Analisis: Eksperimen Klopp Gagal, Liverpool Rindu Firmino
Richard Andreas | 2 Mei 2019 12:00
Bola.net - - Liverpool takluk 0-3 dari Barcelona pada leg pertama semifinal Liga Champions 2018/19, Kamis (2/5) dini hari WIB. The Reds tampil cukup baik, tetapi pada akhirnya mereka tidak kuasa menahan gempuran tiga gol Blaugrana.
Bos Liverpool, Jurgen Klopp sebenarnya sudah mencoba menerapkan taktik terbaiknya. Liverpool tampaknya kesulitan bermain tanpa Roberto Firmino yang diserang cedera minor.
Menurut Liverpool Echo, absennya Firmino sangat berpengaruh pada permainan Liverpool. Striker The Reds ini memiliki peran yang berbeda. Dia merupakan satu kepingan penting dalam usaha Liverpool membangun serangan.
Firmino mungkin tidak banyak mencetak gol, tetapi dia tetaplah pemain yang tidak tergantikan. Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Memainkan Wijnaldum
Firmino tidak terlalu fit. Akibatnya, Jurgen Klopp terpaksa bereksperimen. Dia menurunkan Georginio Wijnaldum dalam peran yang biasanya dimainkan Firmino. Perubahan ini krusial.
Pada 10 menit pertama, perubahan ini tampaknya bakal berjalan dengan baik. Wijnaldum bisa melakukan tugasnya, dia mencoba menggantikan peran Firmino sebaik mungkin.
Biarpun demikian, seiring pertandingan yang berjalan kian intens, taktik ini mulai memudar. Permainan Liverpool kehilangan focal point yang biasanya ditanggung Firmino.
Hal ini menyebabkan Mohamed Salah dan Sadio Mane tidak bisa bermain maksimal di kedua sisi sayap. Permainan Liverpool terganggu.
Terlambat
Wijnaldum memang berkembang seiring jalannya pertandingan, tetapi bagaimanapun dia tidak bisa menggantikan peran Firmino. Sayangnya, ketika pada akhirnya Firmino dimainkan di menit ke-79, skor sudah terlalu sulit untuk dikejar.
Firmino tidak bisa berbuat banyak. Dia mencoba melepaskan satu tembakan, tetapi Marc-Andre Ter Stegen masih terlalu tangguh. Perubahan ini sangat terlambat.
Kali ini, eksperimen Klopp gagal, dan itu menggambarkan performa Liverpool. The Reds tampil menjanjikan sepanjang laga, tetapi mereka gagal memaksimalkan peluang.
Baca Juga:
- Kalah 3-0 dari Barcelona, Virgil van Dijk: Kami Harus Tetap Bangga
- Adu Taktik Ernesto Valverde vs Jurgen Klopp: Perubahan Kecil yang Berdampak Besar
- Rating Pemain Liverpool vs Barcelona: Salah Melempem
- Jurgen Klopp Bicara Soal Peluang Liverpool di Leg Kedua, Kalahkan Barca?
- Liverpool Kalah, Klopp: Permainan Terbaik Kami!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











