui jalan buntu.
Sumber: Managing Madrid
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Bodo/Glimt Hempaskan Inter Meski Tak Berada dalam Ritme Kompetisi Domestik yang Reguler
- Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
- Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
- Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
- Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
- Kandasnya Perlawanan Inter Milan
- Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
- Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
- Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
- Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
- Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
- Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
- Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
- Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
- Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 07:02Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
-
Liga Champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:29Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 06:24Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
-
Liga Spanyol 30 Oktober 2026 05:51Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
LATEST UPDATE
-
Bundesliga 30 Oktober 2026 12:31Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 11:25Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 10:38Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 09:38Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
-
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026 08:15Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
BERITA LAINNYA
-
champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 06:30Taktik Sudaryono Tutup Celah Rasuah BGN hingga MBG
-
Liputan6 29 Oktober 2026 22:11Prabowo Segera Resmikan 1.413 Titik Listrik Desa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 21:45Rincian Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games dari Prabowo
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:55Prabowo Sebut Olahraga Jadi Simbol Kehormatan Bangsa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:39Momen Massa Trisakti Bakar Flare Sebelum Bubarkan Diri
MOST VIEWED
Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
Kylian Mbappe Sempat Pimpin Voting Ballon d'Or 2026, tetapi Kalah Tipis dari Harry Kane
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309734/original/019415900_1785244482-1000390994.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385893/original/039717800_1793277580-254265.jpg)
