FOLLOW US:


Indra Sjafri Luruskan Pernyataan Soal Membandingkan PSSI Dengan Organisasi Terlarang

13-07-2015 21:35

 | Indra Sjafri

Indra Sjafri Luruskan Pernyataan Soal Membandingkan PSSI Dengan Organisasi Terlarang
Indra Sjafri © Antok
Bola.netBola.net - Mantan pelatih tim nasional Indonesia U-19 sekaligus Pelatih Kepala Bali United Pusam (BUP), Indra Sjafri, meluruskan kabar terkait pernyataan yang disebut membandingkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan organisasi terlarang. Diakuinya, hal tersebut dilakukan karena dalam posisi yang tidak nyaman.

Bahkan ditegaskan Indra, dirinya sudah melakukan klarifikasi, termasuk dengan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti. Pria berusia 52 tahun itu mengaku bahwa dirinya tidak mungkin menjelekkan nama federasi.

"Saya dibesarkan federasi, masa saya sendiri menjelek-jelekan. Saya sudah terangkan kronologi sejak awal ketika diwawancarai.Semula, saya ditanyakan terkait kemungkinan Bali United mengikuti turnamen, termasuk yang akan diselenggarakan Tim Transisi bentukan Kemenpora," katanya.

"Saya mengatakan semua pertandingan yang digelar institusi, daerah, Bali United akan ikut. Ini karena kami kehilangan 34 pertandingan dan itu penting untuk mengembangkan pemain. Kalau kompetisi yang diselenggarakan, saya nyatakan tidak ikut. Kemudian saya dikejar lagi dan ditanyakan kalau turnamen diselenggarakan Tim Transisi. Saya mengatakan apapun turnamen saya akan ikut," imbuhnya.

Lebih jauh dikatakan Indra, dalam kesempatan tersebut juga ditanyakan soal Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan PSSI.

"Dua-duanya saya tanggapi, tapi yang dikeluarkan pernyataan saya soal PSSI. Terkait Menpora, saya mengatakan bahwa ada pepatah Minangkabau kalau ada rambut dalam tepung, ambil rambutnya, tepungnya jangan sampai berserakan," tukasnya.

"Setelah itu sampai persoalan PSSI. Ditanyakan PSSI bagaimana. Saya mengatakan setahu saya kalau ada institusi yang tidak sejalan akan ditegur pemerintah. Saya ingat ada organisasi yang membangkang dan dibubarkan pemerintah dan banyak organisasi lainnya. Tidak ada satu kata yang saya nyatakan menyamakan," pungkasnya.