
Bola.net - Kasus tunggakan gaji yang dialami para pemain Kalteng Putra menarik perhatian FIFPro. Organisasi yang menaungi asosiasi pesepak bola di seluruh dunia ini mengaku mendukung penuh para penggawa tim berjuluk Laskar Isen Mulang ini untuk mendapatkan hak mereka.
"Kami mendukung para pemain Kalteng Putra, yang hanya meminta klub untuk menghormati hak-hak dasar mereka sebagai karyawan dan membayar gaji yang menjadi hak mereka," demikian pernyataan resmi FIFPro dalam laman resmi mereka.
"Sangat mengecewakan bahwa petinggi Kalteng Putra tidak hanya tak menghormati kontrak pemain dengan tidak membayar gaji pemain, tapi juga memberikan tekanan yang tidak semestinya kepada para pemain dengan mengintimidasi mereka melalui kriminalisasi," sambung mereka.
FIFPro pun menyebut bahwa upaya kriminalisasi terhadap pemain yang memperjuangkan haknya ini bukanlah yang pertama kali di Indonesia. Sebelumnya, menurut mereka, taktik ini sudah sempat dipergunakan untuk membungkam Alex Dos Santos, yang menuntut pembayaran hak dari Persikabo.
"Strategi ini pernah dilakukan sebelumnya di Indonesia dan telah dijatuhi sanksi oleh FIFA," tulis FIFPro.
Sebelumnya, manajemen Kalteng Putra melayangkan gugatan kepada para pemainnya. Para pemain ini dituding mencemarkan nama baik klub berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut, setelah mengunggah perihal keterlambatan gaji mereka. Para pemain ini dijerat dengan Undang-Undang ITE.
Selain itu, kuasa hukum Kalteng Putra, juga memastikan bahwa klub tersebut akan menggugat secara perdata para pemain tersebut. Hal ini karena klub yang bermarkas di Palangkaraya tersebut merasa tak melanggar kontrak dengan para pemain.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Kronologi Konflik Pemain vs Manajemen Kalteng Putra
Dalam keterangan resminya, FIFPro juga membeber kronologi kasus antara pemain Kalteng Putra dan manajemen klub tersebut. Menurutnya, akibat belum menerima pembayaran gaji, para pemain sempat menolak bermain dalam laga play-off Liga 2.
FIFPro, dalam pernyataan mereka, menyebut bahwa para pemain terpaksa mengambil langkah ini. Sebelumnya, upaya mereka menemui manajemen dan pemilik klub. Manajemen Kalteng Putra pun dinilai gagal memenuhi janji mereka sepekan sebelumnya, untuk membayar tunggakan gaji.
Setelah para pemain menolak bermain lagi, perwakilan klub mendesak mereka untuk pergi 'demi alasan keamanan dan keselamatan'. Setelah orang-orang tak dikenal mendatangi mess mereka di tengah malam dan menuntut mereka untuk bermain , para pemain kemudian pulang. Kondisi jadi kian buruk setelah manajemen Kalteng Putra mengajukan tuntutan terhadap para pemain yang memposting tentang masalah tersebut di akun media sosial mereka.
Minta FIFA dan PSSI Turun Tangan
FIFPro tak hanya menyuarakan dukungan terhadap para pemain Kalteng Putra. Mereka juga meminta agar institusi-institusi terkait, seperti FIFA dan PSSI ikut turun tangan dalam masalah ini.
"FIFPro telah melaporkan masalah ini kepada FIFA," kata mereka.
"FIFPRO juga meminta Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) turun tangan menyelesaikan masalah tunggakan gaji dan menghentikan praktik tidak terpuji dari manajemen klub," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 9 Oktober 2026 20:37Michael Carrick Haramkan MU Remehkan Tottenham: Mereka Tim yang Berbahaya!
-
Liga Inggris 9 Oktober 2026 19:45MU vs Tottenham: Sesko dan Dorgu Fix Absen!
-
Liga Inggris 9 Oktober 2026 19:35Baru Dipecat Liverpool, Arne Slot Segera Melatih Lagi di Inggris?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 9 Oktober 2026 20:56Jadwal Liga Inggris di SCTV dan Vidio Pekan Ini, 10-13 Oktober 2026
-
Liga Inggris 9 Oktober 2026 20:37Michael Carrick Haramkan MU Remehkan Tottenham: Mereka Tim yang Berbahaya!
-
Otomotif 9 Oktober 2026 20:33Jadwal Lengkap MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika
BERITA LAINNYA
-
indonesia 9 Oktober 2026 18:00Link Streaming Isenmulang FC vs Persebaya di BRI Super League, 9 Oktober 2026
-
indonesia 9 Oktober 2026 14:20Link Streaming Persik vs Madura United di BRI Super League, 9 Oktober 2026
SOROT
-
Liputan6 9 Oktober 2026 22:00Komnas HAM Terima 42 Aduan Dugaan Pelanggaran HAM di Lapas
-
Liputan6 9 Oktober 2026 21:01Yusril Targetkan Revisi UU Narkotika Rampung Akhir 2026
-
Liputan6 9 Oktober 2026 20:41PDIP Malang Segera Miliki Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Dr. (H.C) Hj. Puan Maharani
-
Liputan6 9 Oktober 2026 20:30Amran Minta MBG Pakai Menu Telur Tiga Kali Sepekan Buat Jaga Harga
-
Liputan6 9 Oktober 2026 19:42Sikap Yusril Tekait Putusan MK soal Gibran
-
Liputan6 9 Oktober 2026 19:3085 Orang Mengaku Jadi Korban Investasi Emas, Kerugian Rp 25 Miliar
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370083/original/029508500_1791551780-IMG_20261009_192629.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370081/original/084880400_1791551457-PXL_20261009_162006160.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370095/original/093026600_1791553289-WhatsApp_Image_2026-10-09_at_20.29.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369446/original/017538000_1791523525-1000467490.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370073/original/043104200_1791549729-IMG-20261009-WA0111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370066/original/036277200_1791549047-IMG_0155.jpeg)

