Jatuhnya Lion Air JT-610 Ganggu Mental Pemain Arema FC
Asad Arifin | 30 Oktober 2018 12:28
Bola.net - - Insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, jurusan Jakarta-Pangkal Pinang berpengaruh pada mental para penggawa Arema FC. Hal ini diungkapkan pelatih Arema FC, Milan Petrovic.
Menurut Milan, memang tak ada pemain atau kerabat mereka yang menjadi korban pada musibah yang terjadi di perairan Tanjung Karawang Jawa Barat, pada Senin (29/10) pagi tersebut. Namun, pelatih berusia 57 tahun ini menambahkan, anak asuhnya tetap merasa memiliki kedekatan dengan musibah ini.
"Kalau dianalisis, persentase kecelakaan pesawat memang jauh lebih kecil dibanding kecelakaan mobil atau sepeda motor," ujar Milan Petrovic, usai memimpin latihan anak asuhnya, di Stadion Gajayana Kota Malang, Selasa (30/10).
"Namun, saya tahu, kecelakaan membuat perasaan pemain kami kacau, terlebih karena kami banyak menggunakan pesawat dalam perjalanan," ia menambahkan,
Milan menyebut, dengan kondisi geografis Indonesia, sulit untuk tidak bergantung pada moda transportasi pesawat. Terlebih lagi, wilayah Indonesia sangat luas dan memerlukan waktu lama untuk dijangkau dengan moda transportasi darat atau laut.
"Bahkan, selama tujuh bulan di Indonesia, saya sudah sekitar 48 kali terbang. Ini adalah salah satu bukti besarnya wilayah Indonesia," tutur Milan.
"Ini sangat banyak. Bahkan, ketika saya cerita pada kerabat di kampung halaman, mereka sama sekali tak bisa membayangkannya," sambung pelatih asal Serbia tersebut.
Sebelumnya, ratusan penumpang dan kru pesawat diduga tewas kala pesawat Lion Air JT-610 jatuh di perairan Tanjung Karawang Jawa Barat, Senin (29/10) pagi. Pesawat jatuh dalam perjalanannya dari Jakarta menuju Pangkal Pinang.
Proses pencarian dan evakuasi para korban dan reruntuk pesawat tersebut masih dilakukan. Selain itu, tim penyelamat juga terus berupaya mencari kotak hitam pesawat tersebut.
Milan sendiri menyebut musibah ini sangatlah buruk. Bahkan, saking buruknya musibah ini, sejumlah rekannya di kampung halaman menghubunginya dan menanyakannya tentang musibah tersebut.
"Musibah ini sangat menyedihkan, bukan hanya bagi masyarakat Indonesia tapi juga orang-orang di luar negeri. Sejumlah teman saya di Eropa pun membicarakan insiden ini," tandas Milan.
Berita Video
Akhir kisah manis Vichai Srivaddhanaprabha bersama Leicester City. Taipan asal Thailand tersebut meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter di dekat King Power Stadium, markas Leicester City. Banyak kenangan manis yang Vichai berikan selama menjadi bos Leicester.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Petrovic Berharap Kembali Melatih di Indonesia
Bola Indonesia 27 Desember 2019, 22:34
-
Milan Petrovic Sesalkan Kartu Merah kepada Staf Pelatih Badak Lampung
Bola Indonesia 22 Desember 2019, 02:51
-
Badak Lampung Tidak Komplet Hadapi Persebaya
Bola Indonesia 20 Desember 2019, 22:10
-
Aji Santoso Ingatkan Pemain Persebaya untuk Tak Remehkan Badak Lampung
Bola Indonesia 19 Desember 2019, 22:43
-
Kalahkan Madura United, Badak Lampung Tak Boleh Larut Dalam Euforia
Bola Indonesia 28 November 2019, 23:37
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Sekarang Ibarat Salad yang Hambar
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 08:59
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Bulu Tangkis 3 Maret 2026, 08:49
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing All England 2026
Bulu Tangkis 3 Maret 2026, 08:49
-
Lamine Yamal Sudah Kerja Keras, Jadi Berhak Berpesta!
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 08:41
-
Akun Resmi Premier League Ejek Vicario, Tottenham Mengamuk
Liga Inggris 3 Maret 2026, 08:15
-
Bencana Real Madrid: Tumbang dari Getafe, Tiga Pemain Absen Lawan Celta
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 07:58
-
Real Madrid Kalah dari Getafe, Alvaro Arbeloa: Ini Salah Saya!
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 06:17
-
Man of the Match Real Madrid vs Getafe: Martin Satriano
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24






