
Bola.net - Kasus dugaan korupsi di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) terus diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski nama Ridwan Kamil sudah terseret sejak awal, mantan Gubernur Jawa Barat itu hingga kini belum pernah diperiksa penyidik.
KPK diketahui tengah mengusut dugaan praktik rasuah terkait proyek pengadaan iklan BJB periode 2021–2023. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan pihaknya sedang mendalami aliran dana dalam perkara ini, termasuk kemungkinan melibatkan istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya.
"Jika nanti ada kebutuhan-kebutuhan untuk memanggil saksi lainnya, tentu itu akan dilakukan sehingga keterangan, petunjuk atau membuktikan yang dibutuhkan oleh penyidik bisa didapatkan, bisa diperoleh dari pihak-pihak tersebut," ujar Budi kepada wartawan, Senin (29/9/2025).
Fokus pada Aliran Dana

Budi mengungkapkan, penyidik kini masih menelaah keterangan para saksi yang sudah diperiksa sebelumnya, di antaranya Lisa Mariana dan Ilham Habibie. Hasil pemeriksaan keduanya akan menjadi rujukan dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk pemanggilan saksi baru seperti Atalia jika memang diperlukan.
"Saat ini penyidik masih fokus mendalami dan menganalisis keterangan-keterangan yang sudah disampaikan dari para saksi sebelumnya. Kita tunggu proses analisis dan penyidikan yang sekarang masih terproses," jelas Budi.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa penyidik tidak hanya menyoroti proyek pengadaan iklan di BJB. KPK juga menelusuri aliran dana non-budgeter yang berasal dari anggaran pengadaan tersebut.
"Dalam perkara BJB, KPK fokus dalam follow the money. Jadi KPK menelusuri terkait dengan aliran-aliran uang yang berasal dari dana non-budgeter dari anggaran pengadaan proyek iklan di BJB. Nah itu didalami kepada pihak-pihak siapa saja dan untuk apa," kata Budi.
Riwayat Pengusutan Kasus BJB
Sebagai catatan, KPK sebelumnya telah menggeledah rumah Ridwan Kamil pada 10 Maret 2025. Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan mewah Mercedes Benz dan motor Royal Enfield.
Namun, hingga kini KPK belum memanggil langsung Ridwan Kamil. Penyidik disebut masih mendalami barang bukti yang disita serta keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa untuk memperkuat konstruksi perkara.
Disadur dari Liputan6: Muhammad Radityo Priyasmoro, 29 September 2025
Baca Ini Juga:
- Hanya Pakai KTP, Begini Cara Mudah Cek Penerima Bansos Rp 600 Ribu Langsung dari HP
- Bukan Cuma Makin Pintar, Ini Strategi Google di Balik Pembaruan Gemini 2.5 Flash
- Prestasi Membanggakan! Mobil Listrik Arjuna EV UGM Ukir Rekor di Jepang
- Rupiah Melemah dan The Fed Menekan, Bagaimana Nasib IHSG Jelang Akhir Pekan?
- Intelijen Seoul: Korea Utara Miliki Cadangan Uranium Tinggi hingga 2 Ton
- Banyuwangi Diguncang 5 Gempa Susulan, Terbesar Bermagnitudo 3,3
Advertisement
Berita Terkait
-
News 6 Januari 2026 21:54CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
-
News 6 Januari 2026 21:46Stiker Presiden di WhatsApp, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Menteri Hukum
-
News 5 Januari 2026 09:11Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
-
News 4 Januari 2026 15:41Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 10 Januari 2026 03:00 -
Tim Nasional 10 Januari 2026 01:35 -
Tim Nasional 10 Januari 2026 01:25 -
Tim Nasional 10 Januari 2026 01:15 -
Tim Nasional 10 Januari 2026 00:47 -
Liga Italia 10 Januari 2026 00:00
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa T...
- 6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jend...
- 6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5416109/original/025665300_1763442008-camp_nou_barcelona.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468718/original/027692900_1767977256-Banjir_di_Kota_Kudus.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467554/original/048236200_1767922085-AP26008790691099.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468716/original/097953600_1767975768-Longsor_di_kawasan_wisata_religi_Sunan_Muria.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468706/original/088317200_1767974203-Kakek_Masir_bebas_dari_penjara.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468686/original/022747100_1767969692-Tangkapan_layar_video_detik-detik_warga_diduga_melempari_mobil_Damkar_di_Lampung_Barat.__Istimewa_.jpg)
