Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?

Ari Prayoga | 25 Februari 2026 00:17
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Benjamin Sesko merayakan golnya ke gawang Everton, Selasa (24/2/2026) (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Performa impresif Benjamin Sesko bersama Manchester United tak lepas dari kerja keras di balik layar. Striker asal Slovenia itu mengungkapkan adanya sesi latihan tambahan bersama salah satu pelatih yang jarang disorot, yakni Travis Binnion, anggota staf kepelatihan Michael Carrick.

Sesko kembali menjadi penentu kemenangan saat masuk sebagai pemain pengganti dalam laga tandang kontra Everton, Selasa (24/2/2026) dini hari WIB.

Advertisement

Gol tunggal Sesko memastikan kemenangan tipis 1-0 sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan Carrick menjadi enam pertandingan beruntun sejak menangani Setan Merah.

1 dari 5 halaman

Supersub yang Kian Matang

Supersub yang Kian Matang

Momen penyerang Manchester United, Benjamin Sesko mencetak gol ke gawang Everton di lanjutan Liga Inggris, 24 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Masuk menggantikan Amad pada menit ke-57, Sesko hadir saat United tampil kurang rapi dan kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah di Hill Dickinson Stadium.

Hanya 13 menit berselang, striker 22 tahun itu memanfaatkan serangan balik cepat yang diawali umpan panjang Matheus Cunha dan disempurnakan assist dari Bryan Mbeumo.

Gol tersebut menjadi yang ketiga bagi Sesko dalam empat laga terakhir sebagai pemain pengganti, sebuah bukti efektivitasnya dari bangku cadangan.

Berkat tambahan tiga poin, United kini bertengger di posisi keempat klasemen sementara, unggul tiga angka atas Chelsea dan Liverpool dalam persaingan papan atas.

2 dari 5 halaman

Latihan Ekstra yang Berbuah Manis

Latihan Ekstra yang Berbuah Manis

Selebrasi Benjamin Sesko usai mencetak gol dalam laga Manchester United vs Fulham di Premier League, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Alih-alih menonjolkan dirinya, Sesko justru memberi kredit kepada Binnion. Pelatih yang sebelumnya menangani tim U-21 United itu kini duduk bersama tim analis di tribun pers saat pertandingan dan mendapat promosi ke staf utama Carrick.

“Travis bekerja dengan saya setelah latihan. Kami fokus pada pergerakan di kotak penalti, sentuhan pendek, dan situasi cepat karena di Premier League Anda tidak punya banyak waktu,” ujar Sesko.

Ia menambahkan bahwa latihan tersebut tidak hanya membantunya secara individu, tetapi juga pemain lain dalam tim. Pendekatan detail seperti ini dinilai menjadi faktor penting dalam peningkatan insting golnya.

Binnion sendiri dikenal piawai mengembangkan pemain muda. Selain Sesko, ia juga terlibat dalam perkembangan talenta muda Chido Obi dan pernah bekerja sama dengan Harry Maguire saat di Sheffield United.

3 dari 5 halaman

Tajam Tanpa Penalti

Tajam Tanpa Penalti

Ekspresi Benjamin Sesko usai membobol gawang Everton, Selasa (24/2/2026) (c) AP Photo/Ian Hodgson

Statistik berbicara banyak. Sepanjang 2026, tak ada pemain yang mencetak gol non-penalti lebih banyak dari Sesko di Premier League, total lima gol. Ia sebelumnya mencetak gol kemenangan dramatis kontra Fulham serta gol penyeimbang di masa injury time saat menghadapi West Ham.

Menariknya, dalam enam laga awal era Carrick, Sesko selalu memulai pertandingan dari bangku cadangan. Namun, ia sama sekali tak mempermasalahkannya.

“Saya tidak berpikir harus selalu jadi starter. Ketika pelatih memutuskan saya bermain, entah lima menit atau lebih, saya akan memanfaatkannya dan mencoba membantu tim,” tegasnya.

4 dari 5 halaman

Percaya Proses, Siap Jadi Andalan

Percaya Proses, Siap Jadi Andalan

Pemain Manchester United, Benjamin Sesko, mencetak gol dalam pertandingan Liga Inggris melawan Burnley, Kamis (8/1/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Sesko juga menegaskan adanya komunikasi intens dengan Carrick dan staf pelatih. Ia merasa dipercaya dan dipersiapkan untuk menjadi starter ketika waktunya tepat.

“Kami sering berbicara. Mereka percaya kepada saya. Saya hanya perlu menunjukkan performa saat dibutuhkan, tak peduli berapa menit yang saya dapat,” katanya.

Sebagai penyerang utama bernomor punggung 9 di klub sebesar Manchester United, tekanan tentu tak terhindarkan. Namun bagi Sesko, tekanan adalah bagian dari perjalanan.

“Jika ingin menjadi pemain hebat, tekanan itu harus ada. Saya menganggapnya sebagai sebuah privilese,” tuturnya.

Sumber: The Sun