Les Parisiens Merajalela: PSG dan Simfoni Serangan yang Mengerikan
Gia Yuda Pradana | 20 Februari 2025 15:59
Bola.net - PSG kembali menunjukkan superioritasnya di panggung Eropa. Klub asal ibu kota Prancis itu membantai Brest dengan agregat mencolok, 10-0. Kemenangan atas sesama wakil Prancis ini tidak hanya mengantar Les Parisiens ke babak 16 besar Liga Champions, tetapi juga menegaskan dominasi mereka dalam penguasaan bola dan ketajaman serangan.
Kemenangan besar ini adalah sejarah baru bagi PSG di kompetisi Eropa. Belum pernah sebelumnya mereka mencatatkan selisih kemenangan sebesar ini dalam ajang turnamen antarklub UEFA. Mereka kini melaju dengan percaya diri, siap menghadapi tantangan yang lebih berat di fase berikutnya.
PSG benar-benar dominan dan merajalela. Brest tak berdaya menghadapi simfoni serangan tuan rumah. Peluit panjang menandai akhir penderitaan Brest dengan kekalahan tujuh gol tanpa balas.
Pesta Gol di Parc des Princes
PSG menjamu Brest di leg kedua play-off fase gugur, Kamis (20/2/2025), dengan membawa keunggulan 3-0 dari leg pertama. Namun, mereka tak menurunkan intensitas. Brest malah dihancurkan dengan skor 7-0.
Gol-gol PSG datang dari berbagai lini. Bradley Barcola dan Khvicha Kvaratskhelia membuka keunggulan di babak pertama. Setelah jeda, Vitinha, Desire Doue, Nuno Mendes, Goncalo Ramos, dan Senny Mayulu menambah derita tim tamu.
Ousmane Dembele, yang sebelumnya mencetak dua gol di leg pertama, kali ini absen dari daftar pencetak gol. Namun, ketajaman lini serang PSG tetap terjaga. Mereka memainkan sepak bola menyerang yang mengalir dengan sempurna.
Kendali Mutlak di Lapangan
Dominasi PSG tak hanya soal gol, tetapi juga dalam penguasaan bola dan kontrol permainan. Anak-anak asuh Luis Enrique tampil luar biasa dari awal sampai akhir. Gelombang serangan dan kendali permainan mereka begitu mengerikan.
PSG bermain dengan keseimbangan yang luar biasa. Vitinha, yang mencetak gol ketiga, dinobatkan sebagai Man of the Match. "Dia adalah poros keseimbangan tim selama 90 menit. Permainan yang mengagumkan. Impresif dengan bola, agresif tanpa bola, dan dia juga mencetak gol," ujar UEFA Technical Observer Group.
Dengan penguasaan bola yang superior dan transisi yang mulus, PSG mengendalikan jalannya laga sepenuhnya. Brest hanya bisa bertahan, tanpa peluang berarti untuk membalas.
Ujian Selanjutnya: Liverpool atau Barcelona
Kemenangan ini membawa PSG ke babak 16 besar. Undian akan menentukan apakah mereka menghadapi Liverpool atau Barcelona di fase berikutnya. Tantangan berat menanti.
Meski demikian, PSG telah mengirimkan sinyal menakutkan kepada calon lawan mereka. Siapa pun lawannya, PSG bakal tetap diperhitungkan.
Liverpool atau Barcelona tentu bukan lawan yang mudah. Namun, PSG jika mampu menunjukkan kendali permainan dan simfoni serangan seperti ketika menghancurkan Brest, maka tak ada lawan yang tak bisa ditaklukkan.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Di Balik Kelolosan Dortmund ke 16 Besar, Ada PR yang Harus Diselesaikan
Borussia Dortmund: Buntu di Signal Iduna Park, tapi Cukup untuk Lolos ke 16 Besar
Performa Sempurna: Badai Real Madrid Bikin Man City Porak-poranda
Duel Real Madrid vs Manchester City Dimenangkan oleh Tim Terbaik
Dari Garis Belakang ke Garis Depan, Real Madrid Bikin Man City Tak Berdaya
Real Madrid di Persimpangan: Pilih Derby vs Atleti atau Reuni dengan Xabi Alonso di 16 Besar?
Hat-trick Kylian Mbappe: Santiago Bernabeu Panggungnya, Man City Korbannya
Real Madrid: Sang Raja yang Terlalu Perkasa untuk Manchester City
PSV dan Mentalitas Pemenang: Tahu Harus Mencetak Gol Lebih Banyak dari Juventus dan Mereka Melakukannya!
Juventus Tersungkur di Markas PSV: Apa yang Kurang dari Si Nyonya Tua?
Noa Lang, Nomor 10 PSV yang Meneror dan Mengacak-acak Pertahanan Juventus
Agresivitas PSV, Drama Perpanjangan Waktu, dan Hancurnya Harapan Juventus
Rapor Pemain Juventus ketika Disingkirkan PSV: Pemain Terbaiknya Kiper Michele Di Gregorio!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Selandia Baru vs Belgia: Leandro Trossard
Piala Dunia 27 Juni 2026, 12:37
-
Klasemen Akhir Grup H: Spanyol Perkasa, Cape Verde Cetak Sejarah
Piala Dunia 27 Juni 2026, 09:23
LATEST UPDATE
-
Siapa Lawan Timnas Prancis di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 18:00
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Brasil?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 17:00
-
Andoni Iraola Depak Pemain Ini dari Skuad Liverpool?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 16:30
-
Siapa Lawan Timnas Jerman di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 16:00
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Spanyol?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 15:00
-
Saingi Arsenal, MU Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 28 Juni 2026, 14:30
-
Siapa Lawan Timnas Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 14:00
-
MU Putuskan Lepas Striker Muda Berbakat Mereka di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 13:30
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan yang Menanti Timnas Portugal?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 13:00
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 29 Juni - 4 Juli 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:50
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41








