Maruarar Sirait: Piala Presiden Harus Sesuai Arahan Jokowi
Editor Bolanet | 29 September 2015 23:36
- Drawing semifinal turnamen Piala Presiden 2015, menghasilkan pertemuan antara Sriwijaya FC (SFC) lawan Arema Cronus dan Mitra Kukar berhadapan dengan Persib Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua SC Piala Presiden 2015, Maruarar Sirait, mengatakan bahwa selalu menekankan agar turnamen dapat berjalan sesuai dengan pesan dan arahan Presiden RI, Joko Widodo.
Sebab Jokowi- sapaan Joko Widodo- berpesan agar pertandingan berjalan dengan fair. Karena itu semua, perangkat pertandingan harus benar-benar sportif. Hal kedua yang ditekankan, lanjut Maruarar, adalah soal transparansi keuangan. Pasalnya, sudah meminta Pricewaterhouse Coopers (PWC), sebagai lembaga audit yang digandeng.
Tidak hanya itu, SC juga sudah menyurati penyelenggara untuk bisa memenuhi auditing yang dilakukan PWC. Pesan ketiga Jokowi, tambah Maruarar, adalah agar turnamen ini benar-benar bisa menggerakkan ekonomi rakyat. Karena itu, selalu bangga setiap kali turun meninjau pertandingan serta memantau keadaan, ekonomi rakyat memang benar-benar bergerak.
Tentu saja, sepak bola merupakan olahraga yang menjadi tempat bergantung ekonomi, bukan saja pemain, wasit dan klub, melainkan juga para pedagang makanan, minuman, kaos, aksesoris, dan sebagainya.
Keempat, turnamen ini juga merupakan ajang mengukir prestasi. Sehingga, muncul bakat-bakat baru yang bagus. Lalu kelima, turnamen ini merupakan ajang hiburan bagi rakyat. Rakyat membutuhkan hiburan, yang tentu saja mendidik dan mengajarkan sportifitas, kata Maruarar. [initial]
(esa/asa)
Dalam kesempatan tersebut, Ketua SC Piala Presiden 2015, Maruarar Sirait, mengatakan bahwa selalu menekankan agar turnamen dapat berjalan sesuai dengan pesan dan arahan Presiden RI, Joko Widodo.
Sebab Jokowi- sapaan Joko Widodo- berpesan agar pertandingan berjalan dengan fair. Karena itu semua, perangkat pertandingan harus benar-benar sportif. Hal kedua yang ditekankan, lanjut Maruarar, adalah soal transparansi keuangan. Pasalnya, sudah meminta Pricewaterhouse Coopers (PWC), sebagai lembaga audit yang digandeng.
Tidak hanya itu, SC juga sudah menyurati penyelenggara untuk bisa memenuhi auditing yang dilakukan PWC. Pesan ketiga Jokowi, tambah Maruarar, adalah agar turnamen ini benar-benar bisa menggerakkan ekonomi rakyat. Karena itu, selalu bangga setiap kali turun meninjau pertandingan serta memantau keadaan, ekonomi rakyat memang benar-benar bergerak.
Tentu saja, sepak bola merupakan olahraga yang menjadi tempat bergantung ekonomi, bukan saja pemain, wasit dan klub, melainkan juga para pedagang makanan, minuman, kaos, aksesoris, dan sebagainya.
Keempat, turnamen ini juga merupakan ajang mengukir prestasi. Sehingga, muncul bakat-bakat baru yang bagus. Lalu kelima, turnamen ini merupakan ajang hiburan bagi rakyat. Rakyat membutuhkan hiburan, yang tentu saja mendidik dan mengajarkan sportifitas, kata Maruarar. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
News 7 November 2025, 16:21
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Maroko vs Haiti: Achraf Hakimi
Piala Dunia 25 Juni 2026, 07:28
-
Man of the Match Skotlandia vs Brasil: Vinicius Junior
Piala Dunia 25 Juni 2026, 07:18
-
Man of the Match Bosnia dan Herzegovina vs Qatar: Kerim Alajbegovic
Piala Dunia 25 Juni 2026, 04:38
-
Man of the Match Swiss vs Kanada: Johan Manzambi
Piala Dunia 25 Juni 2026, 04:30
-
Tempat Menonton Skotlandia vs Brasil: Live TVRI, FolaPlay, dan MAXStream
Piala Dunia 25 Juni 2026, 01:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41















