
Bola.net - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan dan atmosfer meriah di lapangan. Di balik penyelenggaraan turnamen terbesar sepak bola dunia itu, ada pekerjaan besar yang harus dilakukan oleh setiap stadion tuan rumah.
Salah satu syarat utama dari FIFA adalah penerapan kebijakan "stadion bersih" yang bertujuan melindungi hak sponsor resmi turnamen. Karena itu, seluruh identitas komersial yang tidak terkait dengan FIFA harus disingkirkan atau disembunyikan selama kompetisi berlangsung.
Meskik begitu, pelaksanaan aturan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Di sejumlah stadion di Amerika Utara, upaya menghilangkan jejak sponsor justru memunculkan pemandangan unik yang menarik perhatian para penggemar.
Nama Stadion Diganti dan Logo Ditutupi

FIFA mewajibkan seluruh venue Piala Dunia menghapus identitas sponsor yang sudah melekat pada stadion. Karena alasan itu, sejumlah stadion menggunakan nama baru yang merujuk pada kota tuan rumah selama turnamen berlangsung.
Penerapan aturan tersebut menimbulkan tantangan tersendiri di beberapa lokasi. Di Atlanta, misalnya, simbol bintang Mercedes-Benz yang berada di atas atap stadion tetap dibiarkan karena proses pelepasannya dinilai berisiko merusak struktur tersebut.
Contoh lain terlihat di Levi's Stadium di Santa Clara, California. Selama Piala Dunia, stadion tersebut menggunakan nama San Francisco Bay Area Stadium meski lokasinya berjarak sekitar 64 kilometer dari San Francisco.
Menjelang pertandingan pertama di stadion tersebut, banyak suporter memperhatikan bahwa logo Levi's di bagian depan stadion hanya ditutupi selembar kain. Bentuk khas logo perusahaan itu masih terlihat jelas, sehingga memicu perhatian di media sosial.
Aturan Ketat FIFA Sampai ke Dalam Stadion
Kebijakan stadion bersih FIFA tidak hanya berlaku untuk bagian luar bangunan. Aturan tersebut juga mencakup hampir seluruh area di dalam stadion.
Dalam kontrak yang ditandatangani stadion tuan rumah, disebutkan bahwa tidak boleh ada iklan, promosi, penjualan merchandise, papan nama, atau identitas komersial apa pun di tribun, papan skor, kursi, seragam staf, pagar, maupun area lain di sekitar stadion kecuali yang dipasang atau disetujui FIFA.
Karena itu, proses penghapusan identitas sponsor menjangkau berbagai detail kecil yang jarang terlihat publik. Di ruang pers Levi's Stadium, setidaknya 23 botol bumbu makanan dilaporkan memiliki logo yang ditutupi menggunakan lakban hitam.
Sementara di Gillette Stadium, Boston, mesin pembayaran kartu yang biasa digunakan diganti dengan perangkat lain. Langkah itu menjadi menarik karena Visa merupakan salah satu sponsor terbesar FIFA.
Tantangan Besar di Stadion Final
Upaya serupa juga dilakukan di MetLife Stadium, New Jersey, yang akan menjadi lokasi final Piala Dunia pada 19 Juli mendatang.
Penyelenggara berhasil menyamarkan hampir seluruh referensi terhadap nama stadion di berbagai area venue. Nilai sponsor tersebut sendiri sangat besar, dengan perusahaan asuransi MetLife dilaporkan sepakat membayar antara 17 juta hingga 20 juta dolar AS per tahun selama periode 25 tahun sejak 2011.
Meski demikian, beberapa jejak identitas stadion masih bisa ditemukan. Huruf-huruf bertuliskan "MetLife Stadium" masih terlihat samar di balik papan penutup yang dipasang di beberapa bagian stadion.
Selain itu, logo MetLife Stadium juga masih terdapat pada lebih dari 80 ribu tempat gelas yang terpasang di kursi penonton. FIFA sempat meminta identitas tersebut ditutupi, tetapi komite tuan rumah akhirnya menolak karena biaya yang dibutuhkan dinilai terlalu besar.
Dengan ketatnya aturan yang diterapkan FIFA, kemunculan sponsor nonresmi di venue Piala Dunia diperkirakan akan menjadi pemandangan yang sangat jarang ditemukan selama sisa turnamen.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 31 Juli 2026 22:34Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Port FC 1 Agustus 2026
-
Bola Indonesia 31 Juli 2026 22:30Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs PSMS Medan 1 Agustus 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 22:10Polisi Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Perantau di Morowali
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:49Kasat Narkoba Tangsel Diperiksa Terkait Pengawasan Melekat
-
Liputan6 31 Juli 2026 21:045 Saksi Mangkir Pemeriksaan Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie
-
Liputan6 31 Juli 2026 19:14Ribuan Personel Kawal Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Besok
-
Liputan6 31 Juli 2026 18:53Infografis Daftar Kenaikan Tukin Prajurit TNI
MOST VIEWED
Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Hantam Timnas Italia
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Zinedine Zidane Ambil Alih Prancis, Nasib Kylian Mbappe Jadi Perhatian
Kembali ke Timnas Italia, Roberto Mancini Minta Maaf soal Keputusannya Pergi ke Arab Saudi
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308707/original/078610900_1785167843-922723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308228/original/021608300_1785132849-5561f5af-6e36-41d6-9e2d-2e7ad7cfb0ec.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306885/original/070630400_1784913813-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312517/original/044828500_1785502229-WhatsApp_Image_2026-07-31_at_19.41.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180934/original/084797400_1743849572-20250405-Monas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312485/original/068653900_1785498847-b2f8323a-166a-445d-9eb1-b20b3f3f932d.jpg)

