
Bola.net - Kekecewaan mendalam tengah dirasakan Semen Padang. Pemicunya lantaran mereka gagal melaju ke babak semifinal kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.
Kabau Sirah, julukan Semen Padang, harus berbagi angka dengan Arema Cronus dalam lanjutan babak delapan besar kompetisi ISL musim ini. Kedua tim bermain imbang dengan skor akhir 2-2.
Alhasil, Arema melaju ke babak semifinal dengan berstatus runner-up Grup K dan mengoleksi poin 11. Sementara Persipura Jayapura, tampil sebagai juara Grup K dengan poin 12.
Manajer Semen Padang, Asdian, menilai jika wasit Novari Ikhsan bersikap buruk dalam memimpin laga tersebut. Padahal, laga tadi disaksikan langsung Ketua Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Hinca IP Pandjaitan dan Direktur PT Liga Indonesia (PT LI), Sahrir Taher.
Menurut Asdian, wasit membuat dua keputusan penting yang sangat memengaruhi hasil akhir. Misalnya saja, tidak memberikan kartu merah kepada penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga, yang melanggar Osas Saha di luar kotak penalti.
Akibat terjatuh, Osas gagal membobol gawang Arema. Semen Padang akhirnya hanya mendapatkan sepak pojok dan bukan tendangan bebas.
Kemudian, membiarkan pelanggaran terhadap Esteban Vizcarra di kotak 16. Vizcarra yang menahan bola, dijegal Victor Igbonefo hingga terjengkang. Namun, wasit melambaikan tangan tanda pertandingan terus berjalan.
Sontak, para pemain Semen Padang mengerubungi wasit Novan mempertanyakan keputusannya. Namun ia bergeming dengan tidak memberikan penalti.
Alhasil seusai laga suasana menjadi kurang kondusif. Seorang pemain cadangan dan satu ofisial tim tuan rumah berusaha menghampiri wasit, namun dihadang oleh rekan-rekannya dan asisten wasit. Lemparan botol minuman pun berhamburan ke lapangan.
"Sama-sama kita bisa melihat dan menilai, jika wasit sangat kontroversial. Kami sangat dirugikan oleh kepemimpinan wasit," tegasnya.
"Lihat saja, wasitnya sudah tua seperti itu. Seharusnya, PSSI menugaskan yang berusia muda agar lebih fresh, dinamis, aktif dan tidak bingung dalam mengambil keputusan. Ini seperti konspirasi untuk menjegal kami," tegasnya. [initial]
(esa/hsw)
Kabau Sirah, julukan Semen Padang, harus berbagi angka dengan Arema Cronus dalam lanjutan babak delapan besar kompetisi ISL musim ini. Kedua tim bermain imbang dengan skor akhir 2-2.
Alhasil, Arema melaju ke babak semifinal dengan berstatus runner-up Grup K dan mengoleksi poin 11. Sementara Persipura Jayapura, tampil sebagai juara Grup K dengan poin 12.
Manajer Semen Padang, Asdian, menilai jika wasit Novari Ikhsan bersikap buruk dalam memimpin laga tersebut. Padahal, laga tadi disaksikan langsung Ketua Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Hinca IP Pandjaitan dan Direktur PT Liga Indonesia (PT LI), Sahrir Taher.
Menurut Asdian, wasit membuat dua keputusan penting yang sangat memengaruhi hasil akhir. Misalnya saja, tidak memberikan kartu merah kepada penjaga gawang Arema, Kurnia Meiga, yang melanggar Osas Saha di luar kotak penalti.
Akibat terjatuh, Osas gagal membobol gawang Arema. Semen Padang akhirnya hanya mendapatkan sepak pojok dan bukan tendangan bebas.
Kemudian, membiarkan pelanggaran terhadap Esteban Vizcarra di kotak 16. Vizcarra yang menahan bola, dijegal Victor Igbonefo hingga terjengkang. Namun, wasit melambaikan tangan tanda pertandingan terus berjalan.
Sontak, para pemain Semen Padang mengerubungi wasit Novan mempertanyakan keputusannya. Namun ia bergeming dengan tidak memberikan penalti.
Alhasil seusai laga suasana menjadi kurang kondusif. Seorang pemain cadangan dan satu ofisial tim tuan rumah berusaha menghampiri wasit, namun dihadang oleh rekan-rekannya dan asisten wasit. Lemparan botol minuman pun berhamburan ke lapangan.
"Sama-sama kita bisa melihat dan menilai, jika wasit sangat kontroversial. Kami sangat dirugikan oleh kepemimpinan wasit," tegasnya.
"Lihat saja, wasitnya sudah tua seperti itu. Seharusnya, PSSI menugaskan yang berusia muda agar lebih fresh, dinamis, aktif dan tidak bingung dalam mengambil keputusan. Ini seperti konspirasi untuk menjegal kami," tegasnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 17:03Prediksi BRI Super League: Persija vs Semen Padang 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
Liga Inggris 6 September 2026 16:47Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
-
Liga Spanyol 6 September 2026 16:12Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
-
Liga Inggris 6 September 2026 15:37Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
indonesia 6 September 2026 14:30Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)

