
Bola.net - Tim Transisi yang dibentuk Kemenpora kembali ingin membuktikan eksistensinya. Setelah menggulirkan turnamen bertajuk Piala Kemerdekaan, mereka kini merencanakan menggelar kompetisi.
Hal tersebut lantaran Tim Transisi merasa bertanggung jawab setelah Menpora Imam Nahrawi membekukan PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti.
"Kami akan menggelar kompetisi dan pesertanya dari klub yang ikut Piala Kemerdekaan. Klub yang akan menjadi peserta harus lolos dari verifikasi BOPI. Nantinya, kami akan memberi rekomendasi kepada BOPI untuk klub yang mengikuti kompetisi tersebut," kata anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Piala Kemerdekaan yang telah dijalankan Tim Transisi, kini tengah memasuki perempat final. Adapun delapan klub yang berhasil melaju, yakni Persepam MU, Persekap Pasuruan, Perserang, Cilegon United, Kalteng Putra FC, Persiba Bantul, Persinga Ngawi, dan PSMS Medan.
Sementara itu, kompetisi yang tengah dimatangkan Tim Transisi, bakal beradu dengan kompetisi yang dibuat PSSI. Sebab, PSSI melalui PT Liga Indonesia tinggal merealisasikan rencana kembali menggulirkan kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama musim 2015/2016 yang rencananya mulai diputar pada pekan ketiga Oktober mendatang. [initial]
(esa/pra)
Hal tersebut lantaran Tim Transisi merasa bertanggung jawab setelah Menpora Imam Nahrawi membekukan PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti.
"Kami akan menggelar kompetisi dan pesertanya dari klub yang ikut Piala Kemerdekaan. Klub yang akan menjadi peserta harus lolos dari verifikasi BOPI. Nantinya, kami akan memberi rekomendasi kepada BOPI untuk klub yang mengikuti kompetisi tersebut," kata anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi.
Piala Kemerdekaan yang telah dijalankan Tim Transisi, kini tengah memasuki perempat final. Adapun delapan klub yang berhasil melaju, yakni Persepam MU, Persekap Pasuruan, Perserang, Cilegon United, Kalteng Putra FC, Persiba Bantul, Persinga Ngawi, dan PSMS Medan.
Sementara itu, kompetisi yang tengah dimatangkan Tim Transisi, bakal beradu dengan kompetisi yang dibuat PSSI. Sebab, PSSI melalui PT Liga Indonesia tinggal merealisasikan rencana kembali menggulirkan kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama musim 2015/2016 yang rencananya mulai diputar pada pekan ketiga Oktober mendatang. [initial]
Jangan Lewatkan!
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
