FOLLOW US:


Maverick Vinales Akui Tak Masalah Diasapi Fabio Quartararo

16-08-2019 11:30

 | Anindhya Danartikanya

Maverick Vinales Akui Tak Masalah Diasapi Fabio Quartararo
Maverick Vinales dan Fabio Quartararo © SRT

Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales sama sekali tak cemas melihat dirinya diasapi debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo di MotoGP 2019. Dalam 11 seri pertama musim ini, Quartararo terhitung enam kali finis di depan rider asal Spanyol tersebut.

Hasil Quartararo musim ini memang positif. Meski mengendarai YZR-M1 yang ala kadarnya, ia sukses meraih tiga pole dan tiga podium. Kini, El Diablo bahkan duduk di peringkat ketujuh pada klasemen pebalap dengan 92 poin, hanya tertinggal 10 poin dari Vinales.

Menurut Vinales, hasil Quartararo ini lumrah-lumrah saja. Selain YZR-M1 memang dikenal bersahabat untuk para debutan, tugas rider Prancis tersebut tak sebanyak pekerjaan Vinales dan Valentino Rossi di tim pabrikan.

1 dari 2

Tak Gundah dan Tak Gugup

"Saya sama sekali tak gundah melihat Fabio di depan saya. Di tim pabrikan, kami punya tugas lebih, yakni untuk menjajal semua perangkat. Sering kali kami tak bisa fokus untuk mencari catatan waktu atau ritme yang baik," ungkap Top Gun kepada Marca.

Sama seperti Quartararo, Vinales juga sukses mengoleksi tiga podium, yang salah satunya merupakan kemenangan. Meski begitu, grafik performa dan hasilnya kerap naik turun, tak seperti Quartararo yang justru konsisten bertarung di papan atas.

"Situasi memang sulit, tapi saya tak merasa gugup melihat Fabio ada di depan kami. Pada akhirnya, kami memang harus memperbaiki beberapa bagian motor dan lebih baik dalam aspek tersebut," ujar juara dunia Moto3 2013 ini.

2 dari 2

Hanya Ingin Yamaha Membaik

Di lain sisi, Vinales tak memungkiri masa-masa buruk di Yamaha sungguh di luar dugaannya saat bergabung pada 2017 lalu. Menurutnya, performa yang tak menentu di setiap sirkuit sungguh berat bagi mentalnya. Meski begitu, ia senang memiliki tim dan lingkungan yang solid demi mempertahankan semangatnya.

"Saya hanya ingin Yamaha bekerja dengan baik. Saya ada di sini untuk menang. Tapi memang sulit. Apalagi jika sehabis menang Anda hanya finis ketujuh di balapan berikutnya, lalu menang lagi pada kesempatan selanjutnya. Secara emosional, ini berat. Tapi punya kelompok orang yang membuat Anda stabil sangat lah baik," pungkasnya.

Vinales dan para pebalap lainnya akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone pada 23-25 Agustus. Sirkuit tersebut merupakan tempat di mana Vinales meraih kemenangan perdananya di MotoGP pada 2016, yakni saat ia masih membela Suzuki Ecstar.

Sumber: Marca