
Bola.net - Riccardo Montolivo tak ragu mengkritik kondisi mantan klubnya, AC Milan. Dia menilai bahwa keterpurukan musim ini tak bisa disamakan dengan masa sulit satu dekade lalu. Kala itu, Rossoneri finis di peringkat ke-10 Serie A, tetapi skuadnya memang minim kualitas.
Milan sempat menorehkan harapan di awal musim di bawah Sergio Conceicao. Dia membawa tim meraih Supercoppa Italiana hanya beberapa hari setelah menggantikan Paulo Fonseca pada akhir 2024. Namun, performa mereka terus menurun.
Empat kekalahan dalam enam laga terakhir Serie A membuat Milan terdampar di peringkat kesembilan. Target minimum, yaitu lolos ke Liga Champions, kini semakin jauh dari jangkauan.
Mengingat investasi besar mencapai 100 juta Euro yang digelontorkan Milan di bursa transfer musim panas dan musim dingin, hasil ini tentu mengecewakan dan tak sesuai harapan.
Montolivo: Milan Tanpa Identitas

Montolivo, yang hadir sebagai pundit di Sky Sport Italia, menyoroti kelemahan mendasar Milan setelah kalah 1-2 dari Napoli.
"Milan tidak pernah mengendalikan permainan dan membiarkan diri mereka terpengaruh oleh situasi di lapangan," ujarnya, seperti dikutip Football Italia.
"Mereka tidak punya identitas dan tidak mendekati pertandingan sebagai protagonis; mereka hanya mengikuti alur pertandingan tanpa arah."
Minim Koordinasi, Pertahanan Rapuh

Milan tampak kesulitan menerapkan permainan yang solid dan kolektif. Hal ini tercermin dari lemahnya lini pertahanan mereka.
"Tim ini bermain berdasarkan interpretasi individu, bukan pemahaman kolektif terhadap situasi di lapangan," lanjut Montolivo.
"Tidak ada kohesi dalam unit pertahanan mereka."
Perbandingan dengan Musim 2014/2015

Ketika ditanya apakah situasi Milan saat ini mirip dengan musim 2014/2015, Montolivo menegaskan perbedaannya. Menurutnya, Milan saat itu masih dalam tahap pembangunan dan tak memiliki ekspektasi tinggi.
"Itu Milan yang sedang kesulitan dan masih dalam proses pembentukan, dengan kualitas yang jauh lebih rendah," jelasnya.
"Mereka tidak menghabiskan 100 juta Euroa dan tidak datang dari posisi runner-up musim sebelumnya. Ada banyak hal yang harus direnungkan."
Refleksi untuk Masa Depan

Milan menghadapi kenyataan pahit setelah investasi besar yang belum berbuah manis. Dengan musim yang hampir berakhir, klub harus segera berbenah.
Montolivo menegaskan bahwa Milan membutuhkan refleksi mendalam. Tanpa perubahan signifikan, mimpi untuk kembali berjaya di Serie A dan Eropa bakal semakin jauh dari kenyataan.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- AC Milan: Keputusan Aneh, Start Buruk, Kegagalan Penalti, Akhir yang Mengecewakan
- AC Milan Karam di Napoli, Kini Bertaruh di Derby
- Joao Felix di AC Milan: Ibarat Menaruh Harapan pada Bayangan
- AC Milan, Kapal yang Bocor di Tengah Badai Serie A
- Lewandowski, Mata Pisau Barcelona yang Menyayat Girona
- Irama Permainan Barcelona Mengalun Indah dan Membuai Girona
- Rapor Pemain Barcelona saat Gulung Girona: Lewandowski Aktif dalam Skema Serangan
- Debut Igor Tudor di Juventus: Formasi Baru, Energi Baru, Semangat Baru
- Antara Cinta dan Ambisi: Mengapa Dulu Tonali Memilih AC Milan, Bukan Juventus?
- Bersinar di Lapangan, Redup di Kursi Pelatih: Van Nistelrooy dan Mantan-mantan MU yang Gagal sebagai Peramu Taktik
- Eid Mubarak dari Cristiano Ronaldo: Salam Kemenangan di Hari Raya Idul Fitri
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 17:30Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 17:01Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:50Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:47Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 5 Juni 2026 22:26Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
-
Bulu Tangkis 5 Juni 2026 21:36Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:40Purbaya Tarik Utang Baru Rp 386 Triliun hingga Mei 2026
MOST VIEWED
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Mengkritik Rafael Leao, Meragukan Ralf Rangnick
Juventus Lirik Gonzalo Garcia dengan Formula Transfer Mirip Nico Paz di Como
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7844577/original/081229800_1780666500-timnas_indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)

