
Bola.net - Timnas Prancis berhasil kembali menembus partai puncak Piala Dunia 2022 setelah kalahkan Maroko pada Kamis (15/12/2022). Kesuksesan ini tidak akan tercapai tanpa bantuan beberapa pemain muda Prancis.
Sebelumnya Prancis harus diterpa badai cedera jelang Piala Dunia 2022. Dari sekian banyak pemain utama yang cedera, nama Paul Pogba dan Ngolo Kante cukup dikhawatirkan. Pasalnya Prancis tidak punya banyak gelandang berpengalaman untuk Piala Dunia 2022.
Pemain muda yang menggantikan peran kedua pemain tersebut, nyatanya mampu membawa Prancis hingga ke final Piala Dunia 2022. Aurelien Tchouameni dan Youssouf Fofana adalah dua nama muda yang gantikan Pogba-Kante.
Menanggapi penampilan gelandang mudanya, Didier Deschamps menyatakan bahwa pengalaman bukan satu-satunya hal yang dibutuhkan di Piala Dunia.”Pengalaman bukanlah segalanya, mereka memiliki kualitas hebat dan bermain dengan klub top," ujar Deschamps dikutip dari Fotmob.
Disokong Pemain Berpengalaman

Permainan apik gelandang muda Prancis di Piala Dunia 2022 nyatanya tetap tidak lepas dari peran pemain berpengalaman. Pasalnya Deschamps selalu memasang setidaknya satu pemain berpengalaman untuk bekerja sama di lini tengah dengan para pemain muda.
Di lini tengah, setidaknya ada nama Adrien Rabiot yang punya cukup pengalaman bersama timnas Prancis. Deschamps yang kekurangan pemain tengah bahkan mengubah posisi Antoine Griezmann untuk bermain di lini tengah menemani para pemain muda.
"Mereka (pemain muda) mungkin tidak punya banyak pengalaman di level internasional, tapi mereka cukup bagus untuk bermain di level ini (Piala Dunia 2022).”
“Mereka memiliki potensi luar biasa, kualitas luar biasa, dan mereka didukung oleh para pemain berpengalaman di sekitar mereka,” tambah Deschamps.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Semakin Berkembang

Di balik musibah cedera yang dihadapi Prancis, ternyata masih membawa pembelajaran tersendiri. Pasalnya, Didier Deschamps akhirnya melakukan dua hal yang berakhir sukses yakni berjalan jauh di Piala Dunia 2022 dan mengembangkan bakat muda untuk regenerasi.
Deschamps merasa keduanya berjalan cukup baik mengingat Prancis saat ini lolos hingga partai puncak. Namun di balik itu tersimpan perkembangan permainan yang ditunjukkan pemain muda sejauh ini.
“Semua pemain berjuang melawan Tunisia, jika boleh jujur, (Youssouf) Fofana memiliki permainan yang buruk, tetapi dia menunjukkan hari ini (lawan Maroko), di semifinal Piala Dunia, bahwa dia telah belajar dari pengalaman itu.”
“(sementara) Tchouameni bermain untuk kami di usia yang sangat muda dan pergi ke (Real) Madrid di mana dia ditempatkan langsung (tim utama),” terang Deschamps.
"Tentu saja, ada ruang untuk meningkatkan (permainan), tetapi dia (Tchouameni) memiliki semua kekuatan untuk sukses di level ini. Saya tidak ragu memainkan keduanya di sana, karena mereka memiliki pemain berpengalaman di sekitar mereka," tambah Deschamps.
Sumber: Fotmob
Penulis: Ahmad Daerobby
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 3 April 2026 14:14Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 4 April 2026 17:25 -
Otomotif 4 April 2026 17:24 -
Otomotif 4 April 2026 16:44 -
Bola Indonesia 4 April 2026 16:33 -
Liga Inggris 4 April 2026 16:28 -
Liga Champions 4 April 2026 16:06
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 4 April 2026 09:32 -
piala dunia 4 April 2026 04:59 -
piala dunia 3 April 2026 20:52 -
piala dunia 3 April 2026 18:42 -
piala dunia 3 April 2026 10:30 -
piala dunia 3 April 2026 10:00
MOST VIEWED
- Hasil Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Kalah Dramatis, Italia Dipastikan Absen 3x Beruntun di Piala Dunia
- Hasil Inggris vs Jepang: The Three Lions Dipermalukan Kaoru Mitoma di Wembley
- Kisah Swedia, Kepahlawanan Gyokeres, dan Sihir Graham Potter: Dari Juru Kunci Kualifikasi, Kini Segel Tiket Piala Dunia 2026
- Eksperimen Tuchel Gagal, Palmer Melempem, Foden Hilang Arah: Rapor Pemain Inggris Saat Dipermalukan Jepang
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546298/original/063618700_1775285023-Breath_of_Fire_IV_Steam_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546153/original/074692100_1775276053-Goggle_Gemma_4_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3956353/original/028693500_1646741050-20220308-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jabodetabek_Hingga_April_2022-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546016/original/020424100_1775267827-Jadwal_MPL_ID_S17_Hari_Ini_01.jpg)

