FOLLOW US:

Pelanggaran Brutal di Prancis, Korban Menangis dan Pelaku Auto Kartu Merah

Senin, 14-09-2020 21:31

 | Dimas Ardi Prasetya

Pelanggaran Brutal di Prancis, Korban Menangis dan Pelaku Auto Kartu Merah
Sepak Bola © AP Photo

Insiden pelanggaran brutal terjadi di kompetisi sepak bola putri di Ligue 1 Prancis antara Stade de Reims vs Lyon pada akhir pekan Jumat (11/09/2020) kemarin.

Insiden tersebut terjadi antara pemain Reims asal Kosta Rika, Melissa Herrera, dengan bek Lyon, Selma Bacha. Keduanya berbenturan dengan brutal pada akhir pertandingan.

Saat itu keduanya mengejar bola yang memantul tinggi di udara pada injury time babak kedua. Herrera kala itu ingin mengejar bola sementara Bacha ingin mengintersep bola.

Namun upaya intersep itu ia lakukan dengan melompat serta kaki terangkat tinggi. Alhasil kakinya pun menghajar wajah dan kepala Herrera.

1 dari 2

Video

Melissa Herrera pun langsung KO. Ia mengerang kesakitan dan menangis di atas lapangan.

Sementara itu Selma Bacha juga terlihat mengerang kesakitan. Namun setelah itu ia bisa berdiri dan berjalan.

Wasit pun tanpa ampun memberikannya kartu merah. Pelanggaran yang dilakukannya jelas tipe yang sangat berbahaya.

Simak videonya berikut ini:

2 dari 2

Berdamai

Melissa Herrera sendiri tak bisa melanjutkan laga. Ia digotong keluar lapangan dengan menggunakan tandu.

Usai laga, Selma Bacha pun meminta maaf pada Melissa melalui akun media sosialnya. Ia menulis:

"Ini hanya beberapa kata tapi saya ingin meminta maaf kepada Melissa atas sikap aya yang tidak terkontrol. Saya berharap Anda lekas sembuh, berharap tidak ada. cedera yang serius. Dengan segenap hatiku bersamamu."

Melissa Herrera kemudian memaafkannya. "Terima kasih, tidak ada yang terjadi, itu bagian dari sepak bola, pelukan."

(ESPN/Twitter/@OLfemenino)