Wakil Presiden Pers Nasional Malaysia Diserang 2 Orang Tak Dikenal, Kerap Kritik Naturalisasi Negeri Jiran
Editor Bolanet | 26 November 2025 10:24
Bola.net - Jurnalis Malaysia dan Wakil Presiden Pers Nasional Malaysia (NPC), Haresh Deol, mengaku diserang dua pria tidak dikenal di Bangsar, Kuala Lumpur. Insiden tersebut terjadi pada Selasa (25/11/2025) ketika ia berjalan menuju mobilnya.
Dalam unggahan di media sosial, Haresh menuliskan bahwa salah satu pelaku merekam penyerangan tersebut menggunakan ponsel. Ia menyebut peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya percakapan sebelumnya.
Haresh memastikan bahwa dirinya telah membuat laporan polisi setelah kejadian. Ia menilai langkah itu perlu dilakukan untuk memastikan penyelidikan berjalan sesuai aturan.
Kepala Polisi Brickfields, ACP Hoo Chang Hook, membenarkan laporan yang dibuat oleh Haresh. Ia mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi para pelaku.
"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Haresh membuat laporan, dan penyelidikan sedang dilakukan," ujar Hoo Chang Hook dilansir dari Bernama.
Usut Tuntas
Serangan tersebut memicu respons dari Sportswriters Association of Malaysia (SAM). Presiden SAM, Norismadi Abdul Manap, menyebut bahwa insiden itu membuat Haresh mengalami luka ringan.
Ia menyatakan bahwa keselamatan pekerja media tidak boleh diabaikan. Menurutnya, aparat perlu segera menuntaskan kasus tersebut demi melindungi jurnalis di lapangan.
"Setiap serangan terhadap jurnalis adalah tindakan ekstrem yang tidak dapat diterima. SAM tidak ingin anggota kami bekerja dalam ketakutan dan trauma setelah insiden seperti ini," kata Norismadi.
Banyak yang Memberikan Kecaman
Haresh dilaporkan sempat berbincang dengan beberapa rekannya sebelum insiden terjadi. Ia kemudian diserang ketika sedang sendirian sekitar pukul 15.30 waktu setempat.
Gerakan Media Merdeka (Geramm) turut mengecam serangan tersebut. Mereka menilai tindakan itu membahayakan jurnalis yang sedang menjalankan tugas.
Geramm menyatakan bahwa serangan terhadap pekerja media dapat mengganggu hak publik memperoleh informasi tanpa intimidasi. Mereka juga mendesak agar polisi mempercepat penyelidikan dan mengambil tindakan hukum terhadap pelaku.
Sosok yang Lantang Mengkritik
Haresh dikenal sebagai sosok yang lantang mengkritik isu tata kelola dan transparansi dalam sepak bola Malaysia. Ia secara konsisten menyoroti masalah naturalisasi, dokumen pemain, serta integritas dalam pengelolaan federasi.
Dalam salah satu artikelnya bertajuk "FIFA membuka aib FAM, rakyat Malaysia berhak mendapatkan jawaban", ia menyinggung dampak besar temuan FIFA terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Ia menilai publik berhak mengetahui fakta terkait proses naturalisasi.
Ia juga sempat mengkritik konferensi pers pertama FAM setelah sanksi FIFA pada 17 Oktober 2025. FAM dinilai hanya membaca kronologi tanpa memberikan jawaban inti dari permasalahan.
Saat ini penyelidikan terkait serangan terhadap Haresh masih berlangsung. Aparat diminta segera mengungkap pelaku agar keamanan jurnalis tetap terjaga dan insiden serupa tidak terulang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















