FOLLOW US:


Andrea Dovizioso Merinding Nonton Jorge Martin, Sebut 'Aman' di Ducati

09-04-2021 14:25

 | Anindhya Danartikanya

Andrea Dovizioso Merinding Nonton Jorge Martin, Sebut 'Aman' di Ducati
Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin © Pramac Racing

Bola.net - Tiga kali runner up MotoGP, Andrea Dovizioso, mengaku merinding menonton aksi Jorge Martin dalam Seri Qatar dan Doha. Menurutnya, debutan Pramac Racing itu bakal 'aman' di bawah bimbingan Ducati. Hal ini dinyatakan Dovizioso kepada La Gazzetta dello Sport, Rabu (7/4/2021), usai Martin sukses merebut pole dan podium di Seri Doha.

Martin sejatinya sudah mencuri perhatian dalam balapan pertamanya di MotoGP Qatar. Pasalnya, ia start dari posisi 14, namun melesat ke posisi keempat di tikungan pertama. Meski begitu, ia harus legawa finis di posisi 15 usai bannya aus lebih dini dari perkiraan. Namun, ia lagi-lagi bikin orang-orang tercengang dalam MotoGP Doha.

Hanya 10 hari mengendarai Desmosedici, Martin tahu-tahu menyabet pole. Dalam balapan, startnya pun fantastis. Ia langsung memimpin dan sama sekali tak terganggu selama 18 lap pertama berkat ritme balap yang sangat konsisten. Namun, ban yang aus membuatnya tersalip Fabio Quartararo dan Johann Zarco menjelang finis.

1 dari 3

Bikin Teringat Alex Rins dan Joan Mir

Bikin Teringat Alex Rins dan Joan Mir
Andrea Dovizioso © Ducati

Dovizioso mengakui, fakta bahwa Martin sukses naik podium dalam balapan keduanya di MotoGP memang cukup mengejutkan. Namun, ia merasa hal ini bukan hal yang mengherankan, karena Martinator telah menunjukkan talenta dan kemampuan sejak turun di kelas-kelas yang lebih ringan, terutama di Moto3, di mana ia jadi juara pada 2018.

"Anda bisa lihat Jorge di Moto3 dan Moto2, dia salah satu rider terbaik. Seperti Alex Rins dan Joan Mir, ia merupakan rider yang melakukan hal-hal spesial, dan mereka sangat mencolok. Hasilnya memang mengejutkan, tapi tak mengherankan. Saat saya lihat lap kualifikasinya, saya merinding melihatnya berkendara seperti itu," ujar 'Dovi'.

Meski menyayangkan hasil balap Martin pada balapan kedua, Dovizioso pun takjub melihat rider Spanyol berusia 23 tahun itu mampu cepat belajar. Jika pada balapan pertama manajemen bannya amburadul, Martin justru sangat pandai mengatur usia bannya pada balapan kedua. Atas alasan itulah ia bisa memimpin selama 18 lap.

2 dari 3

Nantikan Duel Martin vs Bastianini

"Ia sangat berenergi dan percaya diri. Menakjubkan melihat Jorge, namun saya tak terlalu kaget. Talentanya terlihat jelas dalam balapan, ia sangat cepat tanpa harus bikin bannya aus. Saya kenal betul lingkungan Ducati, saya yakin mereka akan memberi banyak saran, menjelaskan semua hal yang harus ia lakukan," tutur Dovizioso.

Pembalap yang pernah membela Ducati selama delapan tahun ini pun mengaku sangat berharap ada duel sengit antara Martin dan juara dunia Moto2 2020, Enea Bastianini, yang uniknya juga merupakan debutan Ducati, berada di bawah naungan Avintia Esponsorama.

"Pertarungan antara Jorge dan Enea bakal sangat hebat. Jorge punya segalanya untuk bisa memperebutkan hasil baik, dan ia berpotensi untuk terus tampil di depan. Satu-satunya kelemahan Enea adalah kualifikasi. Saya berharap ia bisa tampil lebih baik, namun tentu takkan mudah," pungkas Dovizioso.

Sumber: La Gazzetta dello Sport

3 dari 3

Video: Sirkuit Mandalika Siap Sambut MotoGP 2021