FOLLOW US:


Jakarta Bakal Gelar Salah Satu Seri Formula E pada 2020

15-07-2019 11:45

 | Anindhya Danartikanya

Jakarta Bakal Gelar Salah Satu Seri Formula E pada 2020
Pebalap DS Techeetah Formula E Team, Jean-ric Vergne © Techeetah

Bola.net - Jakarta akan menjadi penyelenggara salah satu seri kejuaraan dunia mobil elektrik, Formula E, pada 2020 mendatang. Hal ini dinyatakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, lewat Instagram pada Minggu (14/7) usai menghadiri Seri New York City E-Prix di Amerika Serikat.

Menurut Anies, sebuah uji coba telah digelar di Jakarta pada 8-9 Juli lalu, dan kini saatnya bertemu dengan para promotor. Ia mengaku, rapat dengan CEO FIA Formula E, Alejandro Agag, dan CCO FIA Formula E, Alberto Longo, telah dipersiapkan selama tiga bulan belakangan. Pertemuan ini pun digelar pada Sabtu (13/7).

Anies menyatakan diskusinya dengan Agag dan Longo berjalan cukup panjang, yakni selama tiga jam, karena saling melempar ide untuk penyelenggaraan di Jakarta. Usai melakukan pertemuan, Anies, Agag, dan Longo pun menonton balapan yang digelar di New York tersebut.

"Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan 2020. Selepas World Cities Summit di Medellin, saya langsung terbang ke New York untuk tuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E," tulis Anies.

1 dari 2

Jakarta Dinilai Lebih dari Sekadar Layak

Menurut Anies, Jakarta diakui lebih dari layak untuk menjadi tuan rumah. Sebuah studi juga telah dilakukan bahwa satu gelaran seri Formula E bisa menghasilkan 78 juta euro atau setara dengan Rp 1,2 triliun. Anies pun menyatakan gelaran ini bisa membuka lapangan pekerjaan dan usaha bagi warga Jakarta.

"Bernegosiasi dengan Alejandro Agag dan Alberto Longo, para pemimpin tertinggi Formula-E yang juga legenda dunia balap mobil. Walau baru bertatap muka kali ini, tapi kami langsung akrab seakan sudah kenal lama. Suasana negosiasi berlangsung serius, dengan bahan lengkap sudah disiapkan, namun tetap santai dan bersahabat," ungkap Anies.

2 dari 2

Sejarah Formula E

Kejuaraan balap mobil elektrik ini mulai digelar pertama kali pada musim 2014/2015, yang langsung menggelar 11 seri di 9 negara berbeda. Pada musim 2018/2019 ini terdiri dari 13 seri yang digelar di 12 negara berbeda.

Sejauh ini, sudah ada empat juara dunia dari lima musim yang telah digelar. Nelson Piquet Jr. menjuarai musim 2014/2015 bersama NEXTEV Team China, disusul Sebastien Buemi pada 2015/2016 bersama Renaul E.Dams, dan Lucas di Grassi bersama BT Schaeffler Audi Sport pada 2016/2017.

Jean-Eric Vergne, yang merupakan eks pebalap Scuderia Toro Rosso Formula 1, sukses menjadi pebalap pertama yang merebut dua gelar dunia, yakni pada 2017/2018 dan 2018/2019, keduanya ia raih bersama DS Techeetah.

Kabar bahwa Jakarta akan menggelar Formula E pada 2020 tentu merupakan kabar gembira kedua bagi penggemar balap Tanah Air. Sebelumnya, pada awal tahun ini Indonesia resmi diumumkan bakal menggelar MotoGP sejak 2021 dengan durasi kontrak tiga tahun di Mandalika, Lombok.