
Bola.net - - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane merasa kecewa timnya tersingkir di semifinal UEFA Nations League musim ini. Kane menyebut timnya seharusnya mengunci kemenangan sebelum babak tambahan waktu, namun sayang kemenangan mereka digagalkan VAR.
Pada pertandingan semifinal yang digelar di Portugal tersebut, Timnas Inggris berhasil unggul lebih dahulu melalui gol penalti Marcus Rashford. Namun di babak kedua, Timnas Belanda berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Matthijs De Ligt.
Menjelang akhir waktu normal, Inggris berhasil mencetak gol melalui Jesse Lingard. Namun wasit tidak mengesahkan gol itu setelah mengecek VAR, di mana winger Manchester United itu dinilai sudah terkena offside terlebih dahulu.
Di babak tambahan waktu, gawang Inggris harus bobol dua kali oleh gol bunuh diri Kyle Walker dan gol Quincy Promes. Alhasil Belanda menang 3-1 dan Inggris harus gagal lolos ke Final UEFA Nations League.
Baca perasaan Kane mengenai kekalahan tersebut di bawah ini.
Harusnya Menang
Kane mengaku sangat getir dengan kekalahan ini. Ia merasa timnya sudah tampil maksimal dan seharusnya memenangkan laga tersebut dengan gol Lingard.
"Kami memang bermain sedikit lambat di awal babak kedua namun kami berhasil meningkatkan tempo permainan dan kami berhasil mencetak gol yang kami kira seharusnya menjadi gol kemenangan kami," keluh Kane kepada Sky Sports.
"Di pertandingan besar seperti ini ada margin yang cukup baik dan segalanya tidak berjalan sesuai keinginan kami. Kami memang membuat kesalahan dan kami mempelajari itu semua dan kami harus tetap tegak karena inilah cara bermain kami."
Atasi Pressing
Kane mengakui bahwa salah satu penyebab timnya kalah pada laga ini karena mereka gagal mengatasi pressing ketat yang diberikan Timnas Belanda.
"Kami membuat banyak kesalahan fatal dengan terlalu mudah memberikan bola kepada lawan. Mereka juga melakukan pressing ketat kepada kami dan seharusnya kami bisa mengatasi hal itu."
"Ketika anda menghadapi tim-tim bagus seperti Kroasia di Piala Dunia, maka anda tahu mereka akan memainkan taktik seperti ini dan kami seharusnya sudah bisa mengatasinya."
"Belanda adalah tim yang fantastis seperti Kroasia, dan hari ini kami kalah setelah ada margin yang tipis apakah gol kami seharusnya masuk atau offside. Namun itu semua sudah terjadi dan kami semua kecewa, namun kami akan belajar dari kekalahan ini." tandasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bundesliga 20 April 2026 17:17Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
-
Liga Champions 16 April 2026 10:03
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 April 2026 01:28 -
Liga Spanyol 21 April 2026 00:30 -
Liga Spanyol 20 April 2026 23:30 -
Piala Dunia 20 April 2026 23:15 -
Piala Dunia 20 April 2026 22:45 -
Liga Inggris 20 April 2026 22:30
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 2 April 2026 14:07 -
piala eropa 24 Maret 2026 10:20 -
piala eropa 21 Maret 2026 20:30 -
piala eropa 13 Februari 2026 10:31 -
piala eropa 30 Januari 2026 07:49 -
piala eropa 13 November 2025 10:43
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560839/original/086744400_1776691697-Dewa_United_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560845/original/037363400_1776693452-Prabowo_Ratas.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)
